Nasional
Share this on:

Cukai Naik, Industri Rokok Keberatan

  • Cukai Naik, Industri Rokok Keberatan
  • Cukai Naik, Industri Rokok Keberatan

SURABAYA - Ketua Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Jawa Timur Sulami Bahar mengaku keberatan dengan rencana kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2018 sekitar 8,9 persen. Dia meminta pemerintah menimbang kembali rencana tersebut.

”Kami sangat keberatan dengan rencana kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan pada tahun 2018,” ujarnya.

Sulami mengatakan, ada beberapa hal yang membuat para pengusaha rokok gelisah selain rencana kenaikan tarif cukai. ”Produksi rokok turun dalam tiga tahun terakhir akibat perpindahan pola belanja konsumen dan turunnya daya beli masyarakat," ujarnya.

Sejak 2013, produksi rokok turun sekitar 1 persen dari rata-rata produksi yang mencapai 340 miliar batang. Dikatakan Sulami, menurunnya produksi rokok itu karena dampak berbagai hal. Seperti naiknya target penerimaan cukai, kurang memadainya ruang konsumsi rokok, dan stagnannya pertumbuhan ekonomi.

Di samping itu, juga maraknya peredaran rokok ilegal hingga munculnya berbagai peraturan yang membebani industri rokok. ”Jadi di bawah kita berhadapan dengan rokok ilegal, sedangkan di atas berhadapan dengan rokok yang diakusisi asing tapi mereka menikmati fasilitas dari negara,” terangnya.

Kata dia, kenaikan cukai dibarengi dengan menurunnya daya beli masyarakat. Jika daya beli turun, konsumen akan menyiasati dengan mencari rokok murah. Dengan begitu, target pendapatan cukai nakal tidak mecapai target. Kenaikan cukai yang berlebihan justru menyuburkan pertumbuhan rokok ilegal.

Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti menyatakan hal yang serupa. Menurutnya, kenaikan tarif cukai yang terjadi selama 3 tahun berturut-turut sangat memukul industri rokok.

Pemerintah memasang target penerimaan cukai rokok Rp148,2 triliun dalam RAPBN 2018. Angka itu melonjak 4,8 persen dibandingkan target penerimaan cukai hasil tembakau pada APBN-P 2017 senilai Rp141,3 triliun.

“Kenaikan target 4,8 persen berat, ditambah lagi di tengah kondisi penurunan industri dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Pihaknya berharap pemerintah tetap mempertimbangkan kembali rencana kenaikan tarif cukai. Volume produksi pabrikan rokok domestik bahkan terkoreksi hampir 6 persen pada semester pertama tahun ini dibandingkan dengan 2016.

Kenaikan tarif cukai 2018 akan semakin menekan pertumbuhan industri. ”Jangan lagi ada beban tambahan bagi industri,” ujarnya.

Gaprindo mencatat jumlah rokok ilegal di Indonesia mencapai 14 persen atau 30 miliar batang dari total produksi rokok. Jumlah tersebut naik dari catatan sebelumnya, yaitu sepuluh persen. ”Salah satu cara untuk bisa meredam produksi dan konsumsi rokok ilegal adalah menjaga agar cukai rokok tidak naik tinggi,” pungkas Moefti.

Head of Media Center Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia Hananto Wibisono mengatakan, kenaikan cukai rata-rata tertimbang 10,04 persen tersebut dinilai memberatkan. Terutama dalam kondisi seperti sekarang di mana industri hasil tembakau selama tiga tahun terakhir stagnan.

''Dampaknya tidak hanya dirasakan pabrikan, tapi juga pekerja di pabrik rokok, petani cengkeh, dan petani tembakau yang totalnya mencapai 6 juta orang,'' tandasnya.

Berkaca dari sebelumnya, beban cukai yang ditanggung terlalu tinggi, seperti 2016 yang mencapai 15 persen. Saat ini beban pajak sudah 60 persen dari harga rokok, termasuk pajak rokok dan PPN hasil tembakau.

''Bila memungkinkan, kebijakan cukai bersifat jangka panjang,'' katanya. Dengan demikian, kepastian usaha lebih terjamin dan tidak waswas ketika menjelang kenaikan cukai.

Sekjen Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI) I Ketut Budiman mengatakan, kenaikan cukai bisa mengganggu kelangsungan pabrik rokok. Akibatnya produksi rokok keretek turun. Itu berimbas pada penurunan penggunaan bahan baku utama, salah satunya cengkih.

Dalam kondisi normal, kebutuhan cengkih di pabrik rokok disuplai dari dalam negeri. ''Kalau produksi rokok keretek turun, bisa terjadi kelebihan pasokan cengkih,'' paparnya. Bila sampai terjadi kelebihan suplai, pengaruh harga bakal signifikan. Harga akan tertekan dan itu merugikan petani cengkeh. (car/res/oki/jpnn)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

Per 8 Desember mendatang, sembilan ruas tol akan berlakukan tarif baru.


Gaji Naik, Permintaan Tenaga IT Meningkat

Gaji Naik, Permintaan Tenaga IT Meningkat

Pada tahun 2018, permintaan terhadap tenaga teknologi dan informatika (IT) akan semakin tinggi.


Tarif Tak Naik, Tagihan Listrik Tergantung Pemakaian

Tarif Tak Naik, Tagihan Listrik Tergantung Pemakaian

Rencana pemerintah untuk menyederhanakan kelas golongan pelanggan listrik ditujukan untuk memudahkan masyarakat.


Jelang Libur Akhir Tahun, Harga Gabah Petani Naik

Jelang Libur Akhir Tahun, Harga Gabah Petani Naik

Menuju akhir tahun 2017, harga beras dan gabah mengalami kenaikan tipis di tingkat hulu atau di tingkat petani.


Naik KA Tak Perlu Check-In di Stasiun

Naik KA Tak Perlu Check-In di Stasiun

Calon penumpang kini makin dimudahkan naik kereta api.


Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi

Penggunaan Merkuri Akan Dibatasi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan segera membatasi penggunaan logam berat (merkuri) dalam berbagai fasilitas industri.


PGRI Keberatan Syarat Baru Pencairan TPG

PGRI Keberatan Syarat Baru Pencairan TPG

Persyaratan bagi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG) semakin berat.


Anggaran Operasional KUA Diusulkan Naik Rp5 Juta per Bulan

Anggaran Operasional KUA Diusulkan Naik Rp5 Juta per Bulan

Dengan beban kerja yang tidak ringan, ternyata anggaran operasional Kantor Urusan Agama (KUA) kecil.


Akbar Faizal Bantah Tekan Miryam

Akbar Faizal Bantah Tekan Miryam

Akbar Faizal, anggota Komisi III DPR merasa keberatan namanya disebut dalam kasus yang menjerat Miryam S Haryani, tersangka kasus korupsi e-KTP.


Anggaran Pendidikan Naik Rp14,2 Triliun

Anggaran Pendidikan Naik Rp14,2 Triliun

Pemerintah terus menjaga tren kenaikan anggaran fungsi pendidikan. Di dalam rancangan APBN 2018 ditetapkan anggaran fungsi pendidikan Rp440,9 triliun.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!