Nasional
Share this on:

Hakim Pajak Sepi peminat

  • Hakim Pajak Sepi peminat
  • Hakim Pajak Sepi peminat

JAKARTA - Kebutuhan akan hakim agung tidak mudah untuk dipenuhi. Tahun ini, jumlah pelamar jabatan hakim agung di Komisi Yudisial (KY) menurun. Bahkan, pelamar khusus untuk hakim bidang pajak hanya tersisa dua orang yang lolos seleksi administrasi. KY menegaskan tidak akan memaksakan seluruh kebutuhan hakim yang diminta pada seleksi kali ini bisa dipenuhi.

Hal itu disampaikan Ketua KY Bidang Rekrutmen Hakim Maradaman Harahap dalam pertemuan di gedung KY kemarin (26/1). Dia membenarkan bahwa MA secara khusus memang meminta tambahan hakim agung untuk bidang pajak. Sebab, saat ini hanya ada satu hakim pajak di MA. Sementara, kasus pajak berjumlah ribuan.

Saat ini, dari 84 pelamar hakim agung, 74 di antaranya lolos seleksi. Dari 74 calon yang lolos, hanya dua yang merupakan pelamar hakim pajak, di mana berkasnya masuk kategori Tata Usaha Negara (TUN). Sementara, untuk jabatan hakim lainnya cukup banyak. Pelamar hakim kamar Agama berjumlah 17 orang, hakim militer (9), hakim perdata (29), dan hakim pidana (24). Sementara, pada periode sebelumnya, rata-rata jumlah pelamar hakim agung lebih dari 100 orang.

Pria asal Tapanuli, Sumut, itu memastikan, meski hanya dua pelamar, bukan berarti pihaknya akan mengambil salah satu yang terbaik. Seleksi akan tetap berjalan normal. Setelah seleksi administrasi, akan ada tes tulis, kemudian tes kepribadian dan kesehatan, dan yang terakhir adalah wawancara.

Setelah itu, proses selanjutnya adalah fit and proper test di Komisi III DPR.’’Misalkan di antara pendaftar ini tidak ada yang lolos, ya sudah nanti selesai pengumuman (MA silakan) ajukan lagi,’’ tuturnya. pihaknya akan mencari lagi calon hakim agung yang dibutuhkan.

Dia tidak akan mengambil risiko memaksa memenuhi kuota delapan hakim bila memang calon yang ada tidak layak. ’’Yang kami utamakan tetap integritas. Soal kualitas, nanti bsia sambil jalan,’’ lanjut pria yang bakal berusia 70 tahun pada 5 Juli mendatang itu. Dalam arti, kualitas tetap penting namun poin untuk integritas tetap lebih tinggi.

Seleksi kali ini diakui Madaraman kurang maksimal. sebelumnya, pihaknya langsung menyosialisasikan secara luas bahwa KY akan merekrut hakim agung. Namun, tahun ini pihaknya terkendala anggaran yang menipis di akhir tahun sehingga sosialisasi tidak bisa maksimal. Pihaknya hanya bersurat kepada masing-masing lembaga peradilan maupun universitas, agar mengirim hakim tinggi maupun doktor-doktor hukum terbaik untuk mengikuti seleksi.

Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena saat itu pihaknya tidak memungkinkan untuk melakukan penjaringan secara langsung. ’’Nanti akan kami upayakan jauh hari sebelum pendaftaran untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi dan pengadilan tinggi,’’ tambahnya. (byu/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KY Usul 58 Hakim Disanksi

KY Usul 58 Hakim Disanksi

Komisi Yudisial (KY) mengusulkan agar Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi terhadap 58 hakim.


Majelis Hakim Sidang Cerai Ahok Terbentuk

Majelis Hakim Sidang Cerai Ahok Terbentuk

Pemicu gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap istrinya, Veronica Tan, masih menjadi misteri.


Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Setnov tidak bisa berkelit ketika ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto memerintahkan JPU KPK membaca surat dakwaan, kemarin (13/12).


Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

Hakim tunggal praperadilan Setya Novanto, Kusno, tetap melanjutkan sidang yang diajukan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.


Lima Tahun, 17 Hakim Kena OTT KPK

Lima Tahun, 17 Hakim Kena OTT KPK

Kasus tindak pidana korupsi melibatkan pimpinan dan pegawai lembaga peradilan membuat Komisi Yudisial (KY) bertindak lebih jauh.


Jadi Saksi Andi Narogong, Setnov Sering Jawab Tidak Tahu

Jadi Saksi Andi Narogong, Setnov Sering Jawab Tidak Tahu

Jawaban tidak tahu dan tidak ingat, berkali-kali dilontarkan Ketua DPR Setya Novanto aat membalas pertanyaan hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.


KPK Kecewa, Terbitkan Sprindik Baru

KPK Kecewa, Terbitkan Sprindik Baru

KPK kecewa terhadap putusan hakim tunggal PN Jakarta Selatan, Cepi Iskandar dengan mengabulkan praperadilan yang dilayangkan Setya Nivanto.


KPK Kalah, Setya Novanto Bukan Tersangka Lagi

KPK Kalah, Setya Novanto Bukan Tersangka Lagi

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar tiba-tiba menghentikan pembacaan putusan gugatan praperadilan Setya Novanto.


2020, Jumlah Hakim Susut 2.000 Orang

2020, Jumlah Hakim Susut 2.000 Orang

Mahkamah Agung (MA) memprediksi jumlah hakim pada 2020 berkurang dua ribu orang.


Tertangkap tangan KPK, Hakim Nakal Langsung Dipecat

Tertangkap tangan KPK, Hakim Nakal Langsung Dipecat

Ini merupakan peringatan bagi seluruh aparat peradilan di tanah air.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!