Nasional
Share this on:

Kompensasi 300 Persen, PLN Terancam Bangkrut

  • Kompensasi 300 Persen, PLN Terancam Bangkrut
  • Kompensasi 300 Persen, PLN Terancam Bangkrut

JAKARTA - Upaya pemerintah merevisi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 27 tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa mengancam keuangan perusahaan tersebut.

Apalagi dalam permen tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang sedang diajukan ke Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) untuk diundangkan tersebut, besaran pemberian kompensasi meningkat drastis. Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan kompensasi yang dibayarkan pada pemadaman satu jam pertama adalah 100 persen, lalu pada satu jam berikutnya pemadaman masih terjadi, besarannya menjadi 200 persen. Apabila berjam-jam, akan mencapai 300 persen sekaligus batas maksimum pemberian kompensasi.

Terkait besaran kompensasi hingga 300 persen, Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN Djoko Raharjo Abumanan mengatakan, PLN akan mengikuti pemerintah, jika regulasi itu diterapkan. Saat ini rumusan kompensasi baru sedang digodok Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Semua kita kembali ke pemerintah, PLN kan under regulated pemerintah," kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/8).

Dikatakannya, jika kompensasi pemadaman listrik ditingkatkan lebih dari 100 persen, maka PLN harus memperkuat sistem kelistrikannya. Caranya dengan menambah jaringan. Dengan demikian, maka akan berdampak dengan kenaikan investasi perusahaan.

"Kalau kondisinya seperti itu Kita akan minta biaya investasi lebih mahal. Semua akan kembali berapa kemampuan negara ini," katanya.

PLN, menurutnya, akan mengembalikan pilihan tersebut ke pemerintah. Saat ini PLN masih berhitung kenaikan investasi untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jawa-Bali. "Semua dihitung terhadap biaya itu lagi kita hitung. Tidak ada diskusi, ya tidak apa-apa kita kembalikan," tandasnya.

Semantara Pengamat Ekonomi Energi dan Pertambangan Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menilai pemberian kompensasi akibat blackout harus berkeadilan dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan PLN. "Kalau kompensasi semakin besar, dikhawatirkan PLN terancam bangkrut," katanya, kemarin.

Untuk itu, dia mengharapkan perubahan Permen harus memperhatikan kepentingan konsumen dan PLN secara seimbang dan berkeadilan. "Kalau benar bangkrut, PLN akan berubah menjadi perusahaan lilin negara Pada saat itu, bangsa Indonesia kembali ke zaman batu dalam kegelapan. Pasalnya, PLN merupakan BUMN satu-satunya yang mengusahakan setrum," katanya. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

74 Nama Masuk Radar BPIP
74 Nama Masuk Radar BPIP

Berita Sejenis

30 Kabupaten Kota Dapat Potongan Tagihan Listrik

30 Kabupaten Kota Dapat Potongan Tagihan Listrik

PT PLN (Persero) menyatakan, akan memberikan kompensasi bagi pelanggan yang terkena pemadaman listrik 'berjamaah' pada Minggu (4/8) dan Senin (5/8) lalu.


55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

55 Persen Profesional, Nama Menteri Diumumkan Sebelum Oktober

Presiden Joko Widodo sedikit membocorkan komposisi kabinet periode 2019-2024. Kursi menteri akan diisi 55 persen dari kalangan profesional.


Buntut Listrik Mati Massal, Direksi PLN Dituntut Mundur

Buntut Listrik Mati Massal, Direksi PLN Dituntut Mundur

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) harus menutup kerugian materi pelanggan yang dikalkulasi berkisar Rp839 miliar.


Dunia Mulai Terancam Krisis Air

Dunia Mulai Terancam Krisis Air

Seperempat populasi dunia di 17 negara kini hidup di wilayah dengan persedian air yang tak sebanding dengan kebutuhan warganya.


Soal Mati Listrik Massal, Jangan Kriminalisasi Pohon Sengon

Soal Mati Listrik Massal, Jangan Kriminalisasi Pohon Sengon

PT PLN Persero menggandeng Bareskrim Polri untuk menginvestigasi gangguan yang menyebabkan mati listrik massal alias blackout di Jakarta, Banten, Jawa Barat, da


Jokowi Minta Listrik Mati Jangsn Terulang Lagi

Jokowi Minta Listrik Mati Jangsn Terulang Lagi

Ada yang berbeda dengan inspeksi mendadak yang dilakukan Presiden Joko Widodo ke kantor Pusat PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), Senin (5/8).


PLN Mati Total, Jokowi Ungkap Kekecewaan pada Direksi PLN

PLN Mati Total, Jokowi Ungkap Kekecewaan pada Direksi PLN

Presiden Joko Widodo alias Jokowi tampak kecewa dengan kejadian blackout alias matinya sejumlah pembangkit PLN.


Kocak Banget, Baca Nih Curhatan Netizen soal Mati Lampu di Akun Instagram PLN

Kocak Banget, Baca Nih Curhatan Netizen soal Mati Lampu di Akun Instagram PLN

Pemadaman listrik yang cukup lama di wilayah Jabodetabek pada Minggu (4/8) menuai kontroversi.


Terimbas Gesekan Timur Tengah, Rupiah Loyo

Terimbas Gesekan Timur Tengah, Rupiah Loyo

Nilai tukar (kurs) rupiah, Selasa (23/7), melemah 42 poin atau 0,3 persen menjadi Rp13.985 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.943 per dolar AS.


61 Jamaah Sudah Dipulangkan, 15 Masih Dirawat Inap

61 Jamaah Sudah Dipulangkan, 15 Masih Dirawat Inap

Jumlah kunjungan dan perawatan pasien di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah tahun ini menurun sekitar 20 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!