Nasional
Share this on:

Kejanggalan Proyek E-KTP Mulai Dibeber

  • Kejanggalan Proyek E-KTP Mulai Dibeber
  • Kejanggalan Proyek E-KTP Mulai Dibeber

JAKARTA - Sidang Setya Novanto (Setnov) kembali digelar kemarin (1/2). Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi yang berkaitan dengan proses pembahasan anggaran dan pengadaan proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Dari tujuh saksi, hanya lima yang hadir. Mereka adalah pengacara Hotma Sitompul, mantan pimpinan komisi II DPR Chairuman Harahap, Direktur Penanganan Permasalahan Hukum Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah (LKPP) Setya Budi Arijanta, mantan PNS Ditjen Dukcapil Kemendagri Fajar Kurniawan, dan mantan pegawai toko jam Marita alias Tata.

Yang menarik, saksi Setyo Budi Arijanta kembali blak-blakan soal indikasi penyimpangan pengadaan proyek e-KTP senilai Rp5,9 triliun tersebut. Dia tegas menyebut pihak Kemendagri, khususnya panitia lelang, tidak mengindahkan rekomendasi yang diberikan LKPP saat itu.

”Itu awalnya kami juga tidak tahu. Tapi saya begitu kasih rekomendasi kok ngeyel banget ada apa sih?” ujarnya.

Pada 2011, proyek e-KTP dianggap janggal karena menggabung sembilan sembilan lingkup pekerjaan dinilai janggal. LKPP lantas menyarankan agar Kemendagri, khususnya pejabat pembuat komitmen (PPK) Sugiharto, memecah sembilan pekerjaan tersebut. Tujuannya, menghindari kerugian negara dan memunculkan persaingan sehat.

Yang menarik, Setyo mengaku sudah memprediksi adanya korupsi dan bakal disidangkan di pengadilan tipikor sejak rekomendasi LKPP tersebut ditolak. Menurut dia, ada 10 kasus besar yang serupa dengan perkara e-KTP yang merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun tersebut.

”Biasanya, kalau tidak dituruti ketemunya di (pengadilan) tipikor,” kelakarnya.

Sontak, pernyataan Setyo itu mengundang perhatian ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto. Yanto menyebut Setyo memiliki sifat seperti Wisanggeni, putra dari Arjuna dalam cerita pewayangan Jawa.

”Wisanggeni itu tahu apa yang akan terjadi,” timpal ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat tersebut.

Sementara itu, Chairuman Harahap kemarin kembali dicecar sejumlah pertanyaan. Mulai dari pertemuan dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong sampai penerimaan uang USD 584 ribu dan Rp26 miliar yang diduga berasal dari fee proyek e-KTP. Hanya, mantan ketua Komisi II DPR itu kembali membantah tuduhan tersebut.

”Itu tidak benar,” ujarnya ketika ditanya soal duit e-KTP.

Di sisi lain, terkait dugaan merintangi penyidikan (obstruction of justice) e-KTP, KPK kemarin menaikan status penyidikan mantan pengacara Setnov, Fredrich Yunadi ke penuntutan. Rencananya, sidang akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, sama dengan Setnov. Awalnya, Fredrich sempat menolak pelimpahan itu.

”Penyidik dan JPU mendatangi FY ke rutan,” papar Jubir KPK Febri Diansyah.

Meski demikian, proses pelimpahan tetap dilakukan tanpa mensyaratkan persetujuan tersangka. ”Keberatan FY dituangkan dalam berita acara pelimpahan,” jelas Febri. KPK kini tengah menyiapkan berkas dakwaan dan menyerahkannya ke pengadilan. (tyo/agm)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sembako Mulai Naik, Daging Sapi Tembus Rp130.000

Sembako Mulai Naik, Daging Sapi Tembus Rp130.000

H- 4 sebelum lebaran, harga-harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, kemarin. Daging sapi mencatatkan kenaikan paling signifikan.


Ketua DPR Penuhi Panggilan KPK

Ketua DPR Penuhi Panggilan KPK

Ketua DPR Bambang Soesatyo akhirnya memenuhi panggilan KPK sebagai saksi perkara kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), kemarin (8/6).


Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

Akhir Mei lalu pemerintah Israel mengumumkan larangan berkunjung bagi masyarakat Indonesia. Ketentuan larangan kunjungan ini berlaku efektif mulai besok (9/6).


805 Ribu E-KTP Rusak Akan Dimusnahkan setelah Pemilu

805 Ribu E-KTP Rusak Akan Dimusnahkan setelah Pemilu

805.311 keping e-KTP yang rusak sedang dilakukan pemotongan untuk disfungsi.


Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tercecer di Jalan Raya Salabenda Desa Parakansalak Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/5).


Satwa di Lereng Merapi Mulai Turun Gunung

Satwa di Lereng Merapi Mulai Turun Gunung

Selain letusan magmatik, turunnya satwa dari lereng Merapi menunjukkan bahwa gunung tersebut akan memasuki fase letusan besar.


Merapi Erupsi Lagi, 10 Desa Mulai Dikosongkan

Merapi Erupsi Lagi, 10 Desa Mulai Dikosongkan

Aktivitas letusan freatik Gunung Merapi terus terjadi. Kemarin, sedikitnya dua kali muncul letusan.


Pelunasan Tahap Kedua, Tetap Wajib Cek Kesehatan

Pelunasan Tahap Kedua, Tetap Wajib Cek Kesehatan

Kemenag rencananya mulai umumkan nama calon jamaah haji (CJH) berhak lunas biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap kedua kemarin (11/5).


Dieksekusi ke Sukamiskin, Waspadai Jika Setnov Ajukan PK

Dieksekusi ke Sukamiskin, Waspadai Jika Setnov Ajukan PK

Mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) mulai menjalani masa pemidanaan, kemarin (4/5).


Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengesekusi terpidana kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto (Setnov).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!