Nasional
Share this on:

Jalan Tol Semarang-Solo Satu Tarif

  • Jalan Tol Semarang-Solo Satu Tarif
  • Jalan Tol Semarang-Solo Satu Tarif

JAKARTA - Kementerian PUPR dan PT Jasa Marga telah sepakat menetapkan tarif tunggal untuk Jalan Tol Semarang-Solo seksi A, B, dan C. Hal tersebut ditetapkan bersama dengan besaran tarif untuk golongan dan jenis kendaraan, kemarin.

Tarif tunggal yang akan berlaku pada seksi A, B maupun C meliputi yakni Rp5.000 untuk golongan I, Rp7.500 untuk golongan II dan golongan III, serta Rp10.000 untuk golongan IV dan V.

General Manager (GM) Jasa Marga Cabang Semarang Johanes Mancelly mengatakan bahwa perubahan sistem pentarifan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dari sisi transaksi. ”Dengan satu tarif, pengguna jalan tol tidak perlu menemui banyak titik pemberhentian,” kata Johanes.

Sistem tarif ini akan mulai diberlakukan 9 Juni mendatang pukul 00.00 WIB. Dengan tarif baru ini, pengguna Jalan Tol Semarang-Solo yang menuju Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C akan melakukan transaksi pembayaran tol di Gerbang Tol (GT) Banyumanik.

Besaran tarif terdiri dari tarif tol proporsional ruas Jalan Tol Semarang-Solo ditambah tarif tunggal Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C. Sedangkan untuk pengguna Jalan Tol Semarang-Solo yang menuju jalan arteri Tirto Agung akan melakukan transaksi pembayaran tol di GT Banyumanik (lajur khusus). Dengan besaran tarif tol proporsional Ruas Jalan Tol Semarang-Solo.

Johanes mengatakan, perubahan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C akan mengurangi titik transaksi untuk pengguna jalan tol lintas seksi yang semula dua kali transaksi, menjadi hanya satu kali transaksi. ”Hal ini kami diharapkan dapat berdampak terhadap efisiensi waktu tempuh,” jelasnya.

Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan menegaskan bahwa dengan perubahan sistem pentarifan ini, sistem transaksi di jalan tol menjadi lebih baik. Menurutnya, perubahan sistem pentarifan ini bukan kali pertama dilakukan oleh Jasa Marga.

Sebelumnya, Jasa Marga pernah menerapkan sistem integrasi antara Jalan Tol Jakarta-Merak dengan Jalan Tol Jakarta-Tangerang, dan perubahan sistem transaksi di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Agus menambahkan, dengan diterapkannya perubahan sistem pentarifan ini, pengguna jalan tol akan lebih diuntungkan karena tidak perlu berkali-kali berhenti. “Dari sisi bahan bakar lebih efisien. Jasa Marga telah beberapa kali menerapkan sistem perubahan pentarifan, dan semuanya berjalan dengan lancar," jelas Agus. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Jokowi-JK Punya Kans Kuat

Figur calon wakil presiden (cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo sudah mengerucut pada figur satu nama.


Seminggu, Ratusan Jamaah Haji Tersesat

Seminggu, Ratusan Jamaah Haji Tersesat

’’Nak tolong, saya lupa jalan pulang ke penginapan. Sandal saya hilang, saya gak kuat, capek muter-muter dari tadi,’’


LRT Jakarta Bisa Jadi Tak Tepat Waktu

LRT Jakarta Bisa Jadi Tak Tepat Waktu

Asian Games tinggal menghitung hari. Salah satu hal yang terus dipelototi adalah transportasi.


Cross Beams Jatuh, Jembatan Kalikuto Tetap Tepat Waktu

Cross Beams Jatuh, Jembatan Kalikuto Tetap Tepat Waktu

Perbaikan Jembatan Tol Kalikuto di ruas Batang-Semarang segera dilakukan.


Rektor Unnes Diduga Melakukan Plagiat

Rektor Unnes Diduga Melakukan Plagiat

Kasus kejahatan intelektuan berupa plagiat sedang ditujukan kepada Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman.


Tol Pejagan-Pemalang Dibuka Akhir Juli Nanti

Tol Pejagan-Pemalang Dibuka Akhir Juli Nanti

Sembilan ruas jalan tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa ditarget rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2018.


Jong-un Sempat Jalan-jalan sebelum Bertemu Trump

Jong-un Sempat Jalan-jalan sebelum Bertemu Trump

Gedung Putih kemarin (11/6) mengungkap detail pertemuan antara Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump


Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Marak Pelemparan Batu, Jasa Marga Perketat Pengawasan

Pasca insiden pelemparan batu dari jembatan penyeberangan Km 6 Jalan Tol Jakarta Cikampek, PT Jasa Marga akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan.


Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tercecer di Jalan Raya Salabenda Desa Parakansalak Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/5).


Mudik, Toilet di Rest Area Tol Gratis

Mudik, Toilet di Rest Area Tol Gratis

Untuk menghindari tumpukan dan antrian di rest area, PT Jasa Marga telah menyiapkan pengaturan khusus yakni menejemen lalu lintas di dalam rest area.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!