Nasional
Share this on:

Kapolri: Polisi Tidak Berpolitik Praktis

  • Kapolri: Polisi Tidak Berpolitik Praktis
  • Kapolri: Polisi Tidak Berpolitik Praktis

JAKARTA - Jenderal aktif di Polri kian banyak yang akan terjun bebas ke dunia politik. Dari sekian banyak nama yang beredar, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku baru satu jenderalnya yang akan maju dalam pertarungan pemilihan kepala daerah (pilkada), yakni Irjen Murad Ismail.

Informasi yang diterima Jawa Pos (induk radartegal.com), di kepolisian setidaknya ada empat jenderal bintang dua yang akan maju dalam pilkada. Lalu, ada seorang jenderal bintang tiga yang dikabarkan juga melirik kemungkinan menjadi kepala daerah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuturkan, dari beberapa nama jenderal hanya ada satu yang diketahuinya akan mencalonkan diri menjadi gubernur Maluku, yakni Irjen Murad Ismail. ”Yang lain belum, sementara untuk Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw untuk maju di Papua memutuskan tidak mau,” terangnya ditemui di komplek gedung DPR kemarin.

Namun, yang pasti bila melihat tahapan proses pemilihan. Maka, setiap anggota Polri yang akan maju Pilkada masih boleh menjadi anggota hingga Februari. ”Jadi anggota sampai Februari, tapi kalau sudah yakin maju pilkada lebih baik mengundurkan diri secepatnya,” terangnya.

Persoalan netralitas Polri juga menjadi pertimbangan dalam fenomena tersebut. Dia mengatakan, semua orang akan melihat dan khawatir kalau Polri dimanfaatkan. Tapi, sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, Polri harus netral.

”Sebagai Kapolri, saya telah instruksikan semua Kapolda untuk netral,” terangnya.

Sehingga, untuk setiap mantan anggota Polri yang mengikuti pesta demokrasi itu silahkan menggunakan mekanisme partai. ”Polisi tidak berpolitik praktis,” jelas mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) tersebut.

Dia menegaskan, Polri tidak akan ikut campur dalam upaya memenangkan anggota Polri ikut Pilkada. ”Itu urusan mereka, bukan Polri,” ujar mantan Kadensus 88 Anti Teror 2009-2010 tersebut.

Sementara Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menjelaskan, majunya anggota Polri menjadi calon kepala daerah itu justru akan menjadi pembelajaran bagi jenderal-jenderal itu. ”Terjun ke dunia sipil akan lebih memajukan demokrasi,” ujarnya.

Namun begitu, memang semua orang yang bertarung dalam panggung pemilihan tentu akan memanfaatkan semua jaringan yang dimilikinya. ”Silahkan saja memakai jaringannya. Namun, banyak juga jenderal dan purnawirawan jenderal yang kalah dalam pilkada atau pilpres,” paparnya. (idr/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Alhamdulillah, Awal Puasa Tahun Ini Serempak

Alhamdulillah, Awal Puasa Tahun Ini Serempak

Seperti prediksi sebelumnya, tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Ramadan 1439 H/2018 M.


Terduga Provokator Kerusuhan, Aktif Serukan Teror ke Polisi

Terduga Provokator Kerusuhan, Aktif Serukan Teror ke Polisi

Sekitar pukul 09.00 kemarin (10/5), beberapa polisi tampak memasang garis polisi di sekitar kamar jenazah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.


Wakapolri: Videokan Polisi di Jalan, Kalau Benar Langsung Saya Pecat

Wakapolri: Videokan Polisi di Jalan, Kalau Benar Langsung Saya Pecat

Presiden Jokowi memerintahkan langsung Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin memberantas praktik pemalakan terhadap para sopir truk.


Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

Anniesa Hasibuan, salah satu terdakwa kasus penipuan berkedok biro haji dan umroh First Travel tidak mampu menyembunyikan kesedihannya.


Ambruknya Jembatan Widang Tak Akan Ganggu Mudik

Ambruknya Jembatan Widang Tak Akan Ganggu Mudik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimis jika ambruknya Jembatan Widang di Tuban Jawa Timur tidak akan mengganggu arus mudik.


Mahfud MD: Mari Doakan Pak Boediono

Mahfud MD: Mari Doakan Pak Boediono

Mantan Ketua MK Mahfud MD tidak yakin Wakil Presiden RI 2009–2014 Boediono benar-benar terlibat dalam kasus korupsi bailout Bank Century pada 2008.


Dana Abu Tours Tinggal Rp2 Miliar

Dana Abu Tours Tinggal Rp2 Miliar

Aset Abu Tours yang tersisa tidak cukup lagi untuk mengembalikan dana jamaah. Termasuk untuk memberangkatkan jamaah yang belum umrah.


Sudah Minta Maaf, Laporan Puisi Sukmawati ke Polisi Bertambah

Sudah Minta Maaf, Laporan Puisi Sukmawati ke Polisi Bertambah

Sambil terisak, putri keempat Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri menyampaikan permintaan maafnya di hadapan publik kemarin.


Polisi Dalami Pengaduan Kasus Sukmawati

Polisi Dalami Pengaduan Kasus Sukmawati

Puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri, Jumat (30/3) tampaknya bakal bergulir ke proses hukum.


Polisi Dalami Minyak Tumpah atau Sengaja Dibuang

Polisi Dalami Minyak Tumpah atau Sengaja Dibuang

Penyebab tumpahan minyak di Teluk Balikpapan yang kemudian menyulut kebakaran dengan korban jiwa dua nelayan masih menjadi tanda tanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!