Nasional
Share this on:

KPK Juga Cekal Pengusaha Ternama asal Malang ke Luar Negeri

  • KPK Juga Cekal Pengusaha Ternama asal Malang ke Luar Negeri
  • KPK Juga Cekal Pengusaha Ternama asal Malang ke Luar Negeri

JAKARTA - Pergerakan pengusaha ternama Malang Raya, Iwan Kurniawan, benar-benar dibatasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Direktur PT Anugerah Citra Abadi itu kembali dimasukkan dalam daftar warga negara Indonesia (WNI) yang dilarang bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi atas permintaan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya meminta Ditjen Imgirasi untuk memperpanjang masa pencegahan ke luar negeri untuk kepentingan penyidikan dan persidangan kasus suap dan penerimaan gratifikasi Bupati Malang (nonaktif) Rendra Kresna. "Perpanjangan pencegahan ke luar ini telah dilakukan selama enam bulan terhitung sejak 18 April," kata Febri, kemarin (28/4).

Nama Iwan berkali-kali mencuat di penyidikan dan persidangan Rendra Kresna. Pengusaha itu diduga kuat sebagai pihak pemberi suap dan gratifikasi untuk Rendra. Pemberian tersebut berkaitan dengan kesepakatan bagi-bagi proyek di Malang sebelum Rendra menjabat sebagai bupati di wilayah tersebut periode 2010-2015.

Sementara Rendra sendiri kini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Jaksa penuntut umum (JPU) KPK telah membacakan tuntutan untuk perkara tersebut. Jaksa meminta majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider kurungan enam bulan. Rendra juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp4,074 miliar.

Apakah KPK akan menetapkan Iwan sebagai tersangka berikutnya dalam perkara tersebut? Febri belum bisa berkomentar. Menurut dia, perpanjangan pelarangan ke luar negeri yang dilakukan KPK merupakan kebutuhan proses penyidikan dan persidangan.

"Yang bersangkutan dilarang bepergian ke luar negeri karena dibutuhkan sejak penyidikan," imbuh dia. (tyo/riz/ful/fin)


Berita Sejenis

Kampanye Pilkada Serentak Cukup 1 Bulan

Kampanye Pilkada Serentak Cukup 1 Bulan

Gelaran pilkada serentak 2020 mulai digodok. Selain waktu pelaksanaan, sejumlah tahapan kampanye juga ramai dibahas.


Pansel Capim KPK Harus Hati-hati

Pansel Capim KPK Harus Hati-hati

KPK mengingatkan pansel capim KPK untuk teliti menelusuri rekam jejak 192 pendaftar yang lolos administrasi.


Pansel KPK Tak Indahkan LHKPN

Pansel KPK Tak Indahkan LHKPN

Sejumlah penyelenggara negara yang masuk dalam daftar 192 nama yang lolos seleksi administrasi, ternyata belum sepenuhnya memberikan laporan harta kekayaan.


11 Pati yang Direkomendasikan Kapolri Lolos Seleksi Capim KPK

11 Pati yang Direkomendasikan Kapolri Lolos Seleksi Capim KPK

Sebanyak 11 perwira tinggi (pati) polri yang mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lolos seleksi administrasi.


Sebelum Di-OTT KPK, Nurdin Berniat Maju Pilgub Lagi

Sebelum Di-OTT KPK, Nurdin Berniat Maju Pilgub Lagi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun sebagai tersangka, Kamis (11/7) kemarin.


Luar Biasa Jika Media Cetak Bergaya Start-up

Luar Biasa Jika Media Cetak Bergaya Start-up

Media massa, terutama media cetak, harus kembali dapat memenangkan kepercayaan publik, dan membedakan diri dari media sosial.


Arbain Dibayaingi Suhu 45 Derajat, Jamah Wafat Kembali Bertambah

Arbain Dibayaingi Suhu 45 Derajat, Jamah Wafat Kembali Bertambah

Setelah seorang jemaah haji asal Solo meninggal dalam pesawat pada Minggu (7/7), kembali kabar duka diterima.


Kereeen, Listrik Rp1 Inovasi Baranenergy Diluncurkan 18 Juli

Kereeen, Listrik Rp1 Inovasi Baranenergy Diluncurkan 18 Juli

Tarif listrik Rp1 (satu rupiah). Tentu ini mengejutkan. Inovasi ini dikembangkan anak-anak milenial asal Kota Tangerang Selatan, Banten.


Pemerintah Sediakan 1.000 Beasiswa untuk Disabilitas

Pemerintah Sediakan 1.000 Beasiswa untuk Disabilitas

Kemenristekdikti menyediakan sebanyak kuota 1.000 beasiswa bagi penyandang disabilitas, untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).


Serangan Jantung, Seorang Jamaah Wafat Dalam Pesawat

Serangan Jantung, Seorang Jamaah Wafat Dalam Pesawat

Seorang jamaah haji Indonesia asal Embarkasi Solo (SOC) 2 dilaporkan meninggal dunia di dalam pesawat saat menuju ke Tanah Suci, kemarin (8/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!