Nasional
Share this on:

Diumumkan 25 Juli, Empat Kandidat Capim KPK Gugur

  • Diumumkan 25 Juli, Empat Kandidat Capim KPK Gugur
  • Diumumkan 25 Juli, Empat Kandidat Capim KPK Gugur

**JAKARTA ** - Empat nama capim dipastikan gugur setelah tidak mengikuti rangkaian tes yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan kemarin (18/7). Secara umum tahapan uji kompetensi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 tuntas.

Direktur Indonesia Round Table (ILR) Erwin Natosmal Oemar memeberikan apresiasi atas ketegasan pansel yang tegas menggugurka keempat capim tersebut. Ya bagus, ini kan bentuk keterbukaan. Kalau tidak lagi mengikti prosedur ya coret saja, tegas Erwin, kemarin.

Pada posisi ini, sambung dia, Pansel KPK harus lebih menunjukan keterbukaan. Apalagi sejak pansel dibentuk dan memulai seleksi, tidak sedikit kritik disampaikan oleh masyarakat. Termasuk di antaranya dari organisasi non pemerintah yang concern mengawal isu pemberantasan korupsi.

"Jujur saja, kami masih lihat beberapa orang yang punya potensi masalah ke depan masih lolos (seleksi administrasi) juga," imbuhnya.

Nah, dengan masukan dari masyarakat, Erwin yakin pansel bisa dapat banyak masukan. Khususnya yang terkait dengan rekam jejak para calon. Posko pengaduan masyarakat yang dibuka oleh Koalisi Kawal Capim KPK, lanjut Erwin adalah salah satu alternatif jalur masukan yang bisa diterima oleh pansel. "Ya, ketika pansel tidak berjalan dengan mulus menggaet informasi dari publik," kata dia.

Sementara itu, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnarsih membenarkan jika empat capim tersebut gugur dengan berbagai alasan. Dua orang menyatakan tidak hadir tanpa keterangan, satu orang mengundurkan diri, dan satu orang terlambat hadir ke lokasi melampaui batas maksimal toleransi.

"Sudah disampaikan sejak awal. Kita menerapkan toleransi 30 menit," ujarnya.

Yanti tidak merinci semua nama-nama capim yang gugur. Dia hanya menyebut salah satu, yakni Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Jawa Barat Brigjen Akhmad Wiyagus yang menyatakan mengundurkan diri. Dalam tes tahap kedua itu, 188 capim KPK yang mengikuti diminta untuk melaksanakan dua jenis ujian.

Pertama, adalah tes kompetensi dengan menjawab 70 pertanyaan pilihan ganda terkait tugas pokok dan fungsi KPK, serta persoalan korupsi di Indonesia. Kedua, para capim diminta untuk membuat makalah terkait ide pemberantasan, pencegahan, serta problematika korupsi di Indonesia. Kedua tes itu dilaksanakan secara maraton dari pukul 08.00-13.00 WIB.

Anggota Pansel Capim KPK Al Araf menambahkan, hasil uji kompetensi kemarin akan diumumkan pada 25 Juli pekan depan. Nantinya, nama-nama yang lolos akan melanjutkan dengan tes tahap tiga berupa psikotes. Terkait berapa nama yang ditargetkan masuk ke tahap psikotes, pansel tidak mematok jumlah tertentu.

Sebab bergantung pada hasil uji kompetensi yang diikuti para capim. "Dilihat dari ukuran nilai, jadi tidak ditarget berapa jumlahnya," ujarnya.

Salah seorang capim, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli mengaku berhasil menjawab 70 pertanyaan dan membuat makalah yang diminta. Terkait kesulitannya, mantan Deputi Penindakan KPK itu menilai relatif. "Wah kalau bicara sulit, itu ya semuanya mengalami," ujarnya. Disinggung soal sejauh mana peluangnya lolos sebagai pimpinan KPK, Firli enggan sesumbar.

Sementara itu, capim dari incumbent Basaria Panjaitan mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti. Mengingat dirinya sudah pernah mengikuti proses tersebut lima tahun lalu. Baik pertanyaan maupun makalah yang dibuat tidak banyak berubah. Perbedaan hanya dirasakan pada medium yang digunakan.

"Beda tahun ini. Kalau tahun lalu kita harus tulis ya, tangannya sampai pegel. Sekarang harus diketik, harus 11 jari lagi, ngetiknya jadi lambat," ujarnya. Perempuan pertama yang mencapai pangkat jenderal bintang dua itu mengaku optimistis bisa kembali melenggang ke KPK.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan mengatakan, masih menunggu kepastian dari pansel, apakah hasil seleksi capim KPK akan diserahkan ke DPR periode sekarang atau DPR yang baru nanti. Sebab, masa jabatan DPR sekarang akan berakhir pada 30 September 2019. "Karena DPR yang baru akan dilantik pada 1 Oktober 2019," tuturnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan, dirinya lebih setuju jika hasil seleksi capim KPK diserahkan kepada DPR periode sekarang. Karena pihaknya lah yang selama ini mengawal KPK, mengetahui kondisi komisi antirasuah itu, dan seperti apa pemimpin KPK yang dibutuhkan.

"Hasil fit and proper test capim KPK nanti akan menjadi kado dari Komisi III DPR RI periode 2014-2019. Jadi, pansel bisa mempertimbangkan untuk menuntaskan seleksi dan menyerahkan hasilnya kepada Komisi III. Dia meminta awal September hasil seleksi sudah diserahkan ke dewan," pungkasnya. (riz/zul/ful/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Rp1,162 Triliun Disiapkan untuk Cetak SDM Andal

Rp1,162 Triliun Disiapkan untuk Cetak SDM Andal

Pemerintah telah menyiapkan empat proyek utama untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.


55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

Presiden Joko Widodo sedikit membocorkan komposisi kabinet periode 2019-2024. Kursi menteri akan diisi 55 persen dari kalangan profesional.


Kekeringan, 31 Ribu Hektare Sawah Gagal Panen

Kekeringan, 31 Ribu Hektare Sawah Gagal Panen

Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat luas lahan gagal panen akibat kekeringan (puso) selama periode Januari-Juli 2019 mencapai 31.000 hektare (ha).


Kembalikan UUD 1945 yang Asli

Kembalikan UUD 1945 yang Asli

Wacana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 terus mengemuka. Sejak 1999 hingga 2002, sudah empat kali dilakukan amandemen.


Struktur Diumumkan Hari Ini, Hasto Siap Jadi Sekjen Lagi

Struktur Diumumkan Hari Ini, Hasto Siap Jadi Sekjen Lagi

Megawati Soekarnoputri telah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP PDIP periode 2019-2024. Sebagai pucuk pimpinan, Megawati menjadi formatur tunggal dalam men


Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Seluruh jemaah haji sudah berada di Tanah Suci. Dari data Siskohat Kemenag totalnya mencapai 212.732 orang, yang tergabung dalam 529 kelompok terbang (kloter).


Empat Ibu Kota Negara Pernah Terapkan Ganjil Genap

Empat Ibu Kota Negara Pernah Terapkan Ganjil Genap

Pemerintah DKI Jakarta, pada Kamis pekan lalu (1/8) mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019.


OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengamankan orang kepercayaan anggota DPR RI dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap impor bawang putih.


PDIP Emoh Diberi Jatah Empat Menteri

PDIP Emoh Diberi Jatah Empat Menteri

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memberi kode keras kepada Presiden Joko Widodo.


Tinggal 40 Nama, Basaria Tersingkir

Tinggal 40 Nama, Basaria Tersingkir

Kali ini panitia seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) kembali memberikan kejutan.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!