Nasional
Share this on:

Jika Tak Mau Diimbau, KPK Tak Perlu Tunda Penetapan Tersangka

  • Jika Tak Mau Diimbau, KPK Tak Perlu Tunda Penetapan Tersangka
  • Jika Tak Mau Diimbau, KPK Tak Perlu Tunda Penetapan Tersangka

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Prof Mahfud MD menjelaskan dia tidak percaya Menko Polhukam Wiranto akan meminta penundaan calon kepala daerah untuk dijadikan tersangka. Dia yakin bahwa permintaan penundaan tersebut pasti kabar bohong alias hoax.

”Tak mungkin dan tak boleh ada pejabat negara menyatakan itu. Proses hukum tidak boleh dipotong oleh agenda politik. Selain negara demokrasi Indonesia ini juga negara nomokradi (hukum),” tulis Mahfud dalam twitternya, kemarin (13/3). Tulisan itu ditulis pukul 02.20.

Tapi, lantas muncul informasi bahwa kabar permintaan penundaan itu tidak benar. Menurut dia tidak usah menghiraukan kabar hoax. ”Bahkan yang tak hoax sekalipun, kalau permintaannya adalah agar politik menghalangi proses hukum, wajib diabaikan. Please, deh,” tulis dia.

Setelah itu, dia mendapakan informasi bahwa ada pernyataan dari Menkopolhukam yang benar adalah mengimbau, bukan meminta KPK. Karena bersifat imbauan, bila KPK tidak mau diimbau tentu tidak perlu ditunda penetapan tersangka.

”Tersangkakan saja sesuai dengan alat bukti yang ada. Tak usah nunggu pilkada,” tulis mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Bahkan dia pun menagih janji KPK yang akan segera mengumumkan calon tersangka yang terkait dengan pilkada. ”Janjinya minggu ini diumumkan, ayo, umumkan saja,” tulis dia masih dalam satu tema soal KPK. (jun/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Komnas HAM Periksa Novel 7 Jam
Komnas HAM Periksa Novel 7 Jam

Berita Sejenis

Romy Sebut Nama Seorang Kiai dan Gubernur Jatim

Romy Sebut Nama Seorang Kiai dan Gubernur Jatim

Tersangka kasus dugaan suap korupsi seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) RI, Romahurmuziy alias Romy, akhirnya menjalani pemeriksaan perdana, Jumat (2


Sulit Tidur, Romy Batal Diperiksa

Sulit Tidur, Romy Batal Diperiksa

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan perdana kasus dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) RI.


Menpora Diduga Terima Rp1,5 Miliar

Menpora Diduga Terima Rp1,5 Miliar

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menampilkan daftar pembagian dana hibah dari Kemenpora sejumlah total Rp3,4 miliar.


Soal Uang Sitaaan, Menag Lukman Memilih Bungkam

Soal Uang Sitaaan, Menag Lukman Memilih Bungkam

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hemat bicara dan terkesan menghindar, ketika disinggung terkait uang yang disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK


KPK Dalami Aliran Dana ke Anggota DPRD Jambi

KPK Dalami Aliran Dana ke Anggota DPRD Jambi

Tim penyidik KPK kembali mendalami kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.


Uang di Laci Meja Menag Teridentifikasi

Uang di Laci Meja Menag Teridentifikasi

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap besaran uang yang mereka sita dari ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.


Menteri Agama Lukman Hakim Dalam Bidikan KPK

Menteri Agama Lukman Hakim Dalam Bidikan KPK

Jantung Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pasti sedang berdetak keras.


Kursi Kakanwil Dibandrol Rp250 Juta, Kakandepag Rp50 Juta

Kursi Kakanwil Dibandrol Rp250 Juta, Kakandepag Rp50 Juta

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romi tiba di kantor KPK, Jumat malam (15/3) lalu, dengan wajah tertunduk dan tertutup


Kompak Bongkar Korupsi Romi

Kompak Bongkar Korupsi Romi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ketua Umum (Ketum) PPP Romahurmuziy di Jawa Timur, Jumat (15/3) kemarin.


Jokowi Tanggapi Dingin, Kiai Ma'ruf Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah

Jokowi Tanggapi Dingin, Kiai Ma'ruf Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah

Calon Presiden 01 Joko Widodo menanggapi dingi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!