Nasional
Share this on:

Bupati Kukar Divonis 10 Tahun

  • Bupati Kukar Divonis 10 Tahun
  • Bupati Kukar Divonis 10 Tahun

JAKARTA - Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin (6/7). Bersama Khairuddin, Rita dinyatakan terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp 110,7 miliar. Rita juga divonis bersalah menerima uang suap senilai Rp 6 miliar terkait izin lokasi perkebunan sawit.

Dalam dua kasus tersebut, Rita dihukum penjara selama 10 tahun dan denda Rp 600 juta subsider enam bulan kurungan. Sedangkan Khairuddin yang merupakan komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) dihukum delapan tahun dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan.

”Mengadili, terdakwa satu Rita Widyasari dan terdakwa dua, Khairuddin, telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Sugiyanto dalam amar putusannya. Rita dan Khairuddin juga dilarang menduduki jabatan publik selama lima tahun terhitung setelah masa pemidanaan selesai.

Dalam putusan hakim kemarin, nilai gratifikasi yang diterima Rita dan Khairuddin turun separo daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK. Sebelumnya, jaksa mendalilkan bahwa kedua terdakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 248,9 miliar. Gratifikasi di tuntutan itu juga turun bila dibanding nilai yang tertuang dalam dakwaan, yakni Rp 469,4 miliar.

Sebelumnya, Rita dituntut hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan oleh jaksa. Sedangkan, Khairuddin dituntut 13 tahun penjara dan denda Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa mendalilkan bahwa Rita dan Khairudin terbukti bersalah menerima gratifikasi dari perizinan dan pungutan fee-fee proyek di Kukar sejak Juni 2010 hingga Agustus 2017.

Selain itu, Rita juga dituntut bersalah menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Hery Susanto Gun alias Abun berkaitan dengan izin lokasi PT Sawit Golden Prima yang diterbitkan Rita. (tyo/agm/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jumlah Formasi CPNS diputuskan Pekan Depan

Jumlah Formasi CPNS diputuskan Pekan Depan

Teka-teki terkait formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka pada tahun ini akan segera diketahui.


Tahun Ini Tidak Ada APBN Perubahan

Tahun Ini Tidak Ada APBN Perubahan

Pemerintahan memutuskan untuk tidak melakukan perubahan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018.


Optimis Salip Malaysia Tahun Depan

Optimis Salip Malaysia Tahun Depan

Jumlah publikasi internasional Indonesia tahun ini mengalami peningkatan signifikan.


Fredrich Divonis Tujuh Tahun

Fredrich Divonis Tujuh Tahun

Karir Fredrich Yunadi sebagai advokat berujung di penjara.


Pemerintah Bersihkan Pejabat Nakal

Pemerintah Bersihkan Pejabat Nakal

Insiden KM Sinar Bangun di Danau Toba pekan lalu (18/6) masuk catatan buruk dalam arus mudik dan balik tahun ini.


Hampir Separuh Pemudik Sudah Kembali

Hampir Separuh Pemudik Sudah Kembali

Sekitar 48 persen pemudik tercatat telah kembali ke jakarta dan kota-kota besar lain pada H+5 lebaran tahun 2018.


Pelamar CPNS 2018 Diprediksi Tembus 10 Juta

Pelamar CPNS 2018 Diprediksi Tembus 10 Juta

Tahun ini pemerintah berencana kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru. Tapi hingga saat ini jadwal dan formasinya belum dilansir.


Wali Kota Blitar Serahkan Diri, Giliran Bupati Nonaktif Tulungagung Menghilang

Wali Kota Blitar Serahkan Diri, Giliran Bupati Nonaktif Tulungagung Menghilang

Setelah sempat dikabarkan menghilang, Wali Kota Blitar M. Samanhudi Anwar (MSA) akhirnya menyerahkan diri, kemarin.


Bupati Purbalingga Akhirnya Resmi Tersangka

Bupati Purbalingga Akhirnya Resmi Tersangka

KPK akhirnya menetapkan Bupati Purbalingga H Tasdi sebagai tersangka setelah terkena operasi tangkap tangan, Senin (4/6).


Dikuntit dari Purwokerto, KPK Tabrak Mobil Pejabat lalu Tangkap Bupati Purbalingga

Dikuntit dari Purwokerto, KPK Tabrak Mobil Pejabat lalu Tangkap Bupati Purbalingga

Praktik korupsi masih marak terjadi jelang Lebaran.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!