Nasional
Share this on:

Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

  • Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru
  • Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

JAKARTA - Minggu lusa dua calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kembali head-to-head di forum debat. Kali ini mereka tidak akan ditemani cawapres masing-masing. Hingga kemarin, persiapan substansi debat sudah nyaris rampung 100 persen.

Para panelis, misalnya, hampir merampungkan tugas menyusun pertanyaan debat. ’’Jumat (hari ini, Red) sore atau malam kemungkinan akan difinalisasi,’’ terang Ketua KPU Arief Budiman setelah diskusi di MMD Initiative kemarin (14/2). Besok (16/2) para panelis bertemu dengan dua moderator untuk brifing.

Sorenya KPU menggelar geladi resik pertama di Hotel Sultan Jakarta yang menjadi lokasi debat. Di saat bersamaan, tim keamanan mempersiapkan skenario pengamanan para capres. Termasuk pengamanan jalur menuju lokasi debat dan proses keluar masuknya capres ke arena debat.

Debat kali ini mengusung lima tema yang dimampatkan menjadi tiga. Yakni, energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Dari lima tema tersebut, isu sumber daya alam dan lingkungan hidup selama ini relatif tidak sebanyak perbincangan tiga tema lain.

Ditambah, ada tantangan bagi para capres untuk menguasai panggung debat pada segmen keempat. Yakni, saat mereka bisa berdebat dengan bebas setelah ditayangkan satu video tentang tema yang diangkat.

’’Semakin menarik tentu karena setiap paslon bisa menjawab dan menanggapi dengan leluasa,’’ lanjut mantan komisioner KPU Jatim tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) Priyo Budi Santoso memprediksi debat kedua bakal berjalan seru. Menurut dia, selama ini Prabowo lebih dikenal sebagai pemimpin militer sekaligus jenderal.

’’Nanti ada kejutan karena beliau kuasai bidang pangan dan energi terbarukan,’’ ujarnya di KPU, kemarin.

Senada, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) Lukman Edy memastikan bahwa Jokowi siap menghadapi debat kedua. Terlebih, selama ini Jokowi juga berkutat di bidang-bidang tersebut. Baik infrastruktur, pangan, maupun energi.

’’Kami sepakat bahwa debat kedua ini adalah dalam rangka meningkatkan kualitas debat,’’ ujarnya. (byu/c10/oni/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

14 Siswa SD di Solo Ditolak Sekolah
14 Siswa SD di Solo Ditolak Sekolah

Berita Sejenis

Bawaslu Temukan 443 TPS Bermasalah

Bawaslu Temukan 443 TPS Bermasalah

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto Pemilu 2019 kemarin ditemukan banyak kecurangan dan kebohongan.


Siapa yang Kuasai Jawa, Potensi Menang Lebih Besar

Siapa yang Kuasai Jawa, Potensi Menang Lebih Besar

Proses pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden akhirnya telah dilakukan.


Animo Pemilih Tinggi, Penyelenggara Pemilu Harus Lebih Responsif

Animo Pemilih Tinggi, Penyelenggara Pemilu Harus Lebih Responsif

Hari pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) akhirnya berlangsung hari ini.


3.000 Personel Gabungan Kawal Debat Capres Terakhir

3.000 Personel Gabungan Kawal Debat Capres Terakhir

Menjelang debat terakhir Pilpres 2019, sebanyak 3.000 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan lokasi debat di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, hari ini (13



Debat Pilpres Terakhir, Wajib Bahas Solusi Persoalan Ekonomi

Debat Pilpres Terakhir, Wajib Bahas Solusi Persoalan Ekonomi

Debat Pilpres 2019 kelima akan membahas tentang ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri, Sabtu (13/4) mendatang.


Pertanyaan Debat Terakhir Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi Kelima Mulai Digarap

Pertanyaan Debat Terakhir Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi Kelima Mulai Digarap

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan saat ini tengah menggelar focus group disucussion (FGD) bersama 10 panelis debat kelima Pilpres


Soal Kebocoran Anggaran Rp2.000 Triliun, Begini Respons KPK

Soal Kebocoran Anggaran Rp2.000 Triliun, Begini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya merespons pernyataan yang berkali-kali disampaikan Capres 02 Prabowo Subianto.


tinggal 9 Hari, Mayoritas Pemilih Tak Kenal Calegnya

tinggal 9 Hari, Mayoritas Pemilih Tak Kenal Calegnya

Pemilihan umum legislatif (Pileg) kalah gaung dengan pemilihan umum presiden (Pilpres). Masyarakat lebih peduli terhadap ingar-bingar pemilihan paslon capres-ca


Serangan Ujaran Kebencian kepada Dua Capres Tambah Masif

Serangan Ujaran Kebencian kepada Dua Capres Tambah Masif

Sepuluh hari menjelang pencoblosan, penyebar berita bohong tak juga reda. Bahkan kian masif di berbagai daerah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!