Nasional
Share this on:

Dana Bansos Naik, Pendamping Diminta Proaktif

  • Dana Bansos Naik, Pendamping Diminta Proaktif
  • Dana Bansos Naik, Pendamping Diminta Proaktif

JAKARTA - Pemerintah meminta para pendamping dana bansos mengawal pelaksanaan bantuan nontunai agar berjalan efektif. Termasuk bansos program keluarga harapan (PKH). Pengawalan tersebut agar tujuan program untuk menekan angka kemiskinan tercapai.

''Program PKH dapat berjalan efektif adalah karena adanya pendamping PKH. Targetnya adalah bagaimana mendorong keluarga penerima manfaat (KPM) bisa mendiri,'' kata Mensos Idrus Marham dalam sarasehan SDM pelaksana PKH. Acara tersebut dilanjutkan dengan Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia 2018 di Cibubur kemarin.

Menurut dia, pemerintah pada 2018 telah menaikan target penerima program PKH menjadi 10 juta KPM. Dampak kenaikan target telah berkontribusi pada penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,82 juta orang dalam kurun waktu Maret 2017 hingga Maret 2018.

Hasil survei menunjukan penurunan angka kemiskinan di Indonesia sebesar 630 ribu orang menjadi 25,95 juta orang atau 9,82 persen per Maret 2018 dibandingkan per September 2017 (26,58 juta orang atau 10,12 persen).

Terhadap pencapaian tersebut, pemerintah terus berikhtiar agar angka kemiskinan dapat terus menurun menyentuh angka 9,3 persen. Untuk mewujudkannya, kinerja penyaluran bansos PKH terus diupayakan agar efektif dan efisien.

Langkah-langkah yang telah dilakukan di antaranya percepatan penyaluran bantuan sosial melalui rencana aksi Februari Tuntas, Mei Tuntas, Agustus Tuntas dan November Tuntas.

Menurut dia, peran pendamping PKH sangat strategis. Apalagi tahun depan jumlah anggaran PKH akan bertambah dua kali lipat dibandingkan anggaran tahun ini. Sebab itu, harus dibarengi dengan profesionalisme dalam pengelolaannya.

''Saya mohon seluruh pelaksana PKH harus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar PKH bisa berkontribusi kepada masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan," papar Mensos.

Sesuai instruksi dari Presiden Jokowi, dana program PKH meningkat dua kali lipat. Pada 2018 bansos PKH senilai Rp 17 triliun. Pada 2019 bakal naik menjadi Rp 32 triliun. Meski terjadi kenaikan anggaran, jumlah penerima PKH akan tetap dan tak mengalami penambahan. Saat ini penerima PKH sekitar 10 juta kepala keluarga (KK). (wan/agm/jpg)

Berita Sebelumnya

Isu SARA Reda, Ganti Soal Ekonomi
Isu SARA Reda, Ganti Soal Ekonomi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Konstruktif Lewat Jalur Oposisi

Konstruktif Lewat Jalur Oposisi

Partai oposisi diminta tetap ada. Kritik membangun dapat menjadi penyeimbang pemerintah.


Dicari Menteri yang Jago Eksekusi

Dicari Menteri yang Jago Eksekusi

Presiden Joko Widodo diminta mencari menteri yang mampu merealisasikan janji politik pada kabinet 2019-2024 mendatang.


Parpol Kubu Prabowo-Sandiaga Diminta Tetap Kontrol Pemerintah

Parpol Kubu Prabowo-Sandiaga Diminta Tetap Kontrol Pemerintah

Partai politik (parpol) pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta tidak tergoda untuk bergabung ke pemerintah.


Dua Komisionernya Dicopot, KPU Harus Evaluasi Diri

Dua Komisionernya Dicopot, KPU Harus Evaluasi Diri

Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta berkaca diri pasca putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).


Tunjangan Polri Naik 100 Persen, Diimbangi Sanksi Tegas

Tunjangan Polri Naik 100 Persen, Diimbangi Sanksi Tegas

Harapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar tunjangan kinerja personel Polri naik 100 persen dinilai wajar.


Kapolri Harap Tunjangan Kinerja TNI-Polri Naik 100 Persen

Kapolri Harap Tunjangan Kinerja TNI-Polri Naik 100 Persen

Presiden Joko Widodo diharapkan dapat menaikan uang tunjangan kinerja hingga 100 persen untuk para anggota TNI-Polri


Indonesia Diminta Bantu Pengungsi Dapat Pemasukan

Indonesia Diminta Bantu Pengungsi Dapat Pemasukan

UNHCR meminta, pemerintah Indonesia membantu para pengungsi asing mencari pemasukan dan bertahan hidup tanpa bergantung pada bantuan.


Prevalensi Naik, Pemerintah Diminta Buat Peta Kanker

Prevalensi Naik, Pemerintah Diminta Buat Peta Kanker

Indonesia dinilai sudah mengalami darurat kanker.Salah satu alasannya adalah meningkatnya prevalensi kanker.


Jokowi Diminta Obyektif Memilih Menteri-menterinya

Jokowi Diminta Obyektif Memilih Menteri-menterinya

Sejumlah parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja telah menyiapkan kadernya sebagai calon menteri.


JK: Jangan Larut dalam Kesedihan

JK: Jangan Larut dalam Kesedihan

Pemilihan presiden (Pilpres 2019) telah usai. Sejumlah elit dan partai politik diminta kembali bersatu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!