Nasional
Share this on:

Iklan Rokok di Internet Akan Diblokir

  • Iklan Rokok di Internet Akan Diblokir
  • Iklan Rokok di Internet Akan Diblokir

JAKARTA - Kementerian Kesehatan telah mengirimkan surat permintaan kepada Kominfo untuk melakukan pemblokiran iklan rokok di internet. Salah satu alasannya karena khawatir makin banyak perokok muda.

Aksi tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI). Menteri Kesehatan Nila Moeleok menyebut bahwa perokok muda makin banyak.

Dari survei yang dilakukan Kemenkes, 26 persen perokok terdapat dari golongan anak laki-laki usia 15-18 persen. Bahkan 13 persen diantaranya berusia dibawah itu.

"Kami mengkaji kenapa mereka bisa merokok? Itu bukan lagi dari melihat orang tua tapi dari iklan," ucapnya.

Menurut Nila, perkembangan internet yang begitu pesat harus dibatasi. Terutama dalam menyiarkan iklan rokok. Dengan adanya tayangan iklan rokok di jagat maya, menurut Nila menjadi salah satu penyebab anak-anak belajar mengenali rokok.

"Mereka belajar tidak sengaja," tuturnya.

Dia menyatakan bahwa rokok yang mengandung nikotin dapat merusak pankreas. Risiko jangka panjangnya adalah terkena diabetes miletus (DM). "Ini menimbulkan kecanduan pada anak," ucap Nila.

Kerugian tidak hanya untuk individu, namun juga negara. Sebab menurut Nila, dengan mengkonsumsi rokok maka risiko penyakit katastropik besar. Penyakit jenis itu menyebabkan pembiayaan besar.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendukung permintaan pemblokiran iklan rokok di internet. Menurut dia langkah yang ditempuh Menkes tersebut sudah sepatutnya mendapatkan dukungan dari masyarakat.

"YLKI meminta Menteri Kominfo untuk memblokir iklan rokok di internet," katanya. Termasuk iklan rokok dari negara lain yang masuk ke Indonesia melalui jaringan internet.

Menutur Tulus iklan rokok di internet sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab bisa diakses atau dibuka oleh siapapun dan kapapun. Tanpa ada kontrol dan batas waktunya.

Berbeda dengan iklan rokok di TV yang ada pembatasan waktu penayangannya. Tulus juga mengatakan iklan rokok di internet berpotensi diakse oleh anak-anak.

"Iklan rokok di internet layak diblokir. Guna melindungi anak-anak dari paparan iklan rokok," jelasnya. Upaya ini sekaligus bisa mencegah meningkatnya prevalensi merokok pada anak-anak dan remaja.

Tulus menjelaskan Indonesia merupakan negara yang masih menjadi surge bagi iklan dan promosi rokok. Padahal di seluruh dunia iklan dan promosi rokok telah dilarang.

Dia mencontohkan di Eropa iklan rokok telah dilarang sejak 1960. Sementara di Amerika Serikat sejak 1973 sudah melarang iklan rokok. (wan/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Raja Salman Hajikan 200 Keluarga Korban Masjid Christchurch

Raja Salman Hajikan 200 Keluarga Korban Masjid Christchurch

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz akan menghajikan 200 keluarga korban serangan dua Masjid di Christchurch, Selandia Baru.


Gerindra Gelar Rapat Penting

Gerindra Gelar Rapat Penting

Dewan Pembina Partai Gerindra akan menggelar rapat, Jumat (19/7) besok, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.


Masih Ada Pertemuan Lanjutan Sebelum Pelantikan Presiden

Masih Ada Pertemuan Lanjutan Sebelum Pelantikan Presiden

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut-sebut akan bertemu lagi.


707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

BMKG memprediksi puncak musim kemarau akan berlangsung Agustus-September nanti. Pemerintah pun mulai mengantisipasi dampaknya.


Malaysia Ajak Indonesia Protes ke WTO

Malaysia Ajak Indonesia Protes ke WTO

Pemerintah Malaysia akan mengajukan keluhan ke (WTO) sebelum November 2019, untuk melawan langkah Uni Eropa.


Lulusan Akpol Terbaik Itu Anak Petani dan Guru Ngaji

Lulusan Akpol Terbaik Itu Anak Petani dan Guru Ngaji

Membanggakan. Sosok Muhammad Idris, menjadi bukti untuk generasi saat ini dan akan datang.


Dialihkan, Anggaran Pendidikan Dikurangi

Dialihkan, Anggaran Pendidikan Dikurangi

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan visi Indonesia akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).


PAN Dilarang Gabung Jokowi-Ma'ruf

PAN Dilarang Gabung Jokowi-Ma'ruf

Partai Amanat Nasional (PAN) disebut-sebut akan bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.


Jokowi-Prabowo Masih Akan Bertemu Lagi

Jokowi-Prabowo Masih Akan Bertemu Lagi

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan tidak ada syarat apapun yang diajukan pada pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.


Pastikan Berihram di Bir Ali

Pastikan Berihram di Bir Ali

Petugas akan memastikan jemaah haji sudah berihram di Bir Ali sebelum keberangkatan menuju Makkah pada, Minggu (14/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!