Nasional
Share this on:

Honorer Ingin Semua Diakomodasi

  • Honorer Ingin Semua Diakomodasi
  • Honorer Ingin Semua Diakomodasi

JAKARTA - Tawaran pemerintah untuk mengundang 159 ribu guru honorer K2 mengikuti tes calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) belum mendapat respon positif dari forum honorer. Pasalnya, mekanisme tersebut belum tentu mencerminkan keadilan.

Ketua Ketua Umum Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, pada prinsipnya, pihaknya siap mencari jalan keluar bersama. Termasuk jika opsi yang diambil pemerintah adalah mewadahi dalam PPPK. Hanya saja, dia meminta dilakukan secara adil.

Terkait bentuk keadilan seperti apa yang diinginkan, wanita asal Jawa Tengah itu ingin semua honorer K2 diakomodir jika dilakukan CPPPK. "Kalau akomodir seluruh honorer K2, kami mau. Tapi jangan ditinggal yang tidak lulus," ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (13/1).

Pasalnya, lanjut dia, jika yang tidak lulus tidak diakomodir, maka akan memunculkan rasa ketidakadilan, sekaligus polemik di internal honorer K2. "Kami mau diakomodir semua. Jangan dipecah-pecah lagi," kata Titi menambahkan.

Karenanya, sebelum diambil keputusan melakukan tes secara tertutup bagi honorer K2, pihaknya ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Khususnya menyangkut petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis.

Titi berharap, pemerintah tidak mengambil kebijakan semaunya sendiri. Tapi perlu juga mendengar aspirasi dari honorer. Apalagi, kata dia, data 159 ribu guru honorer yang akan diundang CPPPK juga perlu dijelaskan. "Itu kapan diverifikasinya," tuturnya. Meski demikian, Titik menegaskan pihaknya tidak akan menghalangi para guru honorer K2 yang bersedia untuk mengikuti undangan tes CPPPK.

Belakangan, Titik menilai pemerintah mengambil kebijakan sesukanya dan cenderung tidak konsisten. Dalam perekrutan CPNS misalnya, pada awalnya menyebut ingin mencari SDM yang kompeten. Namun saat hasilnya jeblok, pemerintah menurunkan standar kompetensinya melalui passing grade. Dan itu cukup menyakiti para honorer yang selama ini diragukan kompetensinya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi mengatakan, angka 159 ribu guru honorer K2 didapat dari hasil pengecekan. Jika memenuhi syarat dalam tes, Muhadjir menegaskan sejumlah tersebut bisa diakomodir sebagai PPPK.

Mantan Rektor Universitas Negeri Malang itu memahami jika kebijakan tersebut tidak akan memuaskan semua kalangan. Namun dia menilai sudah cukup baik. "Namanya juga negara demokrasi. Kita kan tidak mungkin melayani ssemua puas," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah mengubah skema pendaftaran CPPPK dari terbuka untuk masyarakat umum menjadi terbatas untuk honorer. Dengan demikian, kuota PPPK diutamakan untuk para honorer yang notabene sudah bekerja. Skema tes CPPPK dari terbuka menjadi tertutup merupakan hasil koordinasi dengan kementerian terkait dan Komisi X DPR. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Tarif Pesawat Diturunkan
Tarif Pesawat Diturunkan

Berita Sejenis

Lebaran, Pejabat Diwanti-wanti Tak Terima Gratifikasi

Lebaran, Pejabat Diwanti-wanti Tak Terima Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan semua pejabat negara menolak gratifikasi hari raya.


Megawati Minta Tahan Diri, Dewan Pers Dorong Rekonsiliasi

Megawati Minta Tahan Diri, Dewan Pers Dorong Rekonsiliasi

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum PDI Perjuangan mengimbau semua pihak untuk menahan diri


Giliran Kiai Ma’ruf yang Ingin Temui Sandi

Giliran Kiai Ma’ruf yang Ingin Temui Sandi

Cawapres 01 Maruf Amin mengungkapkan rencana menemui cawapres 02 Sandiaga Uno pasca pemungutan suara Pemilu 2019.


KPK Didesak Segera Seret Nusron Wahid

KPK Didesak Segera Seret Nusron Wahid

Politikus Golkar yang juga tersangka serangan fajar Pemilu 2019 Bowo Sidik Pangarso mengaku semua perbuatannya dilakukan atas perintah Nusron Wahid.


Sumber Gaji Honorer PPPK Belum Jelas

Sumber Gaji Honorer PPPK Belum Jelas

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperkirakan setidaknya ada 1,5 juta guru dari 3,2 juta guru di Indonesia berstatus honorer.


Isu Keppres Pengangkatan Honorer K2 Jadi PNS Tak Masuk Akal

Isu Keppres Pengangkatan Honorer K2 Jadi PNS Tak Masuk Akal

Pengurus honorer K2 di sejumlah daerah ramai membahas rencana silaturahmi nasional (silatnas) akbar dengan Presiden Joko Widodo.


Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Dukungan masyarakat Gorontalo bakal kian besar untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Pendaftar PPPK Tembus 80 Ribu

Antusiasme para pegawai honorer K2 untuk mengikuti seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama tahun ini cukup tinggi.


Australia Tak Ingin Ba’asyir Bebas Bersyarat

Australia Tak Ingin Ba’asyir Bebas Bersyarat

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengajukan protes atas rencana pembebasan Abu Bakar Ba’asyir dari penjara.


Alhamdulillah, 159 ribu Guru Honorer K2 Bisa Jadi PPPK

Alhamdulillah, 159 ribu Guru Honorer K2 Bisa Jadi PPPK

Jumlah guru honorer K2 yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) sudah selesai dipetakan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!