Nasional
Share this on:

Hari Pertama, Sudah 26.396 CJH Lunasi ONH

  • Hari Pertama, Sudah 26.396 CJH Lunasi ONH
  • Hari Pertama, Sudah 26.396 CJH Lunasi ONH

JAKARTA - Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler 2018 hari pertama kemarin (16/4) berjalan lancar. Sampai penutupan pukul 15.00 WIB, jumlah calon jamaah haji (CJH) yang melakukan pelunasan mencapai 26.396 orang. Masa pelunasan ini dibuka sampai 4 Mei.

Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan, jumlah pelunasan di hari pertama itu setara 12,94 persen. Tahun ini total kuota haji reguler masih sama dengan tahun lalu. Yakni 204 ribu orang CJH.

’’Alhamdulillah hambatan berarti tidak ada,’’ katanya.

Dia mengatakan, ada sedikit laporan berupa pertanyaan dari jamaah karena akses pelunasannya ditolak bank. Ternyata setelah ditelusuri, CJH tersebut ditolak karena belum melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua.

Untuk itu, dia menyarankan kepada seluruh CJH berhak lunas 2018 yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua harus memeriksakan terlebih dahulu. Baru setelah itu melakukan pelunasan. Dengan catatan hasil dari pemeriksaan kesehatan itu, CJH mendapatkan surat rekomendasi layak atau istitho’ah untuk berhaji dari aspek kesehatan.

Dia berharap setelah seluruh persyaratan komplit, CJH untuk segera melakukan pelunasan. Tidak menunggu apalagi sampai mendekati penutupan nanti. Pejabat asal Jember itu juga menyebutkan, ketentuan terkait penggantian CJH yang meninggal sudah dibuat.

Hanya, untuk pelaksanaannya masih menunggu Peraturan Menteri Agama (PMA). Di dalam ketentuan itu dinyatakan bahwa CJH yang masuk daftar lunas 2018 kemudian meninggal, bisa digantikan oleh suami, istri, anak kandung, atau menantu.

Syarat lainnya adalah meninggalnya terhitung sejak 12 Maret 2018 sampai dengan tanggal terakhir keberangkatan jamaah haji gelombang kedua ke Arab Saudi. ’’Patokannya 12 Maret 2018 sesuai dengan tanggal diumumkannya jamaah berhak melunasi BPIH 2018,’’ tuturnya. Kemungkinan pekan ini keluar PMA tentang pelimpahan kursi akibat CJH meninggal.

Kepala Pusat Kesehatan (Puskeshaj) Kemenag Eka Yusuf Singka menuturkan, data 12 April lalu ada 226 CJH yang dinyatakan tidak memenuhi syarat kelayakan berhaji dari aspek kesehatan. Dia berharap seluruh CJH yang belum memeriksakan kesehatan tahap kedua, untuk segera memeriksakan. (wan/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Penanganan darurat dampak gempabumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Penanganan terus dilakukan.


Prabowo Pilih Sandiaga Uno

Prabowo Pilih Sandiaga Uno

Dari kubu oposisi, koalisi pendukung Prabowo Subianto sudah melakukan persiapan di Kertanegara, kediaman Prabowo, sejak pagi.


Prabowo Pilih Dua Nama, Jokowi Tinggal Daftar

Prabowo Pilih Dua Nama, Jokowi Tinggal Daftar

Partai Gerakan Indonesia Raya menyebut sudah ada langkah maju dari pembicaraan koalisi bersama dengan Partai Demokrat, PAN dan PKS.


Internal Gerindra Usulkan Anies Baswedan

Internal Gerindra Usulkan Anies Baswedan

Pilihan figur calon wakil presiden pendamping Prabowo belum masuk dalam pembahasan. Meski begitu, nama-nama kandidat sudah masuk.


Prabowo: Koalisi dengan PKS PAN sudah De Fakto

Prabowo: Koalisi dengan PKS PAN sudah De Fakto

Pertemuan Prabowo Subianto dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dibarengi dengan pertemuan pimpinan partai politik lain.


Menkes Minta Ditunda, BPJS Ngotot

Menkes Minta Ditunda, BPJS Ngotot

Dampak dikeluarkannya peraturan direktur jaminan pelayanan kesehatan (perdiyan) BPJS Kesehatan sudah mulai dirasakan.


Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Koruptor

Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Koruptor

Aturan yang melarang mantan napi kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg) sudah dibuat.


Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Figur calon wakil presiden (cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo sudah mengerucut pada figur satu nama.


Idrus Hari Ini Diperiksa KPK, Besok Giliran Sofyan

Idrus Hari Ini Diperiksa KPK, Besok Giliran Sofyan

Guna mendalami kasus dugaan korupsi PLTU Mulut Tambang Riau 1, KPK memanggil Mensos Idrus Marham dan Direktur Utama (Dirut) PT PLN Sofyan Basir.


LRT Jakarta Bisa Jadi Tak Tepat Waktu

LRT Jakarta Bisa Jadi Tak Tepat Waktu

Asian Games tinggal menghitung hari. Salah satu hal yang terus dipelototi adalah transportasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!