Nasional
Share this on:

Cuaca Sangat Terik, Sudah 41 Jamaah Wafat

  • Cuaca Sangat Terik, Sudah 41 Jamaah Wafat
  • Cuaca Sangat Terik, Sudah 41 Jamaah Wafat

**MEKKAH ** - Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama melansir, hingga Selasa (30/7) pukul 19.00 waktu Arab Saudi, 170.430 jemaah haji Indonesia telah tiba di Kota Mekkah. "Sebanyak 9.264 orang di antaranya merupakan kelompok lanjut usia (lansia). Mereka adalah jemaah yang berusia 75 tahun ke atas," jelas Kepala Seksi Data dan Informasi Daker Makkah Nurhanuddin, kemarin (31/7).

Nurhan menuturkan, saat ini jemaah yang datang di Makkah berasal dari Jeddah. "Berdasarkan data, sampai sore ini terdapat 423 kloter yang telah tiba. Tersisa 106 kloter lagi yang belum tiba di Makkah," tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah Imran mengatakan hingga saat ini terdapat 195 jemaah yang harus dirawat inap di Kota Makkah. Masing-masing sebanyak 87 jemaah dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dan 108 jemaah dirawat di RSAS Makkah. Adapun jumlah jemaah yang meninggal di tanah suci bertambah menjadi 41 orang.

Sementara itu, cuaca di Makkah sangat panas. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah mengimbau jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar gedung. Apalagi, fase puncak ibadah haji juga semakin dekat.

"Saat ini cuaca di Makkah cukup panas. Kami berharap jemaah dapat bijak mengatur aktivitas di luar ruangan. Kurangi atau bahkan jangan lakukan aktivitas-aktivitas yang dapat terkena paparan sinar matahari langsung," ujar Subhan. "Jemaah sebaik nya fokus untuk menyiapkan stamina agar dapat melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah nanti," imbuhnya.

Subhan juga mengingatkan jemaah untuk mencukupi kebutuhan istirahat serta nutrisi jelang puncak haji. "Hemat tenaganya. Sementara jangan lakukan umrah sunah berulang, ziarah, dan sebagainya. Jaga pola istirahat dan makan. Ingat, bahwa haji itu kuncinya adalah wukuf di Arafah. Dan ini memerlukan stamina yang baik," tegasnya.

Subhan menyampaikan, penetapan waktu wukuf akan dilakukan Pemerintah Arab Saudi melalui sidang isbat, yang akan digelar 1 Agustus hari ini. **(fin/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sebaran Titik Panas Sudah Capai 5.086

Sebaran Titik Panas Sudah Capai 5.086

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, luas hutan dan lahan yang terbakar di seluruh Indonesia selama Januari hingga Agustus 2019 mencapai 328.7


Titik Api Berlahan-lahan Turun

Titik Api Berlahan-lahan Turun

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan keberhasilan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan di Riau kemarin (19/9).


ICW Minta Bantuan PBB

ICW Minta Bantuan PBB

Revisi UU KPK sudah disahkan, publik pun berupaya mencari jalan lain untuk mendorong mundur pelaksanaan regulasi tersebut.


Peluang RUU PKS Disahkan Sangat Kecil

Peluang RUU PKS Disahkan Sangat Kecil

Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sampai saat ini masih menjadi perdebatan.


KPU dan KPK Belum WTP, 32 Provinsi Sudah Efisien Gunakan Anggaran

KPU dan KPK Belum WTP, 32 Provinsi Sudah Efisien Gunakan Anggaran

Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) kini menjadi acuan pemerintah.


Soal Pengganti Imam Nahrawi, Jokowi Minta Waktu Sehari

Soal Pengganti Imam Nahrawi, Jokowi Minta Waktu Sehari

Pengunduran diri Imam Nahrawi dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sudah diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Stok Obat Langka, Indonesia Darurat Hepatitis C

Stok Obat Langka, Indonesia Darurat Hepatitis C

Stok obat penyakit Hepatitis C, langka sejak Januari 2019. Sementara kebutuhan sangat mendesak.


KPK-Presiden Sudah Tak Sejalan

KPK-Presiden Sudah Tak Sejalan

Harapan sejumlah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar Presiden Joko Widodo membuka ruang dialog terkait revisi Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2


Kabut asap Kian Tebal, Sejumlah Kota Lumpuh

Kabut asap Kian Tebal, Sejumlah Kota Lumpuh

Asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Provinsi Riau sudah menyebar ke negara tetangga.


Kebakaran Hutan Sudah Meluas ke 328.724 Hektare Lahan

Kebakaran Hutan Sudah Meluas ke 328.724 Hektare Lahan

BMKG menyebut 1.211 titik panas di Sumatera menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!