Nasional
Share this on:

Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

  • Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis
  • Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

DEPOK - Anniesa Hasibuan, salah satu terdakwa kasus penipuan berkedok biro haji dan umroh First Travel tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Air matanya berlinang ketika tim jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutannya pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, kemarin.

Anniesa bersama sang suami, Andika Surachman dituntut dengan hukuman 20 tahun penjara dan denda 10 miliar subsider 1 tahun 4 bulan. "Kami menuntut hukuman selama 20 tahun denda 10 miliar subsider 1 tahun 4 bulan kurungan, karena terdakwa, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan terbukti melakukan TPPU secara bersama dan berkelanjutan," ungkap koordinator JPU, Heri Jerman dalam sidang.

Sedangkan satu terdakwa lainnya, yakni Siti Nuraidah Hasibuan, alias Kiki Hasibuan yang merupakan adik Anniesa Hasibuan dituntut JPU dengan hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp5 miliar subsider 1 tahun kurungan.

"Terdakwa Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, terbukti melakukan tindak pidana secara bersama-sama sesuai pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, A pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan dituntut dengan hukuman penjara 18 tahun," papar Heri.

Seusai sidang, Heri mengungkapkan tuntutan yang diberikan kepada Kiki Hasibuan lebih kecil dari tuntutan dua terdakwa lainnya. Hal itu disebabkan, Kiki bukanlah pelaku utama.

Dia menjelaskan, pasal yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan dakwaan Andika dan Anniesa, namun, khusus untuk Kiki, pasal alternatif 372 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP yang di dakwakan tidak lagi digunakan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Andika Surachman mengaku, tuntutan tersebut terlalu tinggi. Sedangkan kuasa hukum ketiga terdakwa yakni, Wawan Ardianto akan menggunakan waktu dua minggu sebelum sidang lanjutan untuk menyusun keberatan terhadap tuntutan tersebut.

"Kami sebagai kuasa hukum akan membuktikan dengan keberatan tuntutan tersebut. Makanya semoga dalam dua minggu selesai," kata dia.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada unsur tindak pidana penipuan dari kliennya terhadap korban First Travel. "Tidak ada bukti ke arah situ (tindak pidana). Rangkaian kejadiannya ada, namun buktinya tidak ada," ucap dia. (bry/jpg)


Berita Sejenis

Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Pada akhir tahun 2018, 13 ruas Jalan Tol. Ruas-ruas baru tersebut masih lanjutan dari megaproyek Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera.


Pendaftaran CPNS Diperpanjang Himgga 15 Oktober

Pendaftaran CPNS Diperpanjang Himgga 15 Oktober

Pemerintah akhirnya menyikapi masih minimnya jumlah pendaftar CPNS baru tahun ini.


Gempa Sulteng Akibat Pergerakan Sesar Palu Karo

Gempa Sulteng Akibat Pergerakan Sesar Palu Karo

Gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) sore, diperkirakan merupakan kepanjangan dari siklus gempa yang terjadi puluhan tahun lalu di jalur sesar P


Anak Buah Zumi Zola Beber Sejumlah Setoran

Anak Buah Zumi Zola Beber Sejumlah Setoran

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghadirkan para saksi yang menguatkan dakwaan perkara Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli.


Pajak Rokok Tak Mampu Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

Pajak Rokok Tak Mampu Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang mengatur penggunaan pajak rokok untuk BPJS Kesehatan memang telah berlaku.


Data NIK Tidak Muncul, Segera Lapor Dinas Dukcapil

Data NIK Tidak Muncul, Segera Lapor Dinas Dukcapil

Pendaftaran CPNS baru tahun lalu, diwarnai keluhan soal input NIK (nomor induk kependudukan).


Separo Kuota CPNS untuk Guru dan Dosen

Separo Kuota CPNS untuk Guru dan Dosen

Prioritas pemerintah dalam rekrutmen CPNS baru tahun ini tetap pada pendidik.


Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Penyidikan kasus dugaan korupsi usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus berkembangan.


Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Upaya memerangi kasus pencurian ikan (illegal fishing) terus dilakukan dengan penenggelaman kapal.


BSNP Pastikan Kabar Unas Tiga Kali Tidak Benar

BSNP Pastikan Kabar Unas Tiga Kali Tidak Benar

Beredar pesan berantai yang menyinggung tentang ujian nasional (Unas) 2019. Isinya Unas tahun depan digelar tiga kali.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!