Nasional
Share this on:

Debat Ketiga Harus Konstruktif dan Manfaatkan Jawaban

  • Debat Ketiga Harus Konstruktif dan Manfaatkan Jawaban
  • Debat Ketiga Harus Konstruktif dan Manfaatkan Jawaban

JAKARTA - Debat ketiga calon wakil presiden (Cawapres) harus konstruktif, sehingga dua kandidat yakni Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno diminta untuk memaksimalkan jawaban saat debat nanti.

Moderator debat ketiga calon wakil presiden, Putri Ayuningtyas di Kantor KPU Jakarta mengatakan, baru kali ini masyarakat bisa melihat lebih jauh visi misi para kandidat wakil presiden.

Putri mengaku akan memaksimalkan dalam membawakan debat pada 17 Maret mendatang.

"Mengapa ini penting? Karena dilihat oleh para calon pemilih. Mereka dua kandidat adalah putra terbaik indonesia yang akan jadi RI 2 nantinya. Jadi harus bisa maksimal sudut pandangnya, pola pikirnya, tanya jawabnya bisa di eksplor sehingga bisa memberikan kepuasan kepada para pemilih," katanya, Selasa (12/3).

Dia mengatakan, dalam debat ketiga nanti, waktu durasi untuk para kandidat wakil presiden menjawab beberapa sesi ditambah. "Dari sebelumnya hanya dua menit, sekarang jadi empat menit. Begitu juga sesi penutup. Ditambah menjadi empat menit," pungkasnya.

Di tempat sama, Komisioner KPU Wahyu Setiawan menjelaskan, pihaknya tengah intens berkomunikasi dengan para panelis (selengkapnya lihat grafis) dalam membahas sejumlah pertanyaan yang nantinya akan ditanyakan dalam debat ketiga. Terkait format debat, Wahyu mengaku relatif tidak ada perubahan. Debat itu akan berlangsung kurang lebih total 2 jam. Terbagi dalam enam sesi.

"Nanti ada pertanyaan yang dibuat oleh panelis, dan ada juga pertanyaan yang antar kandidat sendiri sampaikan," terangnya.

Untuk debat ketiga, KPU tetap tidak akan menyampaikan kisi-kisi kepada para kandidat. Soal dari panelis bersifat rahasia. Tadi sudah kami sampaikan kepada panelis. Bahwa soal ini bersifat rahasia. Akan disampaikan kepada KPU pada H-1. Yang oleh KPU akan dilanjutkan kepada moderator, tegas Wahyu.

KPU juga berencana mengundang para tokoh dari berbagai kalangan, baik tokoh pemuda, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat yang terkait dengan tema. Untuk tata panggung, masih menyerupai debat kedua. Tidak ada audiens di belakang kandidat. Semua audiens ada di depan kandidat, untuk memastikan proses debat berjalan dengan tertib.

Untuk debat ketiga, KPU juga tidak memfasilitasi kegiatan nonton bareng. KPU tidak melarang nonton bareng yang dilakukan oleh TKN ataupun BPN. Hanya saja, KPU tidak memfasilitasi nobar tersebut.

Wahyu menerangkan, untuk debat ketiga KPU akan memberikan nama komite damai. Yang terdiri dari perwakilan KPU, Bawaslu, TKN dan BPN. Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika terjadi persoalan dalam debat, maka komite damai yang bertugas untuk mendamaikan, menyelesaikan, membuat suasana lebih tertib. (fin/khf)

9 Panelis Debat Ketiga

  1. Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu sebagai rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar periode 2018-2022. Guru Besar Sosiologi Unhas

  2. Prof. Dr. Chairil Effendy MS, yang merupakan Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Periode 2007- 2011. Profesor Sastra Untan (bidang sastra Nusantara, pegiat budaya )

  3. Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng Rektor Unsyiah Periode 2018-2022 (periode kedua).

  4. Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. KH. Yudian Wahyudi .

  5. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Prof. Subhilhar, MA, Ph.D

  6. Sastrawan dan budayawan, Radhar Panca Dahana

  7. Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah

  8. Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI periode 2018-2021) yang juga dosen Universitas Airlangga, Prof Dr David S Perdanakusuma dr Sp BP-RE(K)

  9. Rektor Universitas Diponegoro periode 2019-2024, Prof H Yos Johan Utama SH M.Hum

SUMBER: KPU RI

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

DPR Tolak Wacana Dwifungsi TNI
DPR Tolak Wacana Dwifungsi TNI

Berita Sejenis

Bawaslu Temukan 443 TPS Bermasalah

Bawaslu Temukan 443 TPS Bermasalah

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto Pemilu 2019 kemarin ditemukan banyak kecurangan dan kebohongan.


PDI Perjuangan Melesat, Empat Partai Baru Berguguran

PDI Perjuangan Melesat, Empat Partai Baru Berguguran

Empat partai politik pendatang baru, Partai Berkarya, PSI, Perindo, dan Partai Garuda terancam tidak dapat menembus ambang batas parlemen (parliamentary thresho


208 Pemantau Dunia Cermati Pemilu Indonesia

208 Pemantau Dunia Cermati Pemilu Indonesia

208 peserta EVP antusias mengikuti kunjungan KPU ke sejumlah TPS di Jakarta, mengamati proses pemungutan dan penghitungan suara.


Siapa yang Kuasai Jawa, Potensi Menang Lebih Besar

Siapa yang Kuasai Jawa, Potensi Menang Lebih Besar

Proses pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden akhirnya telah dilakukan.


Nggowes, Ganjar Nyoblos dan Pantau Pencoblosan di Sejumlah TPS

Nggowes, Ganjar Nyoblos dan Pantau Pencoblosan di Sejumlah TPS

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani istri dan anaknya, Rabu (17/4), mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Kelurahan Gajah Mungkur Semarang.


Animo Pemilih Tinggi, Penyelenggara Pemilu Harus Lebih Responsif

Animo Pemilih Tinggi, Penyelenggara Pemilu Harus Lebih Responsif

Hari pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) akhirnya berlangsung hari ini.


Sebelum Coblosan, Prabowo Kirim Doa untuk Ayahanda

Sebelum Coblosan, Prabowo Kirim Doa untuk Ayahanda

Calon presiden 02 Prabowo Subianto menjalani hari terakhir masa tenang di dua kediamannya, Hambalang dan Kertanegara.


KASN Terima 128 Laporan Kasus Pelanggaran Netralitas ASN

KASN Terima 128 Laporan Kasus Pelanggaran Netralitas ASN

KASN menerima 128 laporan pelanggaran kode etik dan perilaku untuk menjaga netralitas dalam pemilihan umum dari Januari sampai 15 April.


Selamat Memilih, Jangan Golput!

Selamat Memilih, Jangan Golput!

Untuk kali pertama, bangsa Indonesia akan memilih wakil di parlemen bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden.


Pemerintah Jamin Coblosan Berlangsung Aman

Pemerintah Jamin Coblosan Berlangsung Aman

Agenda puncak pemilu serentak yang berlangsung 17 April akan berlangsung aman dan tertib.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!