Nasional
Share this on:

Diduga Dilecehkan, Via Vallen Enggan Berkomentar

  • Diduga Dilecehkan, Via Vallen Enggan Berkomentar
  • Diduga Dilecehkan, Via Vallen Enggan Berkomentar

JAKARTA - Pedangdut Via Vallen baru saja mendapat peristiwa kurang mengenakkan. Kemarin (5/6), pelantun Sayang itu mengunggah capture direct message (DM) Instagram dari akun yang diduga milik pemain Persija Marko Simic.

“I want u sign for me in my bedroom, wearing sexy clothes..” demikian tulisan dari DM yang diunggah Via ke fitur Insta Story.

Di situ, Via menuliskan sejumlah kalimat bernada kesal. Dia mengaku tidak kenal dan tidak pernah bertemu dengan si pengirim DM tak senonoh itu. “Sebagai penyanyi, saya merasa dipermalukan oleh seorang pemain sepak bola ternama di negara saya saat ini,” demikian tulis Via.

Lantas, di unggahan berikutnya, pedangdut asal Sidoarjo itu mengunggah hasil capture percakapannya dengan si pengirim DM. Yang membuat heran, si pengirim seolah kecewa Via mengunggah hasil capture-nya. Si pengirim pesan juga sempat memohon untuk menghubungi via.

“Saya harap kamu menjadi orang yang lebih baik,” tulis Via. Dia pun mengungkapkan bahwa dirinya sudah memblokir akun tersebut.

Dari berbagai unggahan di media sosial, cukup banyak yang menduga bahwa akun pengirim pesan tak pantas itu adalah Marko. Jika itu memang benar Marko, maka ada ketidaksesuaian dengan kalimat yang ditulis Via di unggahan pertama.

Dalam sebuah acara dangdut, Via pernah bertemu dan berjoget bersama Marko saat membawakan lagu Sayang. Ketika dihubungi Jawa Pos via WhatsApp, Via enggan berkomentar terkait insiden itu.

“Mohon ma’af saya nggak mau bahas itu,” ujarnya singkat. Hingga berita ini ditulis, Via belum memberikan pernyataan lebih lanjut seputar insiden yang menimpa dirinya. (len/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rektor Unnes Diduga Melakukan Plagiat

Rektor Unnes Diduga Melakukan Plagiat

Kasus kejahatan intelektuan berupa plagiat sedang ditujukan kepada Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman.


Diduga Overload, Kapal Motor Oleng lalu Terbalik

Diduga Overload, Kapal Motor Oleng lalu Terbalik

Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Toba Samosir, tujuan Tiga Ras, Simalungun, Sumatera Utara, terbalik.


Bawang Putih 300 Ton Diduga Mengandung Penyakit Cacing

Bawang Putih 300 Ton Diduga Mengandung Penyakit Cacing

Di tengah kenaikan harga bawang putih, terdapat sebuah kasus penyalahgunaan impor bibit bawang putih yang dijual ke pasaran.


Mantan Ketua DPR Diduga Cuci Uang E-KTP

Mantan Ketua DPR Diduga Cuci Uang E-KTP

Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tambahan alat bukti untuk membuktikan kesalahan Setya Novanto (Setnov).


Diduga Korban Skimming, Uang Nasabah Hilang Tiba-tiba

Diduga Korban Skimming, Uang Nasabah Hilang Tiba-tiba

Masalah keamanan perbankan kembali terjadi. Kemarin (12/3), puluhan nasabah Bank BRI melaporkan kehilangan uang secara tiba-tiba.


Anggota KPUD Disuap Rp110 Juta, Ketua Panwaslu Rp10 Juta

Anggota KPUD Disuap Rp110 Juta, Ketua Panwaslu Rp10 Juta

Dua penyelenggara pemilu di Garut diduga menerima suap Rp110 juta dan sebuah mobil.


Diduga Korupsi, Bupati Lamteng Diperiksa Silang

Diduga Korupsi, Bupati Lamteng Diperiksa Silang

Pemeriksaan terhadap Bupati (nonaktif) Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa kian intensif dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Tiga orang narapidana kasus terorisme bakal bebas dari Nusakambangan dalam waktu dekat. Sayangnya, ketiganya diduga masih memiliki paham radikal.


Hati-hati Manuver Setnov

Hati-hati Manuver Setnov

KPK berhati-hati menghadapi manuver Setya Novantoyang berencana membeber nama-nama anggota DPR yang diduga menikmati aliran dana proyek e-KTP.


Hasil Ahli Forensik, Foto Anas diduga Rekayasa

Hasil Ahli Forensik, Foto Anas diduga Rekayasa

Hari ini (8/1), KPU resmi membuka pendaftaran calon peserta Pilkada 2018.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!