Nasional
Share this on:

Jatim-Bali Padam Selama Satu Jam

  • Jatim-Bali Padam Selama Satu Jam
  • Jatim-Bali Padam Selama Satu Jam

DENPASAR - Hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur (Jatim) dan secara keseluruhan wilayah Bali mengalami pemadaman listrik total alias black out kemarin (5/9). Pemadaman yang terjadi sekitar pukul 12.30 itu berlangsung satu jam, sebelum akhirnya menyala kembali hingga 75 persen untuk wilayah Bali setelah adanya perbaikan transmisi di PLTU Pacitan yang pusat gangguan.

Manajer Distribusi PLN Distribusi Bali mengatakan, insiden black out tersebut berawal dari gangguan transmisi PLTU Pacitan dengan kapasitas 315 megawatt (MW). Gangguan merembet ke PLTU Paiton yang mengakibatkan kondisi kelistrikan Bali padam. “Ini kan satu saluran 500 KV. Jadi ketika merembes sampai Bali,” ujarnya.

Bali sendiri memiliki daya kelistrikan mencapai 1.300 MW. Di mana 25 persen pasokan listrik tersebut didapat dari PLTU Paiton yang didistribusikan melalui saluran kabel laut. Sehingga ketika sistem kelistrikan di PLTU Paiton padam, membuat kelistrikan di Bali mengalami kehilangan daya listrik yang cukup besar secara tiba-tiba.

“Hingga Pukul 14.45 (kemarin), kelistrikan di Bali sudah 75 persen menyala. Kami upayakan penormalan berlangsung cepat,” tegasnya.

Disinggung mengenai penyebab gangguan transmisi di PLTU Pacitan, Eko mengaku, belum mengetahui secara pasti penyebab gangguan tersebut. Ini mengingat insiden yang dialami merupakan kali pertama dan menurutnya, kejadian ini memberi pengalaman baru bagi PLN untuk melakukan evaluasi agar kejadian sama tidak terulang kembali.

Terlebih dalam waktu dekat ini, di Bali akan melangsungkan even akbar IMF-World Bank pada Oktober mendatang. “Kami fokus penormalan, tentang penyebab gangguan masih dilakukan investigasi. Nanti akan infokan lebih lanjut,” terang Eko. Untuk di Bali yang menjadi prioritas penormalan yakni pada objek vital seperti rumah sakit, bandara, dan lainnya.

Penormalan yang dilakukan secara bertahap di Bali ini mengutamakan pembangkit yang besar. Salah satunya PLTU Celukan Bawang yang memiliki kapasitas kelistrikan 426 MW. Untuk membangkitkan kelistrikan di PLTU Celukan Bawang ini, harus dengan suplai tegangan dari Jawa yang masuk melalui Gilimanuk dengan beban bertahap.

“Jadi PLTU Celukan Bawang tidak bisa hidup kalau tidak ada suplai tegangan. Pemulihan listrik tidak bisa seketika, jadi harus bertahap. Ketika ada pembangkit masuk, beban ditambah terus seperti itu,” ungkapnya.

Wilayah di Bali yang 25 persen masih mengalami pemadaman, kata Eko terjadi di Bali bagian Timur meliputi wilayah Karangasem, Bangli dan sekitarnya. “Siang (kemarin) sebelum padam, beban puncak kelistrikan kita mencapai 680 MW,” imbuhnya.

Namun dengan kapasitas 75 persen yang dimiliki Bali, dia memastikan bisa mengocover sehingga tidak terjadi pemadaman bergilir. “Itu yang kami lakukan, salah satunya dengan membangkitkan PLTU yang memiliki daya besar di Bali,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang pelanggan, Andriani mendatangi kantor PLN sesaat setelah terjadi pemadaman total. Dia menanyakan jangka pemadaman kepada p[etugas di Kantor PLN Distribusi Bali. “Karena saya punya usaha yang mengutmakan listrik makanya khawatir pemadaman berlangsung lama. Itu sangat merugikan usaha saya,” akunya kepada koran ini. (zul/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Separo Kuota CPNS untuk Guru dan Dosen
Separo Kuota CPNS untuk Guru dan Dosen

Berita Sejenis

Mendukung Khilafah, Pegawai Kemenkum dan HAM Dibebastugaskan

Mendukung Khilafah, Pegawai Kemenkum dan HAM Dibebastugaskan

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) diketahui anti Pancasila. Bahkan, ada salah satu ASN yang terang-terangan pro ideologi khilafah.


Penyusunan Turunan UU Pesantren Hadapi Dua Tantangan

Penyusunan Turunan UU Pesantren Hadapi Dua Tantangan

Setidaknya, ada dua Peraturan Presiden (PP) dan 11 Peraturan Menteri Agama (PMA) yang harus diselesaikan dalam waktu satu tahun ke depan.


Wiranto Dioperasi Tiga Jam

Wiranto Dioperasi Tiga Jam

Operasi yang dilakukan tim medis dokter RSPAD Gatot Subroto Jakarta kepada Menko Polhukam Wiranto, akhirnya selesai dilakukan.


Kasus Ninoy, Munarman Dicecar 20 Pertanyaan Selama 11 Jam

Kasus Ninoy, Munarman Dicecar 20 Pertanyaan Selama 11 Jam

Pengusutan kasus penculikan dan penganiayaan pegiat media sosial, Ninoy Karundeng menyeret Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.


Perppu KPK Hanya Satu Alternatif, Ada Pilihan Lainnya yang Elegan

Perppu KPK Hanya Satu Alternatif, Ada Pilihan Lainnya yang Elegan

Wacana Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK terus berkembang menuai polemik dan pro kontra.


Ananda Badudu: Mahasiswa Pendemo Diproses dengan Tak Etis

Ananda Badudu: Mahasiswa Pendemo Diproses dengan Tak Etis

Sekitar lima jam Ananda Badudu, cucu tokoh Bahasa Indonesia Jus Badudu, diperiksa aparat Polda Metro Jaya usai ditangkap di tempat kosnya, Jumat (27/9) pukul 04


Penyelenggara Pemilu dan Pemilih Harus Tunduk Regulasi

Penyelenggara Pemilu dan Pemilih Harus Tunduk Regulasi

Salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilu adalah sinergitas penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu dan DKPP.


Politik Uang Kejahatan Demokrasi

Politik Uang Kejahatan Demokrasi

Salah satu wujud penerapan demokrasi adalah adanya penyelenggaraan pemilihan umum untuk memilih pemimpin.


Hujan Buatan Terkendala Penguapan Air yang Tertahan Asap

Hujan Buatan Terkendala Penguapan Air yang Tertahan Asap

Hujan buatan menjadi salah satu opsi mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.


Apa Iya Ada Skenario Gagalkan Jokowi Dilantik?

Apa Iya Ada Skenario Gagalkan Jokowi Dilantik?

Sadar atau tidak, jika melihat rentetan peristiwa selama dua bulan terakhir ada skenario tajam yang berupaya menggagalkan Joko Widodo sebagai presiden untuk ked



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!