Nasional
Share this on:

Kasus Korupsi KTP-el, Ganjar Pranowo Kembali Diperiksa

  • Kasus Korupsi KTP-el, Ganjar Pranowo Kembali Diperiksa
  • Kasus Korupsi KTP-el, Ganjar Pranowo Kembali Diperiksa

DIPERIKSA ? Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersiap diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. (imam husein/jawa pos)

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin. Kali ini penyidik memanggil Ganjar Pranowo sebagai saksi untuk Setnov.

Politikus PDI Perjuangan itu dimintai keterangan soal peran dan apa saja yang diketahui tentang proyek KTP elektronik (KTP-el). Usai diperiksa, Ganjar mengatakan, pertanyaan penyidik KPK tidak jauh berbeda ketika dirinya diperiksa sebagai saksi untuk Andi Narogong.

Dia pun menegaskan tidak mengenal Andi. ?Saya tidak kenal dengan mereka,? ungkapnya.

Ganjar juga menegaskan selama ini Setnov tidak pernah melakukan pendekatan kepada dirinya terkait dengan kesaksiannya di KPK. ?Nggak ada (pendekatan, Red),? imbuhnya.

?Saya kira informasi itu (peran Ganjar Pranowo) beberapa sudah diketahui dalam sidang Irman dan Sugiharto,? terang Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Ganjar yang waktu proyek KTP-el menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR itu disebut-sebut menerima aliran dana sebesar USD 500 ribu (sekitar Rp 7 miliar). Uang itu diduga untuk memuluskan persetujuan pembahasan proyek KTP-el di Komisi II.

Febri menjelaskan, konstruksi perkara KTP-el sudah kuat. Selain kelengkapan bukti-bukti, KPK juga mengantongi keterangan 108 saksi dalam kasus KTP-el dengan tersangka Setnov.

Saksi itu meliputi kelompok politisi, baik yang aktif di DPR ataupun mantan. Kemudian sejumlah pegawai di lingkungan Kemendagri, advokat, notaris sampai kelompok pengusaha BUMN selaku pemenang tender.

Bukan hanya itu, KPK juga sudah mengumpulkan fakta-fakta persidangan Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta. Pengusaha yang disebut-sebut koordinator korupsi KTP-el itu kini berstatus terdakwa.

?Di sidang, banyak fakta-fakta baru terkait dengan aliran dana. Konstruksinya semakin kuat, jadi kami tidak ragu menghadapi praperadilan,? ungkapnya.

KPK pun akan menyiapkan argumentasi untuk melawan gugatan itu. Upaya itu untuk menguatkan bila penetapan tersangka Setnov sudah sesuai prosedur dan sah secara hukum.

?Tentu kami akan ajukan bukti-bukti yang relevan dan sesuai bahwa penyidikan yang dilakukan ini sah. Jadi kami sangat yakin bisa hadapi ini,? papar mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut. (tyo/syn/bay/fat)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tensi Hubungan Indonesia-Australia Naik

Tensi Hubungan Indonesia-Australia Naik

Tensi hubungan Indonesia dengan Australia kembali naik. Pemicunya rencana pemindahan kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.


Rumah Bos Lippo Group Digeledah KPK

Rumah Bos Lippo Group Digeledah KPK

KPK terus mencari bukti-bukti tambahan untuk melengkapi pengungkapan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta.


Kasus Peluru Nyasar, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

Kasus Peluru Nyasar, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus proyektil nyasar di Gedung DPR RI, Senayan yang terjadi pada Senin (15/10).


Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Merasa tuntutannya tidak dituruti pemerintah, mulai hari ini (15/10) guru hunorer kembali menggelar aksi mogok mengajar.


KPK Kaji Lagi Pemeriksaan Internal

KPK Kaji Lagi Pemeriksaan Internal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali melakukan eksaminasi terkait hasil investigasi Indonesialeaks.


Amien Mengaku Bahagia Diperiksa Penyidik

Amien Mengaku Bahagia Diperiksa Penyidik

Enam jam Amien Rais diperiksa sebagai saksi kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet kemarin.


PP 43/2018 Diteken, Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

PP 43/2018 Diteken, Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Kabar baik bagi mereka yang getol membongkar skandal korupsi. Pemerintah bakal memberikan hadiah bagi masyarakat yang melaporkan kasus korupsi.


Kubu Prabowo Laporkan Situs yang Bikin Hoax Soal Sandi

Kubu Prabowo Laporkan Situs yang Bikin Hoax Soal Sandi

Drama kasus kebohongan Ratna Sarumpaet seperti tak berujung.


Kebohongan Ratna Bisa Jadi Tutupi Soal Rekening

Kebohongan Ratna Bisa Jadi Tutupi Soal Rekening

Kasus kebohongan Ratna Sarumpaet dinilai tidak berdiri sendiri. Ada kemungkinan, kasus kebohongan itu digunakan untuk menutupi sesuatu.


Wali Kota Pasuruan Diduga Terima Fee Rp230 Juta

Wali Kota Pasuruan Diduga Terima Fee Rp230 Juta

Usai menjalani pemeriksaan di Polres Pasuruan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menerbangkan Wali Kota Pasuruan Setiyono ke Jakarta.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!