Nasional
Share this on:

Jika Terbukti Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Terancam Dipecat

  • Jika Terbukti Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Terancam Dipecat
  • Jika Terbukti Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Terancam Dipecat

DIAMANKAN ? Polisi berhasil mengamankan delapan orang dalam pesta sabu kemarin, terdiri atas empat wanita dan empat laki-laki. (istimewa)

SEMARANG - Tiga anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jateng, diamankan petugas Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Jateng. Diduga kuat sedang pesta narkoba di daerah Banyumanik. Pasalnya, dari hasil penggerebegan dan penggeledahan, ditemukan 1 ons yang diduga narkoba jenis sabu dan pil ekstasi.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar, tiga orang anggota polisi yang ditangkap adalah Bripka DR (33), Bripka AS (33), dan Bripka DM (36). Selain itu, turut diamankan empat orang perempuan dan seorang laki-laki bernama Budi Rahardjo alias Ce Ming (37), yang diduga sebagai tuan rumah.

Delapan orang termasuk tiga anggota polisi ini digerebek di dalam sebuah rumah mewah bertingkat di Jalan Ngesrep Barat III/60, Srondol Kulon, Banyumanik, lantaran diduga pesta narkoba, Sabtu (12/8) dinihari sekitar pukul 03.15.

Dari hasil penggeledahan ditemukan berbagai barang bukti narkoba di antaranya satu paket besar sabu-sabu dalam plastik klip transparan yang diletakkan di dalam tas dengan berat kurang lebih 100 gram (1 ons), 2 paket kecil sabu dalam plastik transparan kurang lebih 2 gram, 2 butir ekstasi (inex) dalam plastik klip transparan, dan 170 butir pil H-5.

Selain itu, ditemukan 1 buah bong dari botol kaca, 7 buah pipet kaca, 2 buah sedotan lancip warna kuning, 1 buah handphone merek Oppo warna putih, 1 buah handphone merek Xiomi warna hitam, uang sebesar Rp890 ribu, 1 buah korek api gas warna ungu plus sumbu.

Warga setempat yang juga koordinator keamanan perumahan, Pamuji membenarkan adanya penggerebekan di rumah yang dikontrak oleh Budi Raharjo. Penggerebegan dilakukan oleh petugas kepolisian dari Polda Jateng pada Sabtu (12/8) sekitar pukul 03.15.

"Yang melakukan penggerebekan polisi. Petugas juga mendatangi Pak RT setempat, kemudian menghubungi saya," ungkapnya di lokasi penggerebegan.

Dari hasil penggerebekan, telah diamankan delapan orang, terdiri atas empat wanita, empat laki-laki yang salah satunya penghuni rumah tersebut. Setelah dilakukan penggeledahan, kemudian delapan orang tersebut digelandang masuk ke dalam mobil petugas.

Ketua RT setempat, Djarod Apriyanto juga membenarkan. Sebelum penggerebekan, pihaknya telah didatangi oleh petugas kepolisian dan diminta untuk mendampingi.

"Iya, tadi malam rumah saya diketok-ketok. Ada empat orang wanita dan satu laki-laki yang diborgol Budi (Raharjo alias Ce Ming), pemilik barang (narkoba) itu," ungkap Djarod.

Djarod mengatakan bahwa warga sekitar sebelumnya merasa curiga dengan lingkungan rumah tersebut. Aktivitas rumah yang dikontrak Budi Raharjo itu selalu ramai dikunjungi tamu dalam waktu atau jam tak sewajarnya.

"Sudah tiga bulan terakhir ini, warga sudah curiga. Datang ramai-ramai, dan keluar masuk. Mobilnya diparkir di dalam. Jadi rumah itu, memang terkesan kosong," katanya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova tidak membantah adanya penangkapan terhadap tiga oknum polisi tersebut. "Sudah diamankan di Ditresnarkoba," katanya singkat.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolda Jateng Irjen Pol Cindro Kirono juga membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga oknum anggota polisi tersebut. Saat ini, tiga oknum tersebut sedang dalam pemeriksaan.

"Sekarang sedang ditangani oleh Bid Propam Polda Jateng. Ini kejadian baru tadi malam, kami akan bersih-bersih," terangnya.

Terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada tiga orang tersebut, orang nomor satu di institusi Polda Jateng ini menegaskan akan dilakukan pemecatan. "Kalau memang terbukti, sanksinya dipecat," tegasnya. (mha/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

BOS Mandek, Setengah Juta Siswa Kesetaraan Terancam Putus Sekolah

BOS Mandek, Setengah Juta Siswa Kesetaraan Terancam Putus Sekolah

Pemerintah gencar merekrut anak putus sekolah kembali bersekolah.


Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

Sejumlah wali murid SMP Negeri 6 Jombang kemarin ramai-ramai mendatangi sekolah.


Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

Togiman alias Toge terpidana mati yang terancam divonis mati kali ketiga hanya satu dari ratusan terpidana mati kasus narkotika.


Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Tiga orang narapidana kasus terorisme bakal bebas dari Nusakambangan dalam waktu dekat. Sayangnya, ketiganya diduga masih memiliki paham radikal.


Agar Tol Murah, Gugat Pemerintah Dong...

Agar Tol Murah, Gugat Pemerintah Dong...

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai bahwa tingginya tarif tol tidak akan berubah jika tidak ada aksi nyata dari masyarakat.


Rumorsnya Zumi Zola Sudah Jadi Tersangka Suap

Rumorsnya Zumi Zola Sudah Jadi Tersangka Suap

“Nyanyian” tiga anak buah Gubernur Jambi Zumi Zola, yakni Erwan Malik, Arfan, dan Saipuddin akhirnya berbuntut.


80 Ribu Taksi Online Terancam Tilang

80 Ribu Taksi Online Terancam Tilang

Kepatuhan pengemudi taksi online untuk menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108/2017 sangat rendah.


Dua Jenderal Polisi Jadi Pejabat (Pj) Gubernur

Dua Jenderal Polisi Jadi Pejabat (Pj) Gubernur

Kementerian Dalam Negeri menunjuk dua perwira tinggi (Pati) Polri untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut).


Korupsi, 83 PNS Belum Dipecat

Korupsi, 83 PNS Belum Dipecat

Badan Kepegawaian Negara (BKN) gerah melihat masih banyak aparatur sipil negara (ASN) atau PNS yang terlibat kasus korupsi tetapi belum dipecat.


Empat Bandar Buruan Mabes Divonis Mati

Empat Bandar Buruan Mabes Divonis Mati

Daftar terpidana mati di Lampung semakin panjang. Jika pada 2017 mencapai 14 orang, saat ini, pekan kedua 2018, jumlah tersebut bertambah menjadi 18 terpidana m



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!