Nasional
Share this on:

Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

  • Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun
  • Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

JAKARTA - Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli tampak tegar saat mendengar ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto membacakan putusan, kemarin (6/12). Dengan suara lantang, Zumi Zola menerima putusan itu di hadapan majelis hakim. ”Saya ucapkan terimakasih, dan keputusan (hakim, Red) saya terima,” kata Zumi.

Hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara enam tahun dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan kepada Zumi atas kasus pemberian suap dan penerimaan gratifikasi. Zumi juga dijatuhi hukuman tambahan pencabutan politik selama lima tahun. Hukuman itu harus dijalani Zumi usai masa pemidanaan pokok selesai.

Dalam putusan hakim, Zumi dinilai bersalah atas kasus suap ke pimpinan dan anggota DPRD Jambi terkait dengan pengesahan RAPBD tahun 2017 dan 2018. Selain itu, mantan artis itu juga dinyatakan bersalah karena menerima gratifikasi selama menjadi gubernur Jambi sejak 2016 lalu. Total gratifikasi sebesar Rp 37,4 miliar, USD 173 ribu, SGD 100 ribu dan mobil Toyota Alphard.

Dalam putusannya, hakim menyebut Zumi menerima gratifikasi dari sejumlah rekanan yang menggarap proyek di Jambi. Diantaranya, M. Imadudin alias Iim, Agus Herianto, Endria Putro, Nicko Handi, Rudy Lidra, dan Jeo Fandy Yoesman alias Asiang. Gratifikasi itu lalu digunakan Zumi untuk keperluan pribadi dan keluarga. Seperti umroh, membeli pakaian hingga action figure di Singapura.

Putusan tersebut tentu menambah duka keluarga besar Zumi. Sebab, pekan lalu ayah Zumi, Zulkifli Nurdin berpulang. Zumi yang berstatus tahanan pun diperbolehkan pulang dan mengantar jenazah sang ayah ke pemakaman di Jambi Selatan, Kota Jambi. Ayah Zumi merupakan Gubernur Jambi periode 1999 hingga 2010.

Usai putusan dibacakan, Zumi dengan tenang menyalami satu persatu kolega dan relasi yang hadir di persidangan. Dia berkali-kali melemparkan senyum kepada mereka. Namun, dalam kerumunan itu tidak terlihat istri Zumi, Sherrin Tharia. Pun, setelah menyalami para relasi, Zumi langsung bergegas masuk ke ruang khusus terdakwa.

”Saya terima keputusan hakim dan menghormati semua proses jalannya hukum dan berharap JPU (jaksa penuntut umum) juga begitu (menerima putusan, Red) dan bisa segera inkracht,” tutur Zumi kepada awak media yang menghadangnya di pintu ruang sidang. ”Dan saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman media yang telah memberikan perhatian selama ini,” imbuhnya.

Jaksa KPK Iskandar Marwanto menyatakan belum memutuskan apakah menerima putusan hakim tersebut. Sebab, pihaknya masih harus melaporkan putusan itu kepada pimpinan KPK. Sesuai ketentuan, pihaknya memiliki waktu sepekan untuk menyatakan banding atau tidak. ”Kami akan laporkan ke pimpinan,” ujar Iskandar kepada Jawa Pos.

Putusan hakim memang lebih rendah daripada tuntutan jaksa. Sebelumnya, JPU KPK menuntut hakim agar menjatuhkan vonis delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Terkait putusan yang lebih rendah dari tuntutan, Iskandar menghargai keputusan majelis hakim.

”Itu hak majelis,” tutur jaksa penggemar badminton itu.

Iskandar menjelaskan, pihaknya juga menghargai putusan hakim yang membuka blokir atas rekening Zumi. Namun, putusan itu nanti masih akan dibahas dengan tim penyidik. Sebab, itu berkaitan dengan penanganan perkara gratifikasi dengan tersangka Arfan (mantan Plt Kepala Dinas PUPR Jambi).

”Nanti penyidik dan pimpinan yang akan mempertimbangkan permohonannya,” imbuh dia. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua anggota TNI Kapten-AL Komarudin dengan Pratu Rivo Nanda yang diketahui sebagai anggota Paspampres


Batas Usia Pernikahan Diserahkan ke DPR

Batas Usia Pernikahan Diserahkan ke DPR

Judicial review (JR) terhadap Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan akhirnya dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).


Keberatan dengan Skema PPPK, Silakan Gugat Pemerintah

Keberatan dengan Skema PPPK, Silakan Gugat Pemerintah

Pemerintah angkat bicara terkait rencana FHK2-PGRI menggugat Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.


2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Sistem zonasi sekolah akan membawa perubahan besar-besaran pada dunia pendidikan pada tahun 2109. Salah satunya adalah proses penerimaan peserta didik baru (PPD


TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

Upaya petugas gabungan TNI dan Polri mencari lima korban aksi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) berbuah hasil.


Solo-Ngawi Kini Hanya 1,5 Jam

Solo-Ngawi Kini Hanya 1,5 Jam

Rencana menyambung jalan tol Jakarta-Surabaya pada akhir tahun ini semakin dekat.


Biaya Haji Tahun Depan Rp39 Juta

Biaya Haji Tahun Depan Rp39 Juta

Calon jamaah haji (CJH) yang berangkat tahun depan siap-siap merogoh kocek lebih dalam.


Ahmad Dhani Dituntut Dua Tahun Penjara

Ahmad Dhani Dituntut Dua Tahun Penjara

Musisi Ahmad Dhani yang merupakan terdakwa kasus ujaran kebencian kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan dari pihak JPU.


Hak Pilih ODGJ Sama Dengan Pemilih Umum

Hak Pilih ODGJ Sama Dengan Pemilih Umum

Pemberian hak pilih kepda orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membawa sejumlah konsekuensi.


Zola Minta Hukuman Ringan

Zola Minta Hukuman Ringan

Sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta Kamis (22/11).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!