Nasional
Share this on:

Gaji Pilot Asing Lion Air Rp135-165 Juta

  • Gaji Pilot Asing Lion Air Rp135-165 Juta
  • Gaji Pilot Asing Lion Air Rp135-165 Juta

JAKARTA - Lion Air membantah jika gaji pilot asing di maskapai mereka disebut hanya Rp3,7 juta per bulan. ”Untuk pilot asing sekitar Rp135 hingga Rp165 juta,” terang Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Jawa Pos kemarin.

Dia menjelaskan, angka sebesar itu sudah termasuk segala macam tunjangan. Gaji yang diterima pilot tidak hanya gaji pokok. Ada juga tambahan yang berasal dari jumlah penerbangan pada bulan tersebut. Selain itu, pilot juga mendapatkan asuransi dari maskapai sesuai dengan perjanjian kerja yang ditandatangani di awal.

Danang menjelaskan, gaji pilot asing lebih besar dari pilot dalam negeri. Untuk gaji pilot ''lokal'', gaji pokoknya sekitar Rp30 juta perbulan. Jika dtambah dengan tunjangan jam terbang bisa mencapai Rp80 juta.

Gaji pilot asing di Lion Air sempat memicu kontroversi. Sebab, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebut bahwa gaji pilot asing yang dilaporkan Lion Air ke pihaknya hanya Rp3,7 juta per bulan. Jumlah itu jauh lebih kecil daripada gaji kopilot yang tercatat mencapai Rp20 juta.

’’Jumlah gaji itu berdasar laporan perusahaan,’’ katanya.

Mengapa Lion Air melaporkan gaji pilot asing hanya Rp3,7 juta sebulan? Sayang, Danang tak bisa menjelaskan secara detil. Dia hanya menyebutkan bahwa masalah tersebut kini sedang ditelusuri.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Rama Noya menjelaskan, besaran pendapatan pilot tergantung masing-masing maskapai. ”Pendapatan pilot itu ada dua. Dari gaji dan jam terbang,” ungkapnya.

Di Indonesia, menurut Rama, pilot terpacu untuk memperbanyak jam terbang. ”Itu yang membuat waktu istirahat pilot kurang,” katanya.

Di luar negeri, kata Rama, gaji pokok pilot lebih besar dari pada tunjangan terbang. Dia berharap ada regulasi untuk mengatur hal tersebut. Jika gaji pokok lebih besar, maka pilot tidak lagi mengejar jam terbang.

”Pengaturan jam terbang akan lebih mudah,” jelasnya.

Rama juga mengatakan, Indonesia kekurangan posisi kapten pilot. Di sisi lain, jabatan first officer atau copilot cukup banyak. Ini mempengaruhi bisnis pelaku usaha penerbangan. Bagi mereka yang mengejar pertumbuhan armada, akan mencari pilot dari luar negeri.

”Mereka mengejar pilot yang siap jadi. Untuk posisi kapten, banyak dari luar negeri,” ucapnya.

Pilot asing sebenarnya dibatasi oleh Direktorat Perhubungan Udara. Untuk pilot asing, maksimal mendapat izin kerja hanya dua tahun. (lyn/oni/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ambil CVR Dalam Timbunan Lumpur, KNKT Segera Teliti Kotam Hitam Kedua

Ambil CVR Dalam Timbunan Lumpur, KNKT Segera Teliti Kotam Hitam Kedua

KRI Spica 934 berhasil mendeteksi cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP tepat sepekan pasca bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara minggu l


Alhamdulillah, Gaji Perangkat Desa Setara PNS

Alhamdulillah, Gaji Perangkat Desa Setara PNS

Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali ini, giliran perangkat desa yang akan mendapat “kemurahan” pemerintah.


Kirim KRI Spica Cari CVR Lion Air PK-LQP

Kirim KRI Spica Cari CVR Lion Air PK-LQP

Pencarian cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP kembali dilaksanakan mulai, Selasa (8/1).


Vigit Waluyo Disanksi Seumur Hidup

Vigit Waluyo Disanksi Seumur Hidup

Gerak langkah Vigit Waluyo (VW) di kancah persepakbolaan tanah air bakal tidak seleluasa sebelumnya. Makin terisolasi. Bahkan bisa jadi tamat.


BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

BPJS Kesehatan Masih Butuh 60 Juta Peserta untuk Penuhi Target UHC

Target universal health coverage (UHC) atau jaminan kesehatan universal per 1 Januari 2019 sulit terkejar.


2019 Mendatang, Keluarga Miskin Terima Rp10,2 Juta Pertahun

2019 Mendatang, Keluarga Miskin Terima Rp10,2 Juta Pertahun

Pemerintah telah menaikkan jumlah bantuan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk dalam program keluarga harapan (PKH).


Listrik Mati Dua Kali, Penumpang Lion Air JT 568 Minta Turun

Listrik Mati Dua Kali, Penumpang Lion Air JT 568 Minta Turun

Penumpang pesawat Lion Air penerbangan JT 568 rute Jakarta-Jogjakarta mengalami masalah kelistrikan saat akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.


Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan laporan penyelidikan awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP 29 Oktober lalu.


Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Hari ini (29/11) tepat sebulan kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air.


Denda E-Tilang Pencabutan Listrik-Air Perlu Kajian

Denda E-Tilang Pencabutan Listrik-Air Perlu Kajian

Di tengah upaya Polri menerapkan elektronik tilang (e-tilang), muncul usulan adanya sanksi denda berupa pencabutan aliran listrik PLN dan air PDAM.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!