Nasional
Share this on:

Kesiapan Mudik Lebaran Terus Dicek

  • Kesiapan Mudik Lebaran Terus Dicek
  • Kesiapan Mudik Lebaran Terus Dicek

JAKARTA - Pemerintah terus menyiapkan sarana untuk mudik lebaran nanti. PT Kereta Api Indonesia melakukan pengecekan di sepanjang jalur selatan dan utara Pulau Jawa. Sementara Jasa Marga, telah menyiapkan beberapa skenario untuk menghadapi kemacetan.

Jajaran komisaris dan direksi PT KAI melakukan inspeksi di jalur selatan Jawa mulai Selasa lalu (10/4). Menurut pantauan Jawa Pos kemarin (11/4) kereta inspeksi jajaran berangkat dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Malang. Sebelumnya jajaran direksi menyinggahi Stasiun Purwokerto.

”Pemantauan tersebut dilakukan untuk pengecekan sarana dan prasarana baik di jalur selatan maupun utara Jawa,” kata VP Public Relations PT KAI Agus Komarudin saat dihubungi wartawan kemarin.

Hal itu dilakukan sebagai langkah preventif persiapan angkutan lebaran. Pihak KAI melakukan pemantauan terhadap titik yang rawan banjir, longsor, dan ambles.

Yang menjadi perhatian lainnya adalah perlintasan liar yang tidak dijaga. Lintasan tersebut akan ditutup secara bertahap. Untuk lebih menjaga keamanaan, PT KAI juga berencana menambah petugas penjaga perlintasan pada saat operasi lebaran.

”Selain itu dirut dan jajaran melakukan pembinaan untuk seluruh jajaran KAI baik daop maupun divisi regional di Sumatera,” beber Agus.

Sementara itu persiapan juga dilakukan untuk memperbaiki pelayanan di jalan tol. Terkait infrastruktur jalan tol yang akan dilalui pemudik, PT Jasa Marga (Persero) telah sejumlah persiapan. ”Kami juga telah menyusun segenap kesiapan operasional yang meliputi pelayanan transaksi, lalu lintas, dan konstruksi guna kelancaran arus mudik dan arus balik para pengguna jalan tol,” ucap Subakti Syukur, Direktur Operasi II PT Jasa Marga.

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2018 di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H-3, yakni pada tanggal 12 Juni. Diprediksi volume lalu lintas akan naik sebesar 0,03 persen atau sekitar 116.270 kendaraan dibandingkan puncak arus mudik Lebaran 2017. Sedangkan puncak arus balik di GT Cikarang Utama diprediksi terjadi pada tanggal 19 Juni dan akan mengalami penurunan sebesar 3,9 persen atau 109.632 kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan volume lalu lintas di GT Cikarang Utama pada puncak arus mudik dan arus balik, Subakti Syukur menjelaskan, Jasa Marga mengoperasikan maksimal 20 gardu tol operasi arah Cikampek dan 29 gardu tol operasi arah Jakarta. Langkah lainnya adalah memfungsikan sepuluh mobile reader dan top up tunai di GT Cikarang Utama 2 dan GT Cikarang Utama 4.

Sedangkan puncak arus mudik yang terjadi di GT Cileunyi diprediksi jatuh pada tanggal 12 Juni. Kenaikan jumlah kendaraan akan sebesar 46.824 kendaraan dibandingkan tahun 2017. Puncak arus balik di GT Cileunyi yang diprediksi jatuh pada tanggal 19 Juni dan mengalami kenaikan sebesar 1,29 persen atau 47.141.

Guna mengatasi permasalahan tersebut di GT Cileunyi, Jasa Marga mengoperasikan maksimal 10 gardu tol operasi arah Garut termasuk dua lajur reversible. Delapan gardu tol operasi arah Jakarta termasuk penambahan dua gardu operasi dan tiga lajur reversible juga masuk dalam sekenario. Serta memfungsikan lima mobile reader dan top up tunai di GT Cileunyi.

Jasa Marga juga menyediakan jalur fungsional dengan memanfaatkan jalan tol yang masih dalam proses konstruksi, dengan total panjang 137,54 km. Tol yang rencananya akan difungsikan adalah Jalan Tol Batang-Semarang (Ruas Batang-Krapyak sepanjang 75 Km), Jalan Tol Solo-Ngawi (Ruas Salatiga-Kertasura sepanjang 32,24 Km), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (Ruas Wilangan-Nganjuk sepanjang 15 Km), dan Jalan Tol Pandaan-Malang (Ruas Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,3 Km). Sebagai optimalisasi pelayanan lalu lintas, Jasa Marga menghentikan seluruh kegiatan proyek mulai dari H-7 hingga H+7. (lyn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

Jokowi Bantah Kampanye di Iklan Capaian di Bioskop

Penayangan iklan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menayangkan capaian pemerintah terus mendapat protes dari partai Gerakan Indonesia Raya.


Terpuruk, Rupiah Nyaris Sentuh Rp15 ribu

Terpuruk, Rupiah Nyaris Sentuh Rp15 ribu

Sejak awal pekan ini, kinerja rupiah terus memburuk. Pada Senin (3/9) lalu, pada penutupan perdagangan, nilai tukar rupiah terpuruk di angka Rp14.816 per dolar


Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Penyidikan kasus dugaan korupsi usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus berkembangan.


Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Upaya memerangi kasus pencurian ikan (illegal fishing) terus dilakukan dengan penenggelaman kapal.


Mensos Diperiksa KPK 11 Jam

Mensos Diperiksa KPK 11 Jam

Keterlibatan Mensos Idrus Marham dalam pusaran dugaan korupsi kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1 terus dikejar KPU.


Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Penanganan darurat dampak gempabumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Penanganan terus dilakukan.


Gempa Belum Berhenti

Gempa Belum Berhenti

Gempa susulah di lombok masih terus berlangsung. Hingga kemarin (10/8) pukul 17.00 WITA, BMKG mencatat telah terjadi 469 gempa susulan.


BPJS Kesehatan Kelimpungan, Presiden Diam Saja

BPJS Kesehatan Kelimpungan, Presiden Diam Saja

Konflik peraturan direktur jaminan pelayanan kesehatan (perdiyan) BPJS Kesehatan nomor 2, 3, dan 5 tahun 2018 terus bergulir.


Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kemenlu Tetap Beri Bantuan Hukum

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau kasus penggerebekan 116 WNI di Arab Saudi.


Usut Pemesanan Mobil untuk Kalapas

Usut Pemesanan Mobil untuk Kalapas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami sejumlah fakta seputar aliran uang suap untuk memperoleh fasilitas dan perizinan di Lapas Sukamiskin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!