Nasional
Share this on:

Joko Driyono Akan Diperiksa Pekan depan

  • Joko Driyono Akan Diperiksa Pekan depan
  • Joko Driyono Akan Diperiksa Pekan depan

Joko Driyono .

JAKARTA - Setelah melakukan pemeriksaan yang kedua selama 22 jam, kemarin, Polisi memutuskan tidak menahan Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono menerangkan, Joko Driyono mendapat 40 pertanyaan dari total pemeriksa dia. Dirinya tidak dapat menjelaskan secara pasti apa alasan pihak Kepolisian tidak menahan Joko Driyono.

"Untuk yang bersangkutan tidak ditahan karena pertimbangan dari penyidik. Itu hak penyidik," ungkap Argo.

Secara garis besar, pertanyaan masih seputar informasi perusakan barang bukti kasus pengaturan skor yang melibatkan tersangka Vigit Waluyo. Tetapi kata dia, dari total pemeriksan selama 37 jam itu, penyidik belum menemukan sejumlah fakta yang harusnya dituangkan dalam berita acara.

"Jadi untuk tadi malam kita sudah lakukan pemeriksaan sampai jm enam pagi. Yang bersangkutan akan meminta lg untuk kembali diperikaa. Dijadwalkan lagi tanggal 27 Februari. Karena dalam proses kemarin, pemeriksaan kemarin, belum semuanya tertuang di dalam berita acara. Tentunya penyidik ingin menggali kembali yang lebih banyak keterangannya, berkaitan dgn barang bukti yang disita," ucap dia.

Dari pemeriksaan itu, didapati fakta jika barang bukti uang sebesar Rp 300 juta yang ditemukan di kantor Joko Driyono merupakan uang yang akan dipinjamkan tersangka ke Anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto atau Mbah Putih. "Iya uangnya itu rencananya mau dipinjamkan ke Tersangka Dwi Irianto," ucap dia.

Tetapi kata Argo, pihaknya belum mengkonfrontasi keterangan tersebut dengan Dwi Irianto. "Konfrontasinya belum ya, nanti penyidik yang akan lakukan," kata dia.

Argo menanggapi apa yang dilakukan kejaksaan yang sudah menyiapkan tim untuk kasus Joko Driyono. Menurut dia, langkah itu terbilang baik. Karena akan mempercepat proses persidangan. Ya baguslah biar cepat," kata dia singkat.

Dirinya juga masih menunggu perkembangan dari penyidik terlihat pemeriksaan Joko Driyono untuk kasus laporan Lasmi Indaryani. "Nanti itu penyidik ya," ucap dia. (bry/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

707 Ribu Hektar Sawah Rentan Kekeringan

BMKG memprediksi puncak musim kemarau akan berlangsung Agustus-September nanti. Pemerintah pun mulai mengantisipasi dampaknya.


Malaysia Ajak Indonesia Protes ke WTO

Malaysia Ajak Indonesia Protes ke WTO

Pemerintah Malaysia akan mengajukan keluhan ke (WTO) sebelum November 2019, untuk melawan langkah Uni Eropa.


Komitmen Jokowi Mulai Dipertanyakan

Komitmen Jokowi Mulai Dipertanyakan

Komitmen Presiden terpilih Joko Widodo terkait visi dan misi khususnya bidang lingkungan selama lima tahun ke depan dipertanyakan.


Penanganan PLTSa Tak Tuntas, Jokowi Marah

Penanganan PLTSa Tak Tuntas, Jokowi Marah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik keras penanganan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang sudah enam kali dibahas di dalam rapat terba


Lulusan Akpol Terbaik Itu Anak Petani dan Guru Ngaji

Lulusan Akpol Terbaik Itu Anak Petani dan Guru Ngaji

Membanggakan. Sosok Muhammad Idris, menjadi bukti untuk generasi saat ini dan akan datang.


Soal Amnesti Baiq Nuril, Presiden Kirim Surat ke DPR

Soal Amnesti Baiq Nuril, Presiden Kirim Surat ke DPR

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin (15/7), mengirimkan surat ke Ketua DPR RI untuk minta pertimbanan pemberian amnesti kepada Baiq Nuril.


Dialihkan, Anggaran Pendidikan Dikurangi

Dialihkan, Anggaran Pendidikan Dikurangi

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan visi Indonesia akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).


Kirim Surat, Prabowo Subianto Beritahu Amien Rais dan Presiden PKS

Kirim Surat, Prabowo Subianto Beritahu Amien Rais dan Presiden PKS

Sebelum bertemu Presiden Joko Widodo, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto diketahui mengirim dua surat.


PAN Dilarang Gabung Jokowi-Ma'ruf

PAN Dilarang Gabung Jokowi-Ma'ruf

Partai Amanat Nasional (PAN) disebut-sebut akan bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.


Ketemu dengan Jokowi, Prabowo Serba Salah

Ketemu dengan Jokowi, Prabowo Serba Salah

Apa saja yang dibicarakan antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat bertemu pada Sabtu (13/7) lalu?



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!