Nasional
Share this on:

Head to Head Ketiga Khofifah vs Gus Ipul

  • Head to Head Ketiga Khofifah vs Gus Ipul
  • Head to Head Ketiga Khofifah vs Gus Ipul

SURABAYA - Pemilihan gubernur (pilgub) Jatim akhirnya hanya diikuti dua pasangan calon (paslon). Yakni, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang berhadapan dengan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Dua pasangan calon (paslon) tersebut kemarin mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim pada jam berbeda.

Bagi Gus Ipul dan Khofifah, pertarungan politik kali ini bukan barang baru. Sebab, mereka sudah bersaing pada pilgub 2008 dan 2013. Bedanya, partai pendukung dan pasangan mereka kali ini berbeda. Pada 2008 Khofifah berpasangan dengan Mudjiono. Sedangkan pada 2013 dia berpasangan dengan Herman Surjadi.

Kala itu Gus Ipul sebagai cawagub berpasangan dengan Soekarwo. Dua pilgub tersebut dimenangi Soekarwo-Gus Ipul. Nah, pada pilgub kali ini, Soekarwo ganti berada di barisan pendukung Khofifah-Emil. Karena itu, banyak pihak memprediksi persaingan pilgub kali ini akan lebih ketat bila dibandingkan dengan sebelumnya.

Genderang persaingan itu ditabuh sejak dua paslon mendaftar ke KPU Jatim kemarin. Khofifah-Emil datang lebih dahulu sekitar pukul 11.00. Mereka diantar ratusan pendukung dari berbagai partai dan organisasi. Relawan Khofifah-Emil juga menyiapkan kendaraan hias yang dilengkapi musik perkusi.

Para pemimpin partai pendukung Khofifah-Emil tingkat provinsi juga hadir, kecuali Golkar dan Nasdem. Pendaftaran sempat terkendala absennya Ketua DPW Nasdem Jatim Rendra Kresna. Bupati Malang itu sedang berada di Jakarta untuk tugas kedinasan sebagai kepala daerah, tapi belum disertai surat keterangan dinas dari Pemkab Malang.

Meski demikian, secara keseluruhan, berkas persyaratan Khofifah-Emil sudah lengkap. Salinan surat tugas ketua Nasdem Jatim pun diterima Bawaslu sekitar 30 menit kemudian lewat e-mail. ”Sah dan dapat diberikan tanda terima oleh KPU,” tegas Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio menyebutkan, barisannya siap mengawal Khofifah-Emil hingga ke seluruh desa. ”Ada 8.501 desa dan 660 kecamatan. Memang tidak mungkin dijangkau sendiri oleh paslon, tapi di luar itu nanti kita jalan bersama berbagai elemen, santri,” terangnya kemarin.

Terkait visi-misi, Renville yang juga sekretaris tim pemenangan Khofifah-Emil itu menyatakan, sudah ada pembicaraan dengan Soekarwo. ”Visi-misi yang ditandatangani tadi disusun bersama Pakde Karwo,” tuturnya.

Prinsipnya, paslon ini akan melanjutkan estafet kepemimpinan Pakde Karwo. Pakde pun akan bergerak optimal sesuai batasannya. ”Sebab, sampai Februari 2019 beliau menjabat gubernur, harus netral. Tapi, di luar tugas gubernur, tentu akan bergerak maksimal,” lanjutnya.

Khofifah sempat terharu ketika melihat banyak pendukung yang mengantarkannya mendaftar. Termasuk keluarga dan kawan-kawan almarhum suaminya, Indar Parawansa. ”Terima kasih untuk keluarga almarhum suami saya dan kawan-kawan atas dukungannya,” tutur Khofifah dengan suara bergetar.

Sementara itu, Emil terlihat didampingi istrinya, Arumi Bachsin, yang juga akan menjadi salah seorang juru kampanye paslon tersebut. Khofifah-Emil menyampaikan sepatah dua patah kata untuk para pendukung yang tidak bisa masuk ke kantor KPU.

”Ini adalah bukti semangat masyarakat Jatim,” tutur Khofifah. Pendaftaran itu, lanjut dia, merupakan langkah awal untuk bersama-sama membangun demokrasi kualitatif. ”Mudah-mudahan perjalanan kami (selama pemilihan, Red) selalu dalam hidayah, beriring doa dan spiritualitas yang kuat di Jatim,” lanjutnya.

Khofifah menegaskan tidak akan meninggalkan program-program yang sudah dijalankan di Jatim begitu saja. ”Prinsip kami, jagalah yang lama, yang baik, dan ambil yang baru, yang lebih baik,” tutur Khofifah.

Hal tersebut diamini Emil yang mengutamakan adaptasi dengan perkembangan zaman. Dia juga mengingatkan pemuda agar jangan hanya menjadi penonton dari pesta demokrasi dan pembangunan daerah, tetapi juga menjadi pelaku. (deb/c10/oni/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

PKS Pilih Gus Ipul, PDIP Umumkan Bacawagub Hari Ini

PKS Pilih Gus Ipul, PDIP Umumkan Bacawagub Hari Ini

Koalisi Partai Gerindra, PAN, dan PKS di Pilgub Jatim 2018 akhirnya benar-benar bubar.


Poros Ketiga Masih Tunggu Gus Ipul

Poros Ketiga Masih Tunggu Gus Ipul

Koalisi poros ketiga yang diberi nama Jatim Emas juga belum memastikan pasangan cagub maupun cawagub yang akan mereka usung.


Gus Ipul Siap Jika diganti Risma

Gus Ipul Siap Jika diganti Risma

Calon Gubernur Jatim PDIP-PKB, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengakui, jika isu terkait Azwar Anas cukup berimbas pada koalisinya.


Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

Pemilihan gubernur Jawa Timur mulai panas. Kabar paling anyar adalah mundurnya Abdullah Azwar Anas.


Saat Bangsa Kacau, Semua Rindukan Gus Dur

Saat Bangsa Kacau, Semua Rindukan Gus Dur

Peringatan sewindu wafatnya Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tadi malam berlangsung istimewa.


Demokrat Pilih Emil Dampingi Khofifah

Demokrat Pilih Emil Dampingi Khofifah

Partai Demokrat akhirnya resmi mengusung Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak sebagai calon cawagub Jatim mendampingi Khofifah Indar Parawansa.


PDIP–PKB Optimis Gus Ipul–Anas Menangi Pilgub Jatim

PDIP–PKB Optimis Gus Ipul–Anas Menangi Pilgub Jatim

Koalisi PKB dan PDIP dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim resmi terjadi.


Presiden Tepis Isu Reshufle Kabinet

Presiden Tepis Isu Reshufle Kabinet

Kemunculan isu kocok ulang kabinet kerja untuk ketiga kalinya beberapa hari belakangan ditepis Presiden Joko Widodo.


Cari Bungker Uang, Rumah Istri Kedua dan Ketiga Dimas Kanjeng Digeledah Polisi

Cari Bungker Uang, Rumah Istri Kedua dan Ketiga Dimas Kanjeng Digeledah Polisi

Polda Jatim memburu barang bukti tambahan yang dilakukan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi.


Pelaku Anak Pemerkosa dan pembunuh Yuyun Dipindah ke LPKA

Pelaku Anak Pemerkosa dan pembunuh Yuyun Dipindah ke LPKA

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berniat memindahkan tujuh anak terpindana kasus pembunuhan dan pemerkosaan Yuyun di Bengkulu dari lapas.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!