Nasional
Share this on:

Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

  • Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop
  • Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

JAKARTA - Penayangan iklan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menayangkan capaian pemerintah terus mendapat protes dari partai Gerakan Indonesia Raya. Iklan itu dinilai tidak patut, karena bernuansa curi start kampanye dari Presiden Joko Widodo.

Partai Gerindra berencana untuk melaporkan iklan tersebut kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai, materi iklan yang memuat capaian kinerja pemerintah tidak sepatutnya ditayangkan di bioskop.

Sebab, bioskop bukanlah ruang publik sebagaimana media lainnya. ”Bioskop adalah ruang privat, karena orang yang mau nonton harus membayar,” kata Muzani.

Muzani menilai sebagai incumbent, Jokowi memiliki keleluasaan dalam memanfaatkan media dalam memasang iklan atau pesan kepada publik. Dalam hal ini, penayangan iklan di bioskop memunculkan kesan kampanye terselubung, demi memunculkan simpati atas keberhasilan pemerintah.

Karenanya, Partai Gerindra berencana untuk melaporkan iklan tersebut kepada Bawaslu. ”Apakah ini bagian terselubung atau lainnya, biar kami sampaikan ke Bawaslu,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait kritik atas iklan-iklan capaian pemerintah yang banyak tersebar. Jokowi menilai, hal itu sebagai kewajiban pemerintah untuk mensosialisasikan progres atas program-program yang dikerjakan.

“Itu kan memang tugasnya Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika),” ujarnya di sela-sela acara di Auditorium The Forest Resort, Bogor, kemarin (14/9).

Jokowi mengatakan, kewajiban tersebut bahkan menjadi amanat undang-undang. Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008, Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2015, dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015.

Dia menilai, sosialisasi sangat perlu untuk disampaikan agar masyarakat bisa memantau dan mengawasi. Khususnya terkait proyek mana yang sudah selesai, proyek mana yang masih proses. “Kalau dulu Menteri Penerangan ya menerangkan, masa disuruh diam,” imbuhnya.

Adapun soal tuduhan kampanye terselubung, Jokowi membantah jika hal itu sebagai kampanye. Dia menilai, iklan tersebut bukan barang baru. Bahkan, sejak tahun lalu, upaya tersebut sudah dilakukan oleh pemerintah di berbagai saluran. Salah satunya dapat ditemukan melalui kanal YouTube.

"Masyarakat kan perlu mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya. Kita ini ingin menyampaikan apa adanya," tegas Jokowi. (bay/far/jpg)

Berita Sebelumnya

Cuti Sehari Dalam Seminggu
Cuti Sehari Dalam Seminggu

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jokowi dan Prabowo Dipastikan Tidak Hadir di MK

Jokowi dan Prabowo Dipastikan Tidak Hadir di MK

Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga dipastikan tidak hadir dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6) hari ini.


Kepala BIN Dikabarkan Temui Prabowo di Bali

Kepala BIN Dikabarkan Temui Prabowo di Bali

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diisukan telah memiliki kesepakatan alias deal politik dengan pihak Jokowi-Ma'ruf Amin.


BPN Berharap PSU, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin Yakin Menang

BPN Berharap PSU, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin Yakin Menang

Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan sengketa PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) Pilpres 2019, Kamis (27/6) besok.


Gerindra Ditawari Masuk Kabinet, BPN: Masih Tunggu Putusan MK

Gerindra Ditawari Masuk Kabinet, BPN: Masih Tunggu Putusan MK

Partai Gerindra ditawari untuk masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin pada periode 2019-2024 mendatang.


Perang Dagang AS-China Mulai Merembet ke ASEAN

Perang Dagang AS-China Mulai Merembet ke ASEAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China bukan tidak mungkin akan merembet ke mana-mana.


Jokowi Bertemu Aung San Suu Kyi Bahas Rohingya

Jokowi Bertemu Aung San Suu Kyi Bahas Rohingya

Sebelum menghadiri KTT ASEAN ke-34, Presiden Joko Widodo bertemu Aung San Suu Kyi, Sabtu, (22/6) kemarin.


TKN dan BPN Sama-sama Yakin Menang

TKN dan BPN Sama-sama Yakin Menang

Tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno optimistis menang sengketa Pilpres 2019 yang tengah disidangkan MK.


KPU Protes Disebut Bagian dari Tim 01

KPU Protes Disebut Bagian dari Tim 01

Sejumlah saksi dan ahli yang dihadirkan tim kuasa hukum pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin membantah keterangan ahli 02.


PLN Bantah Tarif Listrik Naik

PLN Bantah Tarif Listrik Naik

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL).


2025 Setifikasi Tanah Rampung

2025 Setifikasi Tanah Rampung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di seluruh Indonesia akan rampung.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!