Nasional
Share this on:

Gempa Solok, Warga Masih Trauma dan Pilih Tidur di Luar Rumah

  • Gempa Solok, Warga Masih Trauma dan Pilih Tidur di Luar Rumah
  • Gempa Solok, Warga Masih Trauma dan Pilih Tidur di Luar Rumah

Dok. jawapos.com

SOLOK - 55 orang dikabarkan terluka akibat gempa bermagnitudo 5,3 di Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat, Kamis (28/2) kemarin. Selain itu, lebih dari 500 bangunan mengalami kerusakan.

Oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dampak gempa itu direspon dengan masa tanggap darurat gempa dua pekan ke depan. "Kita tetapkan masa tanggap darurat 14 hari," kata Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman, Jumat (1/3/2019).

Nantinya, papar dia, masa tanggap darurat akan berlangsung hingga 13 Maret mendatang. Selama dua pekan itu akan dilakukan pendataan lanjutan dan menjamin dukungan serta bantuan kepada para korban gempa.

"Pastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Petugas di lapangan harus proaktif mendatangi warga untuk memberikan layanan ke pusat-pusat kosentrasi warga,” ungkap Wabup.

Ditambahkan Wabup, banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan akses keluar, karena lokasi gempa yang luas. Dilansur dari detik.com, Pemkab Solok Selatan terus melakukan pendataan akibat yang ditimbulkan gempa.

Hingga Jumat (1/3) dinihari, tercatat lebih dari 500 unit rumah rusak. Gempa juga menyebabkan 55 orang mengalami luka serius. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah, karena proses pendataan masih berlangsung dan luasnya areal terdampak.

"Warga tak berani berada di dalam rumah, karena gempa susulan masih terus terjadi," ujar Abdul Rahman lagi.

"Lokasinya luas. Datanya perlu di update terus. Kalau di awal kejadian hanya 40 rumah, sampai malam tadi kita keliling kita menemukan banyak yang rusak. Sekarang yang sudah terdata di atas 500 rumah," jelas dia.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Selatan Joni Hasan Basri mengakui, hingga kini warganya masih dihantui ketakutan. Sebagian besar korban terdampak memilih tidur di luar rumah.

"Masih trauma," katanya.

Dia menyatakan BPBD sudah menyalurkan bantuan-bantuan tanggap darurat ke lokasi. (zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Begini Kronologis Penangkapan Nunung

Begini Kronologis Penangkapan Nunung

Nunung dan suaminya ditangkap polisi, karena ketahuan nyabu di rumahnya, Jumat (19/7) kemarin.


Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

Belum ada keputusan apakah Partai Gerindra tetap oposisi atau ikut dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.


Tujuh Jamaah Haji Meninggal, 263 Dirawat di Rumah Sakit

Tujuh Jamaah Haji Meninggal, 263 Dirawat di Rumah Sakit

Sudah tujuh jamaah haji Indonesia meninggal di Tanah Suci hingga, Rabu (17/7) lalu.


Indonesia Ternyata Masih Impor 4,7Juta Ton Plastik Pertahun

Indonesia Ternyata Masih Impor 4,7Juta Ton Plastik Pertahun

Kementerian Perindustrian menyebut manufaktur menyumbang USD51,06 miliar atau 74,59 persen pada total nilai ekspor nasional sebesar USD68,46 miliar.


Diumumkan 25 Juli, Empat Kandidat Capim KPK Gugur

Diumumkan 25 Juli, Empat Kandidat Capim KPK Gugur

Empat nama capim dipastikan gugur setelah tidak mengikuti rangkaian tes yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sekretariat Negara, kemarin (


Defisit, Perjalanan Dinas Dipangkas

Defisit, Perjalanan Dinas Dipangkas

Besarnya anggaran dinas ke luar kota maupun luar negeri menjadi beban keuangan daerah akhir-akhir ini.


Menkumhan dan Wali Kota Tangerang Sepakat Cabut Laporan

Menkumhan dan Wali Kota Tangerang Sepakat Cabut Laporan

Melunak. Perang urat saraf antara Kementerian Hukum dan HAM versus Pemerintah Kota Tangerang berakhir damai.


Beri Award ke ULMWP, Indonesia Kecam Inggris

Beri Award ke ULMWP, Indonesia Kecam Inggris

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keputusan Dewan Kota Oxford, Inggris.


Penerimaan ASN 2019 Tersendat

Penerimaan ASN 2019 Tersendat

Kementerian PANRB saat ini masih terus menganalisis total kebutuhan pegawai baru pada seluruh instansi.


Calon Harus Berani dan Loyal

Calon Harus Berani dan Loyal

Belum diketahui persis siapa orangnya. Yang pasti, menteri mendatang harus berani dan loyal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!