Nasional
Share this on:

Jokowi-Prabowo Hadir, Debat Ketiga Dibagi Enam Sesi

  • Jokowi-Prabowo Hadir, Debat Ketiga Dibagi Enam Sesi
  • Jokowi-Prabowo Hadir, Debat Ketiga Dibagi Enam Sesi

JAKARTA - Hadirnya calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada debat calon wakil presiden (cawapres), Minggu (17/3)lusa, membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menurunkan standar pengamanan dalam kegiatan tersebut. Hal itu dipastikan oleh Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/3).

Terkait dengan personil yang dikerahkan, Wahyu biasa komisioner ini disapa menjelaskan pihak pengamanan yakni TNI, Polri dan Paspampres telah menyusun dan memiliki standar sistem keamanan sendiri. Sehingga dalam debat ke-3 berdasarkan hasil evaluasi atas debat kedua, KPU membuat tim yang dinamai Komite Damai.

"Anggotanya perwakilan dari KPU, Bawaslu, TKN 01 dan BPN 02. Komite damai ini bersifat antisipatif untuk mengatasi jika ada permasalahan dalam arena debat. Tentu saja kita tidak mengharapkan ada permasalahan tetapi sebagai bentuk antisipasi kita membuat komite damai," terang Wahyu.

Ia melanjutkan, komite damai tersebut nantinya memastikan bahwa peraturan-peraturan yang mengikat pengunjung atau penonton debat di arena itu itu harus tertib. Sehingga jika ada ketidaktertiban komite inilah yang salah satunya yang melakukan penyelesaian.

Salah satu bentuk penyelesaian final terakhir adalah jika ada udangan yang membuat gaduh, maka komite damai itu berwenang untuk mengeluarkan yang bersangkutan dari arena debat. Debat ini bukan hanya kepentingan 500 orang yang ada di arena debat.

"Tetapi debat ini adalah kepentingan seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam kepentingan pemilih. Pemilih dan warganet yang menonton tidak di arena itu kan juga berhak untuk mendapatkan tayangan yang nyaman untuk ditonton," jelasnya kepada awak media.

Sudah disepakati bersama, diakui Wahyu untuk meningkatkan pelayanan KPU kepada seluruh rakyat Indonesia, maka KPU membentuk Komite Damai untuk memastikan debat berlangsung dengan lancar dan damai.

"Jumlah komiter damai nantinya berjumlah enam orang, masing-masing dua orang perwakilan TKN dan BPN dan masing-masing satu orang perwakilan dari KPU dan Bawaslu. KPU juga akan mengundang tokoh bangsa, tokoh masyarakat, akademisi, tokoh pemuda dan semua pihak yang relevan dengan tema debat," paparnya.

Di Tanya terkait undangan beberapa menteri, Wahyu menerangkan, ada masukan dari BPN agar para menteri kabinet sebagai pembantu presiden tidak diundang dalam debat. Tentu saja masukan tersebut akan kita pertimbangkan, akan kita putuskan dalam rapat berikut, tegasnya.

Ia pun merinci, untuk debat ketiga, terbagi dalam enam sesi. Sesi yang pertama adalah pertama pemaparan visi-misi program, sesi yang kedua adalah pendalaman visi misi program itu berisi pertanyaan yang disampaikan oleh moderator. Pertanyaan ini dibuat oleh panelis.

Kemudian sesi ke-4 dan ke-5 adalah pertanyaan antar kandidat. Pertanyaan ini dibuat oleh masing-masing kandidat dan sesi yang ke-6 adalah pernyataan penutup atau closing statement.

Hampir semua segmen ada penambahan waktu. Mulai dari segmen pemaparan visi-misi yang dalam debat sebelumnya hanya 3 menit, besok ditambah menjadi 4 menit. Begitu juga clossing statement, yang sebelumnya 2 menit menjadi 4 menit, pungkasnya. (khf/fin/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Hari Ini, KPU Evaluasi Debat Ketiga

Hari Ini, KPU Evaluasi Debat Ketiga

Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera melakukan evaluasi debat ketiga, meski mereka mereka puas dengan penyelenggaraannya.


Debat Ketiga Membosankan dan Terlalu Normatif

Debat Ketiga Membosankan dan Terlalu Normatif

Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) antara Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno, Minggu (17/3) malam, berjalan kurang greget.


Usai Debat, Kedua Kubu Saling Klaim

Usai Debat, Kedua Kubu Saling Klaim

Pasca debat, Minggu (17/3), kedua kubu saling klaim. Keduanya merasa menguasai debat sampai jawaban substansial.


Sandiga Uno Latih Gesture, Ma'ruf Belajar Durasi

Sandiga Uno Latih Gesture, Ma'ruf Belajar Durasi

Dua calon wakil presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melakukan persiapan untuk menghadapi debat ketiga pada hari ini.


Jokowi Tanggapi Dingin, Kiai Ma'ruf Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah

Jokowi Tanggapi Dingin, Kiai Ma'ruf Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah

Calon Presiden 01 Joko Widodo menanggapi dingi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi.


Tambah Dua Menteri Akan Tambahi Beban APBN

Tambah Dua Menteri Akan Tambahi Beban APBN

Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menambah dua menteri baru agar bisa mendorong ekspor dan investasi, tidaklah mudah.


Sah, Jokowi Tak Harus Cuti

Sah, Jokowi Tak Harus Cuti

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memastikan Presiden Joko Widodo tidak perlu cuti.


Debat Ketiga Harus Konstruktif dan Manfaatkan Jawaban

Debat Ketiga Harus Konstruktif dan Manfaatkan Jawaban

Debat ketiga calon wakil presiden (Cawapres) harus konstruktif, sehingga dua kandidat yakni Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno diminta untuk memaksimalkan j


Layani Warga, Tangan Jokowi Kena Cakar

Layani Warga, Tangan Jokowi Kena Cakar

Tangan Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi tergores cakaran warga saat mengikuti saat jalan santai dengan masyarakat Sulawesi Tenggara.


Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Dukungan masyarakat Gorontalo bakal kian besar untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!