Nasional
Share this on:

CPNS 2019 Khusus Formasi Tenaga Profesional

  • CPNS 2019 Khusus Formasi Tenaga Profesional
  • CPNS 2019 Khusus Formasi Tenaga Profesional

JAKARTA - Pemerintah menegaskan tak membuka formasi tenaga administrasi dalam seleksi penerimaan calon pegawai negri sipil (CPNS) 2019. Formasi yang dibutuhkan hanya tenaga profesional khusunya kesehatan dan pendidikan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah tidak membutuhkan tenaga administrasi untuk penerimaan CPNS saat ini. "Mohon maaf, tidak menerima tenaga administrasi," katanya, Kamis.

Dijelaskannya, saat ini pemerintah sudah mempekerjakan 1,6 juta tenaga administrasi. Sehingga tidak membutuhkan tambahan lagi. Formasi CPNS yang dibuka, lebih untuk tenaga profesional, khususnya untuk kesehatan dan pendidikan.

"Ada yang minta tenaga teknologi informasi dan sebagainya," kata dia. Ia mengatakan proses pembukaan CPNS saat ini sudah berjalan dan diumumkan pemerintah.

Selain itu, dia juga mengatakan pemerintah pusat memutuskan menambah kuota PNS di lingkungan Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau pada 2020 sebanyak 140 formasi. Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefriden mengatakan dari 1.980 pengajuan PNS baru, yang disetujui hanya 140 CPNS.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 668 tahun 2019 tentang kebutuhan PNS di lingkungan Pemkot Batam. Dari 140 kuota CPNS Pmkot Batam 2020, sebanyak 71 formasi untuk tenaga pendidikan, 42 formasi tenaga kesehatan dan 27 tenaga teknis.

Terpisah, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan pembekalan para calon verifikator dalam proses seleksi administrasi pengadaan CPNS. Saat ini tengah melakukan pembekalan terhadap 50 orang verifikator dari Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) BKN Heri Susilowati mengatakan pembekalan itu diharapkan dapat mendorong tim verifikator bersikap objektif dalam memverifikasi nilai CPNS.

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) BKN Heri Susilowati mengatakan pembekalan itu diharapkan dapat mendorong tim verifikator bersikap objektif dalam memverifikasi nilai CPNS. "Tim verifikator diharapkan bersikap objektif dalam memverifikasi nilai, dengan tidak melihat kesukuan dari tiap peserta seleksi," ujar Heri dalam siaran persnya.

Heri mengatakan, fungsi verifikator nantinya adalah mengkategorikan peserta yang memenuhi syarat maupun tidak memenuhi syarat pada tahapan seleksi. "Verifikator ini ada di masing-masing instansi dan berwenang menyeleksi CPNS sebelum menjalani Computer Assisted Test (CAT) di ruang CAT," katanya.

Sementara ketika para peserta masuk dalam ruangan CAT maka peserta CPNS menjadi kewenangan BKN. Kepala Bidang Fasilitasi Seleksi PPSR BKN Sa’i Mulyadi mengatakan, dalam pembekalan terhadap 50 orang verifikator Kemendagri, pihaknya menjelaskan mengenai titik lokasi pelaksanaan, cost sharing, tugas panitia di lokasi ujian, serta sarana dan prasarana yang perlu dipersiapkan oleh masing-masing instansi.

“Terdapat sarana dan prasarana yang harus disiapkan oleh instansi terkait. Sedangkan beberapa hal yang perlu dipenuhi oleh BKN di lokasi ujian adalah server dan mobile server," ujarnya.

Pembekalan materi ini dilakukan guna memberikan pemahaman teknis saat pelaksanaan seleksi CPNS dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Selain memberikan pemahaman teknis, BKN juga memberikan pemaparan terkait formasi, admin SSCASN (situs pendaftaran CPNS), serta verifikasi kepada setiap peserta.

Pemerintah membuka 152.250 formasi CPNS tahun 2019, yang terbagi untuk 67 kementerian/lembaga dan 461 pemerintah daerah, di mana pendaftarannya akan dibuka tanggal 11 November 2019. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Tata Kelola Dana Desa Jeblok
Tata Kelola Dana Desa Jeblok

Berita Sejenis

Nilai SKD Jadi Penentu Hasil Seleksi CPNS

Nilai SKD Jadi Penentu Hasil Seleksi CPNS

Kesempatan mengabdi kepada negara telah dibuka melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.


Kemenperin Jaring 100 Formasi untuk Dosen

Kemenperin Jaring 100 Formasi untuk Dosen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali membuka kesempatan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk 359 formasi pada tahun 2019.


Passing Grade CPNS 2019 Diturunkan

Passing Grade CPNS 2019 Diturunkan

Ambang batas nilai kelulusan atau passing grade tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2019 diturunkan dari tahun sebelumnya.


Ini Syarat Pendaftaran PPG Prajabatan 2019

Ini Syarat Pendaftaran PPG Prajabatan 2019

Kemendikbud akan melakukan seleksi ketat untuk mencari calon guru andal melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Mandiri.


Tujuh Kementerian Belum Buka Pendaftaran CPNS

Tujuh Kementerian Belum Buka Pendaftaran CPNS

Hari pertama pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019, sebanyak tujuh kementerian belum mengumumkan kebutuhan formasi.


Besok, Seluruh Kepala Daerah Dipanggil ke Jakarta

Besok, Seluruh Kepala Daerah Dipanggil ke Jakarta

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diberi tugas khusus oleh Presiden Joko Widodo.


Disabilitas Boleh Daftar CPNS Kemendagri

Disabilitas Boleh Daftar CPNS Kemendagri

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuka seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019.


Digaransi Tak Lemot, Server Bisa Tampung Data 4,5 Juta Pelamar CPNS Sekaligus

Digaransi Tak Lemot, Server Bisa Tampung Data 4,5 Juta Pelamar CPNS Sekaligus

Pendaftaran secara online calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka, Senin (11/11) hari ini.


Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pemerintah membuka tiga jalur, yakni calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan kedinasan pada seleksi CPNS 2019.


Pemerintah Buka Opsi Gunakan PLTN

Pemerintah Buka Opsi Gunakan PLTN

Kemenristek akan tetap mempersiapkan opsi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan listrik masa depan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!