Nasional
Share this on:

Jemaah Tak Perlu Risau di Tanah Suci

  • Jemaah Tak Perlu Risau di Tanah Suci
  • Jemaah Tak Perlu Risau di Tanah Suci

MAKKAH - Tak perlu risau. Khusus bagi jemaah haji Indonesia dengan keterbatasan fisik diperbolehkan membawa alat bantu seperti kursi roda atau tongkat untuk memudahkan dalam beribadah di Tanah Suci. "Tak perlu khawatir, kursi roda tersebut akan dibawa ke masing-masing hotel jemaah di Madinah, ketika tiba di bandara," ungkap Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Arsyad Hidayat, kemarin (17/7).

"Semua kita upayakan. Saya kira tidak ada masalah jemaah membawa alat bantu seperti wheel chair, tongkat ke pesawat karena tak semua jemaah dalam kondisi sehat dan ada yang berumur tua," ujar dia.

Arsyad mengimbau agar jemaah ikut menyertakan identitas seperti nama, bendera, asal kelompok terbang (kloter). Bahkan jika perlu disertakan foto jemaah pemilik kursi roda. "Keberadaan identitas demi memudahkan petugas haji mencari dan mengembalikannya alat bantu tersebut ke jemaah haji," katanya.

Arsyad mengakui pada awal kedatangan jemaah haji di Madinah, kursi roda jemaah sempat terselip, dan ditemukan pada lokasi lost and found di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz. Namun kini masalah tersebut sudah teratasi, karena adanya penempatan petugas di bandara.

"Alat bantu diarahkan masuk melalui gate internasional sehingga tas koper sudah selesai dan masuk truk tapi kursi roda malah belum. Makanya kami petugas PPIH bandara, menempatkan ada petugas khusus memonitor barang wheel chair dan tongkat," jelas dia.

Sementara berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sebanyak 67.040 jemaah haji disertai 825 petugas telah tiba di tanah suci. Mereka berasal dari 11 embarkasi yang terbagi dalam 165 kelompok terbang (kloter).

Hanya dua embarkasi yang hingga hari ini belum memberangkatkan jemaah haji dari tanah air. Yakni, Embarkasi Balikpapan (BPN) dan Embarkasi Aceh (BTJ) yang baru akan memberangkatkan jemaahnya pada gelombang II keberangkatan jemaah haji.

Masing-masing pada 19 dan 20 Juli mendatang. Sementara, jumlah jemaah terbanyak yang telah tiba di Arab Saudi hingga hari ini berasal dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS), yaitu sebanyak 12.561 jemaah.

Berdasakan data tersebut, sebanyak 23 kloter yang membawa 9.509 jemaah dan 115 petugas saat ini telah berada di Makkah. Hari ini, Selasa (17/07) direncanakan 18 kloter akan kembali memasuki Kota Makkah, dengan membawa 7.476 jemaah.

Mereka berasal dari delapan embarkasi, dengan rincian sebagai yakni dua kloter dari embarkasi Makassar (UPG), dua kloter dari embarkasi Batam (BTH), empat kloter dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS), satu kloter dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), tiga kloter dari embarkasi Surabaya (SUB), satu kloter dari embarkasi Palembang (PLM), empat kloter asal embarkasi Solo (SOC), serta satu kloter asal embarkasi Lombok (LOP). Hingga hari ke-11 kedatangan jemaah, tercatat telah terdapat enam orang wafat di Tanah Suci.

Terpisah Hari ini, Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari mengatakan, panitia penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah telah melayani 38 kloter jemaah haji gelombang I. "Total 20 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan akan tiba di Madinah, dan 18 kloter akan tinggalkan Madinah menuju Makkah," ujar Jauhari.

Terlebih, menurut Jauhari, saat ini jumlah jemaah yang telah tiba di Madinah telah mendekati waktu puncak (peak season). Saat ini, sekitar 60 ribu jemaah haji Indonesia gelombang I tengah berada di Madinah. "Secara berangsur jumlah itu akan berkurang sesuai jumlah pendorongan dari Madinah ke Makkah," ujarnya.

Jauhari menambahkan bahwa menghadapi peak season, PPIH Daker Madinah senantiasa berkoordinasi dengan PPIH Pusat maupun embarkasi, terutama jika ada perubahan jadwal yag signifikan. "Ketika terjadi itu dampaknya akan dirasakan oleh PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Madinah," terangnya.

"Alhamdulillah koordinasi ini intensif ketika ada informasi penundaan keberangkatan. Kita bisa lakukan antisipasi di sini," imbuhnya.

Hari ini, sesuai jadwal akan datang di Madinah 20 kloter dengan estimasi jumlah jemaah 8.123. "Hari ini juga akan memberangkatkan jemaah ke Makkah 18 kloter dengan estimasi 7.383," imbuhnya.

Sehingga total 38 kloter akan dilayani PPIH Madinah dalam satu hari. Jauhari mengatakan bahwa pelayanan 38 kloter ini dibagi dalam lima sektor, 8 kloter setiap sektor. "Untuk setiap kloter proses butuh waktu empat jam. Total butuh 32 jam. Inilah yang kemudian kita lakukan koordinasi untuk bisa membagi kekuatan SDM yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa khusus tim kedatangan dan tim keberangkatan akan berkoordinasi melihat jadwal yang ada sehingga bisa melakukan pelayanan baik kepada jemaah maupun yang akan diberangkatkan. (ful/zul/fin)


Berita Sejenis

UTBK SBMPTN 2020 Tak akan Digelar Tahun Ini

UTBK SBMPTN 2020 Tak akan Digelar Tahun Ini

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengusulkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk SBMPTN pada 2020 dimajukan menjadi akhir 2019.


Sri dan Susi Layak Dipertahankan, Tjahjo Kumolo Tunggu Perintah

Sri dan Susi Layak Dipertahankan, Tjahjo Kumolo Tunggu Perintah

Kinerja para menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla tak pernah lepas dari sorotan. Terutama warganet di media sosial.


Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemerintah Arab Saudi melakukan uji coba fast track atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia.


Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan Dimulai 17 Agustus, Dilarang Membawa Air Zam-Zam

Pemulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 17 Agustus mendatang. Kamis (15/8) hari ini, rencananya jemaah haji mulai melakukan penimbangan bagasi.


Dana Desa Didorong untuk Kembangkan Pariwisata

Dana Desa Didorong untuk Kembangkan Pariwisata

Desa-desa diharapkan memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya, tak usah lagi untuk pembangunan infrastruktur.


Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kelelahan, Wafat Dalam Terowongan Mina

Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) memastikan kondisi di tenda jemaah haji Indonesia saat ini aman terkendali.


PAN Tak Ingin Kehilangan Kursi Pimpinan MPR

PAN Tak Ingin Kehilangan Kursi Pimpinan MPR

Partai Amanat Nasional (PAN) melemparkan wacana agar pimpinan MPR RI menjadi 10 orang. Ini dilakukan untuk meredakan keributan soal perebutan kursi tersebut.


Sisir Jamaah Sampai ke Muzdalifah

Sisir Jamaah Sampai ke Muzdalifah

Secara bertahap jemaah haji mulai diberangkatkan menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit.


Kualitas SDM Meningkat, Lapangan Kerja Tak Tersedia

Kualitas SDM Meningkat, Lapangan Kerja Tak Tersedia

Presiden Joko Widodo selalu menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pembangunan bangsa.


Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Puncak Haji Dibagi Empat Rute

Seluruh jemaah haji sudah berada di Tanah Suci. Dari data Siskohat Kemenag totalnya mencapai 212.732 orang, yang tergabung dalam 529 kelompok terbang (kloter).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!