Nasional
Share this on:

Eksodus dari Palu, Warga Banjiri Sis Al Jufri

JAKARTA - Eksodus warga Palu dan sekitarnya memadati Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, kemarin (1/10). Beberapa di antara mereka adalah warga pendatang yang ingin kembali ke daerah asalnya. Lainnya berusaha keluar dari Palu, karena kondisi hidup yang semakin sulit.

Pantauan Jawa Pos di Bandara, siang hari kerumunan warga yang meminta diterbangkan keluar Palu meluber hingga apron bandara. Para petugas berusaha mengatur dan memberi pengertian. Namun, pihak Air Nav mengkonfirmasi bahwa tidak ada blokade.

“Tidak ada kerusuhan seperti yang diberitakan, penerbangan lancar, hari ini sudah 65 pesawat yang lepas landas,” kata General Manager Airnav Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) Novy Pantaryanto, kemarin (1/10).

Petugas akhirnya menerbangkan warga yang berjubel di bandara. Namun, tentu saja tidak semuanya, karena kapasitas angkut yang terbatas. Manager Humas Air Nav Indonesia Yohanes Sirait mengungkapkan bahwa yang diprioritaskan adalah anak-anak dan ibu hamil.

“Warga akhirnya bisa dikondisikan untuk kembali ke pinggir,” kata Yohanes.

Kapasitas dan Fungsi bandara Sis Al Jufri terus dipulihkan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, sudah 15 slot take off dan landing yang dibuka untuk penerbangan komersil. Sis Al Jufri sebenarnya mampu menghendel hingga 35 slot per hari.

Namun, sisa slot masih diprioritaskan untuk penerbangan kedaruratan dan logistik. Dari 15 slot tersebut, 7 diberikan pada Nam Air, 4 pada Wings Air, 2 untuk Garuda Indonesia, dan 2 untuk maskapai My Indo. Namun, baru 4 yang dipakai oleh maskapai dengan masing-masing melakukan 1 kali penerbangan.

Di Bandara juga sudah dipasang mobile ATC untuk memandu penerbangan menggantikan tower ATC yang roboh, terkena gempa.

Untuk meringankan beban Sis Al Jufri, Budi mengatakan Kemenub sudah mempersiapkan pelabuhan Pantoloan di utara Kota Palu untuk mengangkut warga yang ingin keluar Kota Palu.

Pelabuhan Pantoloan terletak sekitar 28 kilometer dari Sis Al Jufri atau sekitar 48 menit perjalanan darat. Fungsi Pantoloan juga terus diperbaiki. “Kapal-kapalnya disediakan oleh ASDP dan Pelni,” katanya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menugaskan Damri untuk menyediakan bus sebagai transportasi ulang alik dari dan ke Sis Al Jufri. 2 bus berkapasitas besar sudah beroperasi di Palu, “Akan dikirim lagi dari gorontalo 2 dan mamuju 2, jadi totalnya 6,” katanya.

Damri juga kata Budi bersedia jika sewaktu waktu diminta untuk menambah armada Bus nya. PT ASDP Indonesia Ferry mengerahkan 3 unit kapal, yakni KMP Julung-Julung dari Pelabuhan Toli-Toli menuju Pelabuhan Taipa, Sulawesi Tengah, KMP Drajat Paciran dan Kapal Kargo KM Melinda 01 dari Pelabuhan Tanjung Perak langsung ke Pelabuhan Taipa-Sulawesi Tengah.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, Ketiga kapal tersebut akan melayani pengangkutan secara gratis bagi masyarakat, lembaga, BUMN, maupun komunitas yang ingin mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Adapun ketiga kapal yang dikerahkan ASDP adalah KMP Julung-Julung berukuran 600 GRT, jenis kapal roro dengan kapasitas penumpang sekitar 185 orang dan 7 unit kendaraan kecil. Lalu, KMP Drajat Paciran berukuran 2.900 GRT yang merupakan kapal jenis roro yang dapat mengangkut 350 orang penumpang dan 40 unit kendaraan campuran.

”Sedangkan KM Melinda 01 merupakan jenis kapal general cargo memiliki kapasitas muatan logistik hingga 1.000 ton,” kata Imelda.

Imelda menambahkan, KMP Julung-Julung yang membawa barang-barang kebutuhan pokok dan tangki air berangkat Senin (1/10) pukul 12.00 WITA dari pelabuhan Toli-Toli dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 22 jam, sehingga perkiraan waktu sampai di Taipa pada Selasa (2/10) pukul 22.00 WITA. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

BBM di Palu Masih Langka
BBM di Palu Masih Langka

Berita Berikutnya

Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye
Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye

Berita Sejenis

Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Akhir Tahun, 13 Tol Siap Beroperasi

Pada akhir tahun 2018, 13 ruas Jalan Tol. Ruas-ruas baru tersebut masih lanjutan dari megaproyek Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera.


Bank Dunia Bantu Rp76 Miliar

Bank Dunia Bantu Rp76 Miliar

Sejumlah pemimpin lembaga internasional menyempatkan diri menengok kondisi Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) di sela-sela acara Annual Meeting IMF–World Bank 2018


Peringkat Produktivitas Indonesia Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Peringkat Produktivitas Indonesia Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Indonesia masih berada pada peringkat yang gemuk dalam Indeks Modal Manusia (IMM) atau Human Capital Index (HCI).


Kaji Perluasan Pelimpahan Nomor Porsi Haji

Kaji Perluasan Pelimpahan Nomor Porsi Haji

Skema pelimpahan atau penggantian nomor porsi haji reguler akibat calon jamaah haji (CJH) meninggal, mendapat respon positif dari masyarakat.


Idrus Bantu Eni Minta Uang dari Kotjo

Idrus Bantu Eni Minta Uang dari Kotjo

Sidang perdana perkara dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1 memang hanya untuk Johanes Budisutrisno Kotjo sebagai terdakwa.


Empat Oerang Penyebar Hoax Gempa Palu Ditangkap

Empat Oerang Penyebar Hoax Gempa Palu Ditangkap

Hoax yang menari di atas kesedihan musibah gempa Palu dan Donggala direspon serius oleh Polri.


Akses ke Donggala Mulai Terbuka

Akses ke Donggala Mulai Terbuka

Pemulihan kondisi akses jalan pasca gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala menjadi salah satu dari empat fokus Kementerian PUPR.


Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye

Jokowi-Prabowo Kompak Tunda Kampanye

Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala membuat dua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden ikut berduka.


BBM di Palu Masih Langka

BBM di Palu Masih Langka

SPBU masih dipenuhi warga kemarin. Antrean panjang mengular dari warga tampak terlihat.


Mendagri Ikut Ganti Rugi Toko-toko

Mendagri Ikut Ganti Rugi Toko-toko

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo angkat bicara terkait isu penjarahan di Kota Palu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!