Nasional
Share this on:

Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

  • Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan
  • Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

dok.JawaPos.com

JAKARTA - Proses identifikasi jenazah kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 bergerak cepat. Bila sampai Minggu (4/11) hanya ada 14 korban yang teridentifikasi, kemarin (5/11) tim Disaster Victim Indonesia (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi 13 korban lain.

Mereka adalah Reni Aryanti, 51; Ravi Andrian, 24; Eryanto, 41; Vera Junita, 22; Resti Amelia, 27; Fifi Hajanto, 42; Dede Anggraini, 40; Petrous Rodlf Sayers, 58; Eka Suganda, 49; Niar R. Soegoyono, 39; Sudibyo Onggo Wardoyo, 40; Hendra, 39; dan Mito 37. Komandan Operasi DVI Polri Kombespol Lisda Cancer menjelaskan, 8 di antara 13 korban itu teridentifikasi dengan metode DNA. Lima sisanya menggunakan metode sidik jari.

Dengan demikian, hingga kemarin total korban yang teridentifikasi sudah 27 orang. Untuk korban lainnya, tim DVI memastikan terus berupaya mengidentifikasi. ”Saya dengar ada body part jenazah yang akan dikirim ke DVI lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombespol Putut Cahyo menjelaskan, perjalanan identifikasi korban masih panjang. Namun, metode tes DNA tidak akan terpengaruh kerusakan body part karena waktu.

”Memang kerap kali sampel rusak, tapi ini soal DNA. Dalam tiap sel ada. Misalnya, ada lima DNA, yang rusak tiga, lainnya masih bisa,” terangnya.

Dengan begitu, keluarga korban tidak perlu khawatir. Sebab, selama masih ada bagian tubuh (body part) yang bisa diambil sampelnya, tentu jenazah akan teridentifikasi. ”Kami sudah dapatkan 249 body part yang diambil sampelnya,” ujar Putut.

Sampai kapan proses identifikasi berlangsung? Putut menjelaskan, bila berkaca pada kasus Air Asia, identifikasi bisa sampai 1,5 bulan. ”Mungkin bisa sama,” ucapnya.

Sementara itu, Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi menuturkan, identifikasi korban sangat penting untuk mengeluarkan dokumen. Misalnya dokumen kematian. Dokumen tersebut menjadi salah satu syarat agar keluarga korban mendapatkan hak asuransi, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya.

Tanpa dokumen kematian itu, proses pencairan cukup sulit. Untuk yang tidak teridentifikasi, prosesnya melalui persidangan. ”Ini butuh waktu kalau sidang,” ujar jenderal berbintang satu tersebut. (idr/c9/oni/jpg)

Berita Sebelumnya

Izin Meikarta Bukan Kewenangan KPK
Izin Meikarta Bukan Kewenangan KPK

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Teror Fake Bomb di Jateng Bisa Jadi State Terrorism

Teror Fake Bomb di Jateng Bisa Jadi State Terrorism

Teror di Jawa Tengah (Jateng) terus terjadi. Kemarin (19/2) ditemukan benda mencurigakan di Pasar Sampang, Cilacap.


Tarif Tol Trans Jawa Golongan 1 Bisa Diturunkan

Tarif Tol Trans Jawa Golongan 1 Bisa Diturunkan

Pemerintah masih terus mencarikan opsi terbaik untuk menurunkan tarif Jalan Tol Trans Jawa.


Pendaftaran PPPK Tertunda

Pendaftaran PPPK Tertunda

Pendaftaran Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dijadwalkan dibuka pada 10 - 16 Februari 2019 belum bisa direalisasikan.


Jumlah Komodo Kian Sedikit, Pulau Komodo Bisa Ditutup 2020

Jumlah Komodo Kian Sedikit, Pulau Komodo Bisa Ditutup 2020

KLHK dalam waktu dekat akan membentuk tim terpadu untuk melakukan kajian tentang kemungkinan penutupan sementara Pulau Komodo.


Sebulan 175 Hoaks

Sebulan 175 Hoaks

175 konten hoaks terdeteksi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sepanjang bulan Januari 2019.


Bulan ini Jumlah Penderita DBD Diprediksi Masih Naik

Bulan ini Jumlah Penderita DBD Diprediksi Masih Naik

Kementerian Kesehatan memprediksi jika bulan ini masih akan terjadi peningkatan kasus demam bedarah dengue (DBD).


Aturan Ojek Online Segera Terbit

Aturan Ojek Online Segera Terbit

Aturan mengenai ojek online mencapai tahap akhir. Kementerian Perhubungan optimis jika minggu ketiga Februari, aturan tersebut bisa diundangkan.


Wabup Trenggalek ”Menghilang”, Bisa Disanksi Pemberhentian Sementara

Wabup Trenggalek ”Menghilang”, Bisa Disanksi Pemberhentian Sementara

Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin alias Ipin kini menjadi sorotan.


Ambil CVR Dalam Timbunan Lumpur, KNKT Segera Teliti Kotam Hitam Kedua

Ambil CVR Dalam Timbunan Lumpur, KNKT Segera Teliti Kotam Hitam Kedua

KRI Spica 934 berhasil mendeteksi cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP tepat sepekan pasca bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara minggu l


Alhamdulillah, 159 ribu Guru Honorer K2 Bisa Jadi PPPK

Alhamdulillah, 159 ribu Guru Honorer K2 Bisa Jadi PPPK

Jumlah guru honorer K2 yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) sudah selesai dipetakan.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!