Nasional
Share this on:

Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

  • Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat
  • Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

JOMBANG - Sejumlah wali murid SMP Negeri 6 Jombang kemarin ramai-ramai mendatangi sekolah. Mereka memprotes tindakan EA, 49, oknum guru PNS yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswi. Para wali murid menuntut pelaku disanksi tegas.

”Kalau hanya dimutasi, terlalu ringan. Orang seperti itu tidak layak jadi guru, harus dicopot,” beber T, orang tua salah satu korban, kepada Jawa Pos Radar Jombang (Jawa Pos Group).

Tindakan pencabulan yang dialami anaknya terjadi sekitar Juli 2017. Saat itu anaknya yang berusia 13 tahun tersebut ikut persami (perkemahan Sabtu-Minggu). ”Anak saya aktif di OSIS dan Pramuka,” bebernya.

Saat anaknya sedang asyik duduk-duduk bersama sejumlah teman, tiba-tiba pelaku menghampiri. Guru bahasa Indonesia yang dikenal aktif dalam kegiatan Pramuka itu memperdaya korban dengan pura-pura bisa mengusir roh halus.

Singkat cerita, korban yang masih duduk di kelas VIII SMP itu pasrah saat pelaku menggiringnya agar mau dirukyah. EA lantas mengajak korban masuk ke mobil.

Setelah korban berada di dalam mobil, pelaku beraksi. Layaknya paranormal, dia memantrai korban sembari tangannya mulai bergerilya. ”Perbuatannya sungguh sangat kelewatan,” imbuh T dengan geram.

Tak hanya menimpa anaknya, perbuatan cabul tersebut diduga kuat juga dialami puluhan siswi lain. Orang tua para korban pun memberanikan diri lapor ke sekolah. ”Dugaan sementara, ada 25 siswi yang mengaku pernah dicabuli Pak EA,” tutur dia.

Pihak sekolah pun memanggil oknum guru cabul tersebut. ”Pelaku mengakui perbuatannya dan siap bertanggung jawab,” sambung R, wali murid lain. Kejadian itu juga dilaporkan ke dinas pendidikan. ”Setelah kasusnya terbongkar, Pak EA dimutasi,” ucap dia.

Setelah melancarkan protes kepada pihak sekolah, sejumlah wali murid melanjutkan aksi ke Polres Jombang. Mereka melaporkan EA atas perbuatan mencabuli puluhan siswi. ”Kami menempuh jalur hukum,” sambung T di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang kemarin.

Sekitar pukul 11.00 dua siswi mendatangi kantor Unit PPA Polres Jombang. Dengan didampingi orang tua masing-masing, mereka menceritakan tindakan cabul EA.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setya Budi membenarkan penanganan kasus pencabulan yang diduga dilakukan oknum guru SMP itu. ”Tadi sudah ada beberapa korban melapor. Beberapa sudah kami ambil keterangan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Priadi menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan soal guru cabul tersebut Jumat lalu (9/2). ”Setiap guru yang melakukan penyimpangan perilaku pasti diberhentikan sebagai guru dan itu sudah banyak,” tegas Priadi. (naz/nk/ric/c11/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kabar Baik, 150 Ribu Guru Honorer Berpeluang Menjadi PPPK

Kabar Baik, 150 Ribu Guru Honorer Berpeluang Menjadi PPPK

Hasil rapat kerja antara Kemendikbud, Kementerian PAN-RB, Kemenkeu, Kemendagri, dengan Komisi X DPR kemarin (12/12) membawa angin segar bagi ratusan ribu guru h


Rektorat dan Kantor Yayasan Undar Ikut Dilalap Api

Rektorat dan Kantor Yayasan Undar Ikut Dilalap Api

Kebakaran melanda salah satu gedung di kampus Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang, Jawa Timur, tadi malam.


Ingat, Guru Harus Bekerja 40 Jam Per Minggunya

Ingat, Guru Harus Bekerja 40 Jam Per Minggunya

Guru harus bekerja minimal 40 jam setiap minggu, jika tidak ingin tunjangan profesi guru (TPG)-nya dipotong.


Dendam karena Dipecat dari Polisi

Dendam karena Dipecat dari Polisi

Fakta demi fakta terkait penyerangan anggota kepolisian di Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Jawa Timur, mulai terkuak.


Surabaya Membara, Tiga Tewas Jatuh dari Viaduk

Surabaya Membara, Tiga Tewas Jatuh dari Viaduk

Puluhan orang itu berebutan memilih naik ke viaduk.


Gubernur Ganteng Dituntut 8 Tahun Penjara

Gubernur Ganteng Dituntut 8 Tahun Penjara

Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli terancam dihukum penjara delapan tahun terkait kasus suap "ketok palu" dan gratifikasi.


Karir Taufik di DPR Tamat

Karir Taufik di DPR Tamat

Karir politik Taufik Kurniawan terancam tamat.


15 Guru dan Tenaga Medis Disandera KKSB

15 Guru dan Tenaga Medis Disandera KKSB

Langkah pemerintah menangani kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) perlu diperbaiki.


Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Merasa tuntutannya tidak dituruti pemerintah, mulai hari ini (15/10) guru hunorer kembali menggelar aksi mogok mengajar.


Gempa Sulteng Akibat Pergerakan Sesar Palu Karo

Gempa Sulteng Akibat Pergerakan Sesar Palu Karo

Gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) sore, diperkirakan merupakan kepanjangan dari siklus gempa yang terjadi puluhan tahun lalu di jalur sesar P



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!