Nasional
Share this on:

Komnas HAM Periksa Novel 7 Jam

  • Komnas HAM Periksa Novel 7 Jam
  • Komnas HAM Periksa Novel 7 Jam

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani pemeriksaan awal di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), kemarin (13/3). Pemeriksaan dalam tindak lanjut kerja tim pemantau kasus penyerangan Novel itu berlangsung cukup lama, yakni tujuh jam.

Novel tiba di gedung Komnas HAM pukul 14.00 dan selesai diperiksa pukul 21.00. Suami Rina Emilda itu didampingi tim advokasi dari masyarakat sipil antikorupsi. Diantaranya koordinator Kontras Yati Andriyani dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Alghiffary Aqsa.

Alghi (sapaan Alghiffary Aqsa) mengatakan, dalam pemeriksaan kemarin Novel disodori 23 pertanyaan oleh tim pemantau Komnas HAM. Pertanyaan itu lebih banyak dibanding ketika pemeriksaan tim penyidik Polda Metro Jaya pada saat di Singapura yang hanya sepuluh pertanyaan.

Dalam pemeriksaan itu, kata Alghi, Novel menyampaikan semua informasi terkait dengan latar belakang pekerjaan sebagai kepala satgas (kasatgas) penyidikan KPK hingga kronologi penyerangan air keras yang terjadi pada 11 April lalu. Hanya, pihaknya tidak bisa menyampaikan secara detail soal informasi tersebut.

Bukan hanya itu, informasi penting seperti terduga pelaku lapangan dan dalang intelektual penyerangan yang sempat mencuat ke publik juga disampaikan kepada tim pemantau. "Sebenarnya itu juga sudah disampaikan ke publik dan disampaikan (saat pemeriksaan Novel) di Singapura," terangnya.

Yati Andriyani menambahkan, informasi yang disampaikan ke Komnas HAM sangat detail. Hanya, pihaknya menegaskan bahwa hasil akhir atau pembuktian informasi itu bakal tetap kembali ke kepolisian. Sebab, kepolisian merupakan institusi yang berwenang terkait penanganan teror yang sudah bergulir 11 bulan itu.

"Terduga pelaku itu bukan tanggung jawab korban, dalam hal ini Novel Baswedan," paparnya.

Sementara itu, Novel yang kemarin masih dalam proses penyembuhan mata mengharapkan penyampaian informasi ke Komnas HAM menjadi titik terang pengungkapan teror air keras yang kini masih berkutat kepolisian.

"Semoga menjadi hal baik mendukung tugas-tugas kepolisian untuk mengungkap fakta-fakta yang ada," ujarnya. Komnas HAM punya waktu tiga bulan dalam tugas pemantauan kasus Novel tersebut. (tyo/jpg)

Berita Berikutnya

BRI Sudah Ganti Uang Nasabah
BRI Sudah Ganti Uang Nasabah

Berita Sejenis

Ada 2 SPDP, Ombudsman Periksa Novel Baswedan

Ada 2 SPDP, Ombudsman Periksa Novel Baswedan

Komisioner Ombudsman RI (ORI) Andrianus Meliala memeriksa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, kemarin (15/5).


Sudah Setahun, Kasus Novel Masih Gelap

Sudah Setahun, Kasus Novel Masih Gelap

Kabut misteri masih menyelimuti kasus penyiraman air keras penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.


Sebut Sejumlah Nama, Setnov Bantah Terima Jam

Sebut Sejumlah Nama, Setnov Bantah Terima Jam

Sebagian pengunjung sidang di ruang Koesoemah Atmadja kemarin tampak bersemangat setelah mendengar Setya Novanto meminta maaf kepada majelis hakim.


Komnas HAM Dorong Penuntasan Kasus Novel

Komnas HAM Dorong Penuntasan Kasus Novel

Sebelas bulan berlalu, kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tidak kunjung tuntas.


Penyidik Polri Datangi Rumah Novel

Penyidik Polri Datangi Rumah Novel

Belum genap sepekan berada di tanah air, Novel Baswedan sudah harus berurusan dengan penyidik Polda Metro Jaya.


Tiba di Jakarta, Novel Semangati Penyidik KPK

Tiba di Jakarta, Novel Semangati Penyidik KPK

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya tiba di tanah air kemarin (22/2).


Ajukan Justice Collaborator, Setnov Siap Buka-bukaan

Ajukan Justice Collaborator, Setnov Siap Buka-bukaan

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin.


Mantan Wapres Diperiksa KPK 6 Jam

Mantan Wapres Diperiksa KPK 6 Jam

Skandal korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) semakin memanas.


Jokowi Ditagih Janji Penyelesaian Kasus HAM

Jokowi Ditagih Janji Penyelesaian Kasus HAM

Penyelesaian kasus-kasus hak asasi manusia (HAM) masa lalu kembali dipertanyakan dalam peringatan hari HAM Internasional, kemarin (10/12).


Dhani Diizinkan Pulang, Polisi Belum Tentukan Pemeriksaan Lagi

Dhani Diizinkan Pulang, Polisi Belum Tentukan Pemeriksaan Lagi

Akhirnya, musisi Ahmad Dhani menghirup udara bebas kemarin. Setelah diperiksa 15 jam oleh penyidik terkait dugaan kasus ujaran kebencian.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!