Nasional
Share this on:

KPK Fokus Hadapi Praperadilan Kedua Setnov

  • KPK Fokus Hadapi Praperadilan Kedua Setnov
  • KPK Fokus Hadapi Praperadilan Kedua Setnov

Laode M. Syarif. (dok. Jawapos)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang menyeret Setnov terus berjalan. Saat ini, pihaknya fokus bagaimana menghadapi praperadilan yang diajukan ketua DPR tersebut agar tidak menggugurkan penyidikan dan penetapan Setnov sebagai tersangka.

”Pemberkasan berjalan, tetapi saat ini kami fokus menghadapi praperadilan,” ujar Laode saat dikonfirmasi Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Laode memang enggan buka-bukaan soal strategi pemberkasan Setnov maupun praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Sikap itu berbeda dengan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. ”Yang jelas kami masih fokus praperadilan,” tuturnya.

Terkait informasi bahwa Setnov menyatakan siap mundur dari kursi ketua DPR dan ketua umum Golkar, padahal yang bersangkutan berada di dalam tahanan Rutan KPK, Laode mengaku tidak tahu menahu. Menurut Laode, persoalan Setnov sebagai ketua DPR dan ketua partai politik bukan ranah KPK.

”Saya tidak tahu (kalau Setnov menyatakan siap mundur, Red),” terangnya.

Laode menegaskan KPK sejauh ini mendalami keterangan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang disampaikan dalam persidangan Kamis (30/11) lalu. Menurut dia, penyidikan e-KTP dengan tersangka Setnov bukan yang terakhir. Sehingga, keterangan Andi bisa menguatkan indikasi keterlibatan pihak lain.

”Ini (tersangka Setnov, Red) bukan yang terakhir,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, posisi Setnov sebagai ketua DPR dan ketua umum Golkar semakin sulit dipertahankan. Selain masifnya desakan dari internal partai agar Setnov mundur, keterlibatan orang nomor satu di parlemen dalam kasus e-KTP semakin terang, setelah Andi Narogong buka-bukaan di persidangan pekan lalu.

Andi menyebut rekanan e-KTP pernah mendistribusikan uang senilai USD 7 juta kepada Setnov secara dua tahap, yakni pada akhir 2011 dan awal 2012. Uang itu ditransfer ke rekening rekan Setnov, Made Oka Masagung di Singapura. Andi menyatakan bila pendistribusian uang untuk fee DPR itu merupakan perintah Setnov. (bay/tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Akhurnya, KPK Tetapkan Bupati Jepara sebagai Tersangka

Akhurnya, KPK Tetapkan Bupati Jepara sebagai Tersangka

Setelah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan di Jepara, KPK akhirnya mengumumkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sebagai tersangka.


600 Hari Kasus Penyerangan Novel Belum Terungkap

600 Hari Kasus Penyerangan Novel Belum Terungkap

Keluarga besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir putus asa.


Neneng Sudah Kembalikan Rp4,9 Miliar

Neneng Sudah Kembalikan Rp4,9 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang tersangka kasus dugaan suap penerbitan izin pembangunan proyek Meikarta kemarin (23/11).


Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK

Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK

Penundaan eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap Baiq Nuril Maknum disambut positif.


Duit Dugaan Korupsi Bupati Pakpak Bharat untuk "Amankan" Kasus Istri

Duit Dugaan Korupsi Bupati Pakpak Bharat untuk "Amankan" Kasus Istri

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pakpak Bharat, Sumut, Remigo Yolando Berutu, kemarin (18/11).


Izin Meikarta Bukan Kewenangan KPK

Izin Meikarta Bukan Kewenangan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemkab Bekasi dan Pemprov Jawa Barat untuk me-review perizinan pembangunan proyek Meikarta.


Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Pencarian black box pesawat Lion Air PK-LQP yang mengalami kecelakaan, Senin (29/10) lalu, mulai menujukan titik terang.


James Riady Akui Bertemu Bupati Bekasi

James Riady Akui Bertemu Bupati Bekasi

Konglomerat James Tjahaja Riady diperiksa KPK kemarin (30/10).


''Harga'' Camat di Cirebon Rp50 Juta

''Harga'' Camat di Cirebon Rp50 Juta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung melakukan penggeledahan terkait dugaan suap dan gratifikasi Bupati Cirebon (nonaktif) Sunjaya Purwadisastra.


Rumah Bos Lippo Group Digeledah KPK

Rumah Bos Lippo Group Digeledah KPK

KPK terus mencari bukti-bukti tambahan untuk melengkapi pengungkapan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!