Nasional
Share this on:

Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

  • Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan
  • Gerindra Bisa di Dalam, Bisa Juga di Luar Pemerintahan

JAKARTA - Dewan Pembina Partai Gerindra menggelar rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7). Belum ada keputusan apakah tetap oposisi atau ikut dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Semua kader menyerahkan keputusan strategis kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Waketum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan Gerindra bisa saja di dalam pemerintahan. Namun, dengan beberapa kondisi. Menurutnya, Gerindra tidak mau hanya sekedar bagi-bagi kursi. Yang akan ditawarkan adalah tukar menukar konsep.

"Apabila konsep Gerindra diterima, artinya akan ketahuan berapa jumlah orang yang diperlukan untuk menjalankan konsep tersebut. Kalau semua diakomodir, berarti di dalam. Kalaupun di luar nggak masalah. Kita akan tetap suarakan kritik membangun," ujar Dasco kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/7).

Ada beberapa konsep yang akan didiskusikan bersama. Antara lain terkait pangan, energi dan sebagainya. "Konsep mandiri pangan, ketahanan energi, kira-kira itulah. Apabila konsep mandiri itu diterima, nanti akan dihitung bidangnya berapa, orangnya berapa. Mungkin bisa dikolaborasi dengan yang sudah ada. Tinggal ditambahkan berapa yang belum ada orangnya. Seperti itu gambaran ilustrasinya," imbuh anggota Dewan Pembina Gerindra itu.

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan tidak ada pembicaraan khusus membicarakan arah koalisi atau oposisi. Menurutnya, pembahasan hanya membicarakan arah politik lima tahun ke depan tanpa merinci koalisi atau oposisi. Rapat tersebut dihadiri 65-70 anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Secara khusus tidak dibicarakan. Tetapi implisit diomongkan. Bahwa hal yang sangat strategis, kita percayakan semua kepada Ketua Dewan Pembina untuk mengambil langkah," kata Muzani di Jakarta, Jumat (19/7).

Jajaran Dewan Pembina Gerindra, lanjut Muzani, meminta segenap kekuatan partai menguatkan soliditas internal menyongsong lima tahun ke depan. Apa pun posisi Gerindra yang bakal diputuskan Prabowo, kader siap melaksanakan. "Pak Prabowo masih akan terus melakukan pembicaraan-pembicaraan dan mendengarkan semua pandangan yang berkembang. Karena itu, rapat ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi keputusan partai ke depan," ucap Muzani.

Prabowo, kata Muzani, berulang kali mengatakan prinsip dan keyakinan serta cita-cita perjuangan Gerindra tidak berubah. Yaitu menegakkan keadilan dan kemakmuran berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. "Di dalam atau di luar pemerintahan, prinsip itu akan tetap kita pegang. Karena sesungguhnya menegakkan keadilan dan kemakmuran berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keluhuran bagi cita-cita perjuangan," bebernya. (khf/zul/fin/rh)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kaltim Juga Berpotensi Megathrust

Kaltim Juga Berpotensi Megathrust

Calon Ibukota Negara kabarnya akan berada di Kalimantan Timur (Kaltim). Wilayah ini ternyata berada di zona gempa yang masih sangat aktif.


Bansos Harus Terintegrasi NIK

Bansos Harus Terintegrasi NIK

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memaparkan Pemanfaatan NIK untuk Perbaikan Base data Pemberi Bantuan Sosial.


Hentikan Tender Mobil Dinas Baru,Pakai Saja yang Sudah Ada

Hentikan Tender Mobil Dinas Baru,Pakai Saja yang Sudah Ada

Kabinet baru Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin periode 2019-2024 nantinya akan mendapatkan fasilitas berupa mobil dinas baru.


Kinerja DPR Jeblok, RUU Pertahanan Mendesak

Kinerja DPR Jeblok, RUU Pertahanan Mendesak

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan sudah mendesak.


315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

Sejak tahun 2014, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerima usulan pembentukan 315 daerah otonomi baru (DOB).


Rp416 Triliun untuk Bayar THR dan Gaji ke-13 PNS

Rp416 Triliun untuk Bayar THR dan Gaji ke-13 PNS

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp416,144 triliun untuk belanja pegawai dalam Rencana Anggara Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 20


449 Jemaah Tiba di Tanah Air

449 Jemaah Tiba di Tanah Air

Jemaah haji Indonesia yang masuk dalam gelombang ke-2, direncanakan tiba hari ini (22/8) di Tanah Air.


Cuaca Panas Tewaskan 101 Orang di Tokyo

Cuaca Panas Tewaskan 101 Orang di Tokyo

101 orang meninggal dunia dan pulahan lainnya masih dalam perwatan rumah sakit, akibat cuaca panas yang melanda Tokyo, Jepang, sejak 1 Juli hingga 19 Agustus la


Whatsapp Bidik Pasar E-Commerce Indonesia

Whatsapp Bidik Pasar E-Commerce Indonesia

Whatsapp berencana ekspansi ke sektor e-commerce di Indonesia. Saat ini perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital Indone


PKB Bidik Pemilih Luar Jawa

PKB Bidik Pemilih Luar Jawa

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Muktamar V 2019 di Nusa Dua, Bali. Presiden Joko Widodo hadir dalam acara tersebut.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!