• Home
  • Berita Nasional
  • Ingin Kasus Penyerangan Suaminya Terungkap, Istri Novel Berharap Bertemu Presiden

Nasional
Share this on:

Ingin Kasus Penyerangan Suaminya Terungkap, Istri Novel Berharap Bertemu Presiden

  • Ingin Kasus Penyerangan Suaminya Terungkap, Istri Novel Berharap Bertemu Presiden
  • Ingin Kasus Penyerangan Suaminya Terungkap, Istri Novel Berharap Bertemu Presiden

JAKARTA - Bertemu Presiden Joko Widodo menjadi harapan satu-satunya Rina Emilda agar kasus penyerangan air keras yang menimpa suaminya, Novel Baswedan, terungkap. Permintaan itu kembali diungkapkan Emil lantaran surat permintaan bertemu dengan Jokowi yang disampaikan pekan lalu tak kunjung mendapat respons sampai saat ini.

Emil (sapaan Rina Emilda) masih pesimistis kasus penyerangan 11 April lalu diungkap kepolisian. Untuk itu, dia ingin bertemu presiden dan menyampaikan pentingnya membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) independen agar kasus Novel cepat terbongkar.

"Kami keluarga menunggu untuk bertemu bapak presiden," ujar ibu lima anak itu saat konferensi pers di rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin.

Sebagai istri aparatur negara yang tertimpa teror, Emil sangat berharap kasus itu terungkap. Apalagi, kasus tersebut sudah berlalu hampir lima bulan.

"Kami meminta segera ada perhatian bapak presiden membentuk TGPF agar bisa melihat fakta-fakta penyiraman air keras secara objektif," pinta perempuan yang menggeluti bisnis gamis ini.

Juru Bicara Presiden Johan Budi Sapto Pribowo menyatakan belum bisa memastikan kapan presiden akan menerima istri dan ibu Novel. Yang jelas, suratya sudah masuk melalui Sekretariat Negara.

Dia juga sudah menyampaikan keinginan istri Novel tersebut kepada Presiden. Johan menuturkan, saat itu dia menyampaikan kepada Presiden bahwa istri dan ibu Novel ingin menyampaikan terima kasih.

Dan Presiden bisa saja, diatur waktunya itu. Waktu yang dimaksud tentu melihat agenda Presiden ya, tuturnya.

Disinggung kaitan pertemuan tersebut dengan perkembangan kasus Novel, Johan tidak berkomentar. Sejauh ini, niatan yang disampaikan adalah berterima kasih secara langsung kepada presiden atas tindakan yang telah dilakukan terhadap Novel.

Terutama berkaitan dengan proses pengobatan Novel. Tidak ada yang lain, tambahnya. (tyo/byu/oki/jpg)


Berita Sejenis

Medsos Memanas, Polri Aktifkan Satgas Nusantara

Medsos Memanas, Polri Aktifkan Satgas Nusantara

Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) membuat media sosial memanas. Polri berupaya mengantisipasi dengan mengaktifkan kembali Satgas Nusantara.


Rutan Kontainer Khusus Teroris Selesai Dibangun Akhir Tahun

Rutan Kontainer Khusus Teroris Selesai Dibangun Akhir Tahun

Polri bekerja cepat untuk membangun rumah tahanan (Rutan) khusus kasus terorisme.


Luna Maya dan Cut Tary Tetap Tersangka

Luna Maya dan Cut Tary Tetap Tersangka

Kasus video porno yang melibatkan Ariel NOAH, Luna Maya, dan Cut Tary kembali mencuat.


BPJS Kesehatan Kelimpungan, Presiden Diam Saja

BPJS Kesehatan Kelimpungan, Presiden Diam Saja

Konflik peraturan direktur jaminan pelayanan kesehatan (perdiyan) BPJS Kesehatan nomor 2, 3, dan 5 tahun 2018 terus bergulir.


Soal Pencucian Uang, Kejar Keterlibatan Petugas Lapas

Soal Pencucian Uang, Kejar Keterlibatan Petugas Lapas

Kasus pencucian uangsindikat bandar narkoba kelas kakap yang baru diungkap BNN menjadi pintu masuk untuk mengejar keterlibatan petugas lapas.


Internal Gerindra Usulkan Anies Baswedan

Internal Gerindra Usulkan Anies Baswedan

Pilihan figur calon wakil presiden pendamping Prabowo belum masuk dalam pembahasan. Meski begitu, nama-nama kandidat sudah masuk.


Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau kasus penggerebekan 116 WNI di Arab Saudi.


PKS Mulai Ancam Keluar dari Koalisi

PKS Mulai Ancam Keluar dari Koalisi

Hasil pertemuan segi tiga antara Gerindra, PAN, dan PKS belum memastikan posisi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.


Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Koruptor

Bawaslu Temukan 199 Bacaleg Mantan Koruptor

Aturan yang melarang mantan napi kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg) sudah dibuat.


Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Figur calon wakil presiden (cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo sudah mengerucut pada figur satu nama.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!