Nasional
Share this on:

Dua Merk Obat Darah Tinggi Ditarik

  • Dua Merk Obat Darah Tinggi Ditarik
  • Dua Merk Obat Darah Tinggi Ditarik

JAKARTA - Insaar tablet 50 mg dan Acentensa Tablet Salut Selaput 50 mg yang merupakan obat antihipertensi ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kemarin lembaga tersebut mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh balai besar POM di seluruh Indonesia untuk melakukan penarikan obat golongan angiotensin receptor blocker (ARB).

Menurut Kepala BPOM Penny Lukito penarikan obat antihipertensi itu didasarkan pada aksi yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat. Dua benua tersebut telah menarik obat antihipertensi yang mengandung irbesartan, losartan, dan valsartan.

”Irbesartan, Losartan, dan Valsartan adalah obat keras yang harus dikonsumsi dengan resep dokter,” ucapnya, kemarin (4/12).

Obat itu tidak boleh lagi digunakan untuk mengobati pasien dengan tekanan darah tinggi. Baik dalam bentuk tunggal maupun kombinasi dengan antihipertensi lain.

”Di beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat, telah dilakukan penarikan obat antihipertensi golongan ARB secara sukarela karena ditemukan adanya pengotor atau impurities N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dan N-Nitrosodiethylamine (NDEA),” katanya.

Penny menambahkan saat ini baik European Medicines Agency (EMA), Food and Drug Administratio (US FDA), Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA) maupun BPOM RI terus melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap bahan baku tersebut.

Berdasarkan penelusuran BPOM RI, obat antihipertensi golongan ARB yang beredar di Indonesia dan terdampak impurities NDMA dan NDEA adalah Insaar tablet 50 mg dan Acentensa Tablet Salut Selaput 50 mg. Bahan baku losartan dan valsartan diproduksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals Linhai, Tiongkok.

Sedangkan irbesartan yang ditarik oleh US FDA, tidak digunakan untuk produk obat yang terdaftar di Indonesia.”Untuk pasien yang sudah mengonsumsi obat antihipertensi dengan bahan baku yang terdampak impurities NDMA dan NDEA, dapat berkonsultasi dengan dokter atau apoteker di fasilitas pelayanan kesehatan dan kefarmasian,” saran Penny.

BPOM RI juga telah meminta industri farmasi terkait untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi obat yang mengandung bahan baku yang dilarang tersebut. “”Industri farmasi telah menyatakan bersedia menarik seluruh obat yang mengandung bahan baku Losartan tersebut secara sukarela atau voluntary recall,” ungkapnya.

Selain itu Penny juga menghimbau agar dokter dan tenaga medis lainnya berhati-hati dalam memberikan obat jenis tersebut pada pasien. (lyn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Antusiasme para pegawai honorer K2 untuk mengikuti seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama tahun ini cukup tinggi.


Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

Diberi Keleluasaan, Debat Capres Bakal Lebih Seru

Minggu lusa dua calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kembali head-to-head di forum debat.


Teroris Dua Zaman Tertangkap saat Berencana ke Suriah

Teroris Dua Zaman Tertangkap saat Berencana ke Suriah

Upaya untuk melenggang ke Suriah bergabung dengan ISIS kendati mereda ternyata masih senyap-senyap terjadi.


KPK Siap Hadapi Pemprov Papua

KPK Siap Hadapi Pemprov Papua

Dugaan penganiayaan terhadap dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut panjang.


Awasi Pejabat, Dua Pegawai KPK Dipukuli

Awasi Pejabat, Dua Pegawai KPK Dipukuli

Ancaman terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berulang. Kali ini, dua pegawai KPK menjadi korban kekerasan sekolompok orang.


Besok Ahok Bebas, Tidak Ada Pengamanan Khusus

Besok Ahok Bebas, Tidak Ada Pengamanan Khusus

Mantan Guberur DKI Basuki Tjahaja Purnama akan bebas dari Rumah Tahanan Kelapa Dua, Mako Brimob, Depok, Jawa Barat besok (24/1).


Mundur sebagai Ketum PSSI, Edy Merasa Tak Dihargai

Mundur sebagai Ketum PSSI, Edy Merasa Tak Dihargai

’’Saya mundur dari posisi ketua umum PSSI,’’ ujar Edy Ramayadi dalam pidato pembukaan pada Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, kemarin (20/1)


Kapolri Sebut Ada Petunjuk ke Pelaku

Kapolri Sebut Ada Petunjuk ke Pelaku

Penyelidikan teror bom di rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif dan Agus Rahardjo, mengalami kemajuan.


Dua Pelempar Bom Rumah Pimpinan KPK Terekam CCTV

Dua Pelempar Bom Rumah Pimpinan KPK Terekam CCTV

Teror terhadap para pemberantas kasus korupsi, sebagaimana kasus Novel Baswedan, kembali terjadi.


Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel bisa sedikit bernapas lega. Kemarin (6/1) dia resmi menyudahi pemeriksaan melelahkan selama lebih dari 24 jam.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!