Nasional
Share this on:

KPK Usut Peran Kakak Ketum PKB

  • KPK Usut Peran Kakak Ketum PKB
  • KPK Usut Peran Kakak Ketum PKB

JAKARTA - Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (31/7). Dia dipanggil sebagai saksi untuk dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Pemeriksaan itu merupakan penjadwalan ulang pekan lalu.

Abdul Halim diperiksa selama lebih dari lima jam oleh penyidik. Dia selesai diperiksa pukul 15.00. Kakak kandung Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar tersebut menyatakan dimintai keterangan soal hubungannya dengan Taufiqurrahman. ”Intinya saya ditanya apa yang saya tahu tentang Pak Taufiqurrahman sebagai bupati,” kata ketua DPW PKB Jatim itu.

Lantas apa kaitannya Abdul Halim dengan kasus tersebut? Di agenda pemeriksaan KPK, Abdul Halim diperiksa karena kapasitasnya sebagai dosen. Terkait hal itu, Abdul Halim enggan menjelaskan secara detail. Dia mengaku hanya dimintai keterangan tentang hubungannya dengan Taufiqurrahman. ”Ndak, ndak tahu saya,” ungkap Abdul Halim.

Lalu sejauh mana hubungan Abdul Halim dengan Taufiqurrahman? Dia mengaku mengenal Taufiqurrahman semasa tinggal di Jombang. Kebetulan, kata dia, Taufiqurrahman merupakan warga Jombang yang pernah aktif di Partai Golkar setempat. ”Dia (Taufiq) kan orang Jombang, aktif di Golkar waktu itu, saya aktif di PKB, kenal sebagai sesama pengurus partai,” bebernya.

Soal dugaan adanya transaksi jual beli kepemilikan aset dengan Taufiqurrahman? Abdul Halim juga menepisnya. Kata dia, selama mengenal Taufiqurrahman belum pernah melakukan transaksi apapun, baik tanah maupun aset lainnya. Dia juga membantah memiliki aset di Nganjuk sebagaimana informasi yang beredar. ”Nggak ada. Kalau di Jombang, rumahku mesti asetku,” tutur Abdul Halim.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum bisa menjelaskan secara detail apa kapasitas Abdul Halim sebagai dosen dengan perkara TPPU Taufiq yang tengah diusut. Dia menyatakan, pemanggilan itu merupakan kebutuhan penyidikan. Sejatinya, Abdul Halim dipanggil sebagai saksi pada Rabu (25/7) pekan lalu. Namun, berhalangan hadir karena sakit.

Sebagaimana diberitakan, KPK menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka TPPU pada Januari lalu. Komisi antirasuah itu menemukan indikasi adanya upaya Taufiqurrahman untuk mengaburkan aset-aset hasil korupsi dengan nama orang lain. Aset-aset yang dikaburkan itu diduga berasal dari penerimaan gratifikasi selama dia menjabat periode 2013-2017.

Sejauh ini, KPK telah menyita dua unit kendaraan yang diduga berkaitan dengan TPPU tersebut. Masing-masing Jeep Wrangler dan Fortwo. Selain mobil, KPK juga menyita aset berupa tanah seluas 12,6 hektare di Nganjuk.

Sebelum dijerat dugaan TPPU, Taufiq lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka suap dalam jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk. Kasus itu berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada akhir Oktober tahun lalu di Jakarta. (tyo/agm/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KPK Umbar Penyelidikan Newmont

KPK Umbar Penyelidikan Newmont

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka-bukaan soal penyelidikan dugaan korupsi penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara kepada PT Amman Mineral Internasional.


Keluarga Budi Mulya Tagih Janji KPK

Keluarga Budi Mulya Tagih Janji KPK

Keluarga terpidana mantan Deputi Bidang Moneter Bank Indonesia (BI) Budi Mulya kembali mendatangi gedung KPK kemarin (19/9).


41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

DPRD Kota Malang mencatat sejarah. Di antara 45 anggota legislatif aktif, sebanyak 41 orang telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

Sepekan pasca penetapan Idrus Marham sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1, Jumat (31/8) KPK menahan mantan menteri sosia


Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi adanya perantara lain dalam kasus dugaan suap kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1.


Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Dugaan keterlibatan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam kasus korupsi proyek PLTU Riau 1 coba diurai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Idrus Jangan Tiru Setnov

Idrus Jangan Tiru Setnov

Pengusutan dugaan korupsi kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1 menjadi tantangan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Penyidikan kasus dugaan korupsi usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus berkembangan.


KPK Tetap Koordinator Pencegahan Korupsi

KPK Tetap Koordinator Pencegahan Korupsi

Pemerintah kembali menegaskan komitmennya terkait dengan pencegahan korupsi.


Mensos Diperiksa KPK 11 Jam

Mensos Diperiksa KPK 11 Jam

Keterlibatan Mensos Idrus Marham dalam pusaran dugaan korupsi kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1 terus dikejar KPU.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!