Nasional
Share this on:

Indonesia Diminta Bantu Pengungsi Dapat Pemasukan

  • Indonesia Diminta Bantu Pengungsi Dapat Pemasukan
  • Indonesia Diminta Bantu Pengungsi Dapat Pemasukan

**JAKARTA ** - Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR) meminta, pemerintah Indonesia membantu para pengungsi asing mencari pemasukan dan bertahan hidup tanpa bergantung pada bantuan. Pasalnya, selama ini para pengungsi hidup serba sulit bahkan hingga terpaksa menggelandang.

Kepala Misi Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR) untuk Indonesia, Thomas Vargas mengatakan, pihaknya sedang bernegosiasi dengan pemerintah Indonesia untuk membuat peraturan khusus, supaya para pengungsi bisa mendapat pemasukan dan bertahan hidup selama menunggu kejelasan nasib mereka.

"Kami tidak meminta pemerintah mengizinkan pengungsi untuk bekerja. Kami hanya ingin pemerintah memberikan kesempatan pengungsi dilibatkan dengan proyek-proyek wiraswasta lokal yang dapat membantu kelancaran bisnis dan di saat bersamaan bisa membantu dirinya sendiri dan keluarganya untuk bertahan hidup," kata Vargas di Jakarta, Selasa (9/7).

Sementara itu berdasarkan data Kementerian Luar Negeri RI ada sekitar 14 ribu pengungsi asing dari 43 negara yang berada di Indonesia. Mereka menunggu untuk ditempatkan ke negara ketiga. Belasan ribu pengungsi itu mayoritas berasal dari Afghanistan, Somalia, Bangladesh, Myanmar, Sri Lanka hingga Iran.

"Sebagaimana di negara-negara lainnya, pengungsi di Indonesia tak diperbolehkan bekerja. Kita sedang mencari kemungkinan untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk membentuk proyek yang setidaknya bisa menjadi tempat mengasah skills (keterampilan) dan memberdayakan para pengungsi," terangnya.

Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kemlu RI, Achsanul Habib, mengatakan, sebagai negara yang tidak meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951, Indonesia tidak memiliki kewajiban untuk menampung para pengungsi secara permanen. "Selama ini Indonesia mencoba menampung mereka sementara dan memberi bantuan berdasarkan alasan kemanusiaan," katanya.

Achsanul juga menegaskan, Indonesia tidak memiliki kewajiban untuk mempekerjakan para pengungsi karena bukan negara anggota Konvensi Pengungsi 1951. "Soal akses untuk bekerja itu persoalannya bukan dilarang oleh kita, tapi memang kita tidak punya aturannya karena kita bukan negara ratifikasi Konvensi Pengungsi 1951," ujarnya.

Meski begitu, Achsanul menuturkan Indonesia bersama UNHCR dan sejumlah organisasi kemanusiaan lainnya telah membuat sejumlah proyek, yang diharapkan mampu memberdayakan para pengungsi, salah satunya pelatihan vokasi sesuai keterampilan masing-masing.

"Program pemberdayaan ini berguna bagi para pengungsi sehingga mereka punya bekal apakah untuk jangka pendek maupun jangka panjang, ketika telah ditempatkan di negara ketiga atau kembali ke kampung halaman," pungkasnya.

Dapat diketahui, gelombang pengungsi menjadi masalah global saat ini, ketika perang dan konflik terus berkecamuk di berbagai belahan dunia. Saat ini UNHCR mencatat ada sekitar 70 juta pengungsi yang terpaksa lari dari negaranya karena ancaman persekusi, keamanan, hingga perang. (der/zul/fin)


Berita Sejenis

Upaya BKKBN Terbelenggu UU Perkawinan

Upaya BKKBN Terbelenggu UU Perkawinan

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki tugas untuk dapat mengendalikan jumlah penduduk.


ITB Tertinggi Disusul UGM, IPB, ITS, dan UI

ITB Tertinggi Disusul UGM, IPB, ITS, dan UI

Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan hasil pemetaan atau klasterisasi perguruan tinggi Indonesia yang berada di baw


Pengiriman TKI ke Hong Kong Masih Dibahas

Pengiriman TKI ke Hong Kong Masih Dibahas

Pemerintah Indonesia nampaknya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil langkah untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja Indonesia (WNI)


Lepas Karantina, 68 Paskibraka Siap Bertugas

Lepas Karantina, 68 Paskibraka Siap Bertugas

68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 34 provinsi di Indonesia siap bertugas saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74.


Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemerintah Arab Saudi melakukan uji coba fast track atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia.


Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 17 Agustus mendatang. Kamis (15/8) hari ini, rencananya jemaah haji mulai melakukan penimbangan bagasi.


Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) memastikan kondisi di tenda jemaah haji Indonesia saat ini aman terkendali.


Pengganti Ideologi adalah Pengkhianat

Pengganti Ideologi adalah Pengkhianat

Pancasila sudah disepakati sebagai dasar negara. Tidak boleh ada ideologi lain yang berkembang di Indonesia.


Titik Panas di Sumatera Meningkat Tajam

Titik Panas di Sumatera Meningkat Tajam

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat, jumlah titik panas di Sumatera, yang dapat menjadi indikasi kebakaran hutan dan lahan, meningkat


Menteri Muda yang Dekat Elite Politik

Menteri Muda yang Dekat Elite Politik

Makna menteri muda di Indonesia tidak dimaknai sebagai pemuda yang memiliki pengalaman politik dan ketatanegaraan.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!