Nasional
Share this on:

BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

  • BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC
  • BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

TANGERANG - Target universal health coverage (UHC) atau jaminan kesehatan universal per 1 Januari 2019 sulit terkejar. Posisi saat ini cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan berada di angka 207 juta lebih.

“Masih butuh kepesertaan baru hingga 60 juta untuk mengejar target tersebut,” kata Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris di Tangerang Selatan kemarin.

Padahal, Desember sudah berjalan separo. Fahmi menerangkan, sejauh ini sudah ada lima provinsi yang ditetapkan sebagai UHC. Bahkan selanjutnya bakal menyusul provinsi keenam, yakni Sulawesi Utara (Sulut). Sementara jika dilihat per kabupaten/kota, saat ini ada 155 kabupaten/kota yang sudah ditetapkan UHC.

Fahmi mengatakan target UHC adalah 95 persen dari jumlah penduduk Indonesia. ’’Sekarang (peserta BPJS Kesehatan, Red) 207 juta jiwa. Mengejar 50 sampai 60 juta (peserta BPJS Kesehatan baru, Red),’’ papar Fahmi di Tangerang Selatan kemarin.

Dia tidak menjelaskan secara detail strategi untuk meningkatkan kepsertaan tersebut. Fahmi hanya mengatakan bahwa pemerintah kabupaten dan kota sebaiknya segera mengintegrasikan layanan jaminan kesehatan masing-masing ke sistem jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat (JKN-KIS).

Secara khusus dia mengapresiasi kerjasama dengan Pemkot Tangerang Selatan. Sebab dengan kerjasama tersebut, maka 99,8 penduduk Kota Tangerang Selatan sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Baik itu peserta dengan membayar iuran sendiri, maupun yang dibayari oleh APBD Pemkot Tangerang Selatan.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, di wilayah yang dia pimpin ada sekitar 470 ribu jiwa yang iuran BPJS Kesehatan ditanggung dari APBD. Selama ini pemilik e-KTP Kota Tangerang Selatan dijamin biaya berobat di RSUD Tangerang Selatan maupun di seluruh puskesmas.

Dia mengatakan, sisi positif kerja sama dengan BPJS Kesehatan ini supaya layanan kesehatan tidak terkonsentrasi ke RSUD Tangerang Selatan saja. Sebab, banyak RS swasta di wilayah Tangerang Selatan yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

’’Harapan saya yang terpenting warga sehat,’’ tegasnya. (wan/ttg/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rekonsiliasi Masih Alot, Moeldoko Sebut Ada Kelompok yang Tidak Terima

Rekonsiliasi Masih Alot, Moeldoko Sebut Ada Kelompok yang Tidak Terima

Sejumlah pihak disinyalir belum bisa menerima rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.


Sembilan Jenderal Lolos Seleksi Internal Rekrutmen CapimKPK

Sembilan Jenderal Lolos Seleksi Internal Rekrutmen CapimKPK

Masih ada waktu sampai, Kamis (4/7), untuk mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK.


Janji Sosmed Tak Dibatasi

Janji Sosmed Tak Dibatasi

Pemerintah memastikan untuk tidak melakukan pembatasan akses sosial media pada 27 Juni besok.


Kongres V PDIP Hanya Penegasan Posisi Megawati Soekarnoputri

Kongres V PDIP Hanya Penegasan Posisi Megawati Soekarnoputri

Para kader PDIP diklaim masih solid mendukung Megawati Soekarnoputri tetap sebagai ketua umum.


Sistem Zonasi Diberlakukan untuk Guru

Sistem Zonasi Diberlakukan untuk Guru

Selain PPDB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana menerapkan sistem zonasi dalam pendistribusian guru.


Soal Sosialisasi Zonasi PPDB, Mendikbud Salahkan Pemda

Soal Sosialisasi Zonasi PPDB, Mendikbud Salahkan Pemda

Muhadjir Effendy menyalahkan Pemerintah Daerah (Pemda) yang kurang sosialisasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi.


Gerindra Ditawari Masuk Kabinet, BPN: Masih Tunggu Putusan MK

Gerindra Ditawari Masuk Kabinet, BPN: Masih Tunggu Putusan MK

Partai Gerindra ditawari untuk masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024 mendatang.


Suara Sah Parpol Dihargai Rp1.000,00

Suara Sah Parpol Dihargai Rp1.000,00

Pagu indikatif bantuan dana untuk parpol pada APBN 2020 ternyata kurang sekitar Rp4,4 miliar.


Menaker Mulai Jajaki Pembuatan BLK Fashion

Menaker Mulai Jajaki Pembuatan BLK Fashion

Kementerian Ketenagakerjaan menjajaki kerjasama dengan Instituto Marangoni di Kota Milan, Italia untuk pengembangan pelatihan bidang fashion.


Pemerintah Mulai Siapkan Rumah Murah untuk Milenial

Pemerintah Mulai Siapkan Rumah Murah untuk Milenial

Kementerian PUPR tengah mempersiapkan skema khusus agar generasi milenial dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!