Nasional
Share this on:

Empat Oerang Penyebar Hoax Gempa Palu Ditangkap

  • Empat Oerang Penyebar Hoax Gempa Palu Ditangkap
  • Empat Oerang Penyebar Hoax Gempa Palu Ditangkap

JAKARTA - Hoax yang menari di atas kesedihan musibah gempa Palu dan Donggala direspon serius oleh Polri. Kemarin (3/10) Polri mengungkap penangkapan empat penyebar hoax terkait gempa Palu dan Donggala. Keempatnya mengelola 14 akun media sosial untuk menyebarkan hoax.

Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, keempat tersangka ditangkap di tempat terpisah. Yang pertama berinisial EW ditangkap di Lombok Timur akhir September. Tersangka lain berinisial JA ditangkap selang beberapa hari di Batam.

”lalu UUF ditangkap di Sidoarjo awal Oktober dan dihari yang sama ditangkap BK di Manado,” ujarnya.

EW ditangkap karena menyebarkan hoax gempa yang kemungkinan terjadi di Sumbawa. Lalu, JA membuat hoax soal jazad korban gempa di Palu dan Donggala. ”UUF dan BK ditangkap karena hoax yang menyebut gempa bsia terjadi di pulau Jawa,” ujar mantan Wakabaintelkam tersebut.

Hoax dari keempat pelaku dengan 14 akun media sosial ini membuat dampak yang buruk untuk masyarakat. Masyarakat menjadi takut dan gelisah soal gempa.”Bahkan, sampai ada yang takut hingga membatalkan keberangkatan pesawatnya. Ini kerugian,” ungkapnya.

Menurutnya, sesuai dengan pernyataan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa gempa itu tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. ”Tidak ada satu pun ahli mampu memprediksi. Hingga masyarakat diminta jangan waswas dan takut,” ujarnya.

Dengan ditangkapnya empat orang tersebut, lanjutnya, hoax terkait gempa itu jangan lagi dipedulikan. Hapus saja bila menerima hoax soal gempa. ”Yang sudah menyebar jangan disebar lagi,” terangnya.

Soal motif dari penyebaran hoax gempa, dia mengaku bahwa keempatnya masih diperiksa untuk mengetahui motif tersebut. Apakah memang ingin melakukan sesuatu atau tidak. ”Ini pasti kita dalami,” ujarnya.

Selain hoax, dia menuturkan bahwa Polri saat ini juga telah mengendalikan situasi keamanan di Palu. Penjarahan ditindak tegas dan sudah ada sekitar seribu personil Polri yang berada di Palu. ”Rencananya hari ini ada tambahan seribu personel lagi, jadi dua ribu,” paparnya.

Dia menjelaskan, untuk hari pertama dan kedua pasca gempa tentu masih ditoleransi untuk mengambil bahan pangan. Tentu, diperlukan untuk bertahan hidup, apalagi bila ada anak kecil. ”Tapi, selanjutnya tentu akan diproses, untuk yang mengambil barang selain bahan pangan. Itu merupakan pidana,” tegasnya. (idr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Korban Gempa Tiba di Bandara Juanda
Korban Gempa Tiba di Bandara Juanda

Berita Sejenis

Siapkan Aksi, 40 Terduga Teroris Ditangkap Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Siapkan Aksi, 40 Terduga Teroris Ditangkap Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Sudah 40 terduga teroris ditangkap sepuluh hari jelang pelantikan presiden. Mereka siap beraksi pada even-even besar.


OTT di Lampung, KPK Amankan Empat Orang

OTT di Lampung, KPK Amankan Empat Orang

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung sejak, Minggu (6/10) sore, hingga mala


Dosen IPB Terancam Dicabut Status PNS-nya

Dosen IPB Terancam Dicabut Status PNS-nya

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan tengah menyelidiki kebenaran oknum dosen IPB, AB, yang ditangkap kepolisian.


Ananda Badudu: Mahasiswa Pendemo Diproses dengan Tak Etis

Ananda Badudu: Mahasiswa Pendemo Diproses dengan Tak Etis

Sekitar lima jam Ananda Badudu, cucu tokoh Bahasa Indonesia Jus Badudu, diperiksa aparat Polda Metro Jaya usai ditangkap di tempat kosnya, Jumat (27/9) pukul 04


Batas Waktu Penundaan RUU KUHP Tidak Ditentukan

Batas Waktu Penundaan RUU KUHP Tidak Ditentukan

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sepakat menunda empat Rancangan Undang Undang (RUU), Selasa (24/9) kemarin.


Sembilan Terduga Teroris JAD Bekasi dan Jakarta Ditangkap

Sembilan Terduga Teroris JAD Bekasi dan Jakarta Ditangkap

Sembilan terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) diamankan Tim Densus 88 Antiteror Polri di sejumlah tempat di Bekasi dan Jakarta, Senin (23/9) kemarin.


Hamili Pacar tapi Tak Dinikahi Bisa Dipidana Empat Tahun

Hamili Pacar tapi Tak Dinikahi Bisa Dipidana Empat Tahun

Komisi III DPR RI dan pemerintah secara marathon menggelar pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).



Dua Pentolan ULMWP Ditangkap

Dua Pentolan ULMWP Ditangkap

Dua pentolan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang diduga menjadi aktor intelektual kerusuhan di Papua ditangkap.


2020, Ada 16 Hari Libur Nasional dan Empat Hari Cuti Bersama

2020, Ada 16 Hari Libur Nasional dan Empat Hari Cuti Bersama

Rapat Tingkat Menteri (RTM) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020 , Selasa (27/8), menyepakati beberapa hal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!