Nasional
Share this on:

Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

  • Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok
  • Larangan Berkunjung ke Israel Efektif Mulai Besok

JAKARTA - Akhir Mei lalu pemerintah Israel mengumumkan larangan berkunjung bagi masyarakat Indonesia. Ketentuan larangan kunjungan ini berlaku efektif mulai besok (9/6). Sampai tadi malam belum ada perkembangan terkait larangan tersebut.

Jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) belum bisa menjelaskan perkembangan terkini terkait sikap Israel itu. Pemerintah Indonesia masih berpegang pada posisi bahwa tidak ada hubungan diplomatik dengan negara zionis tersebut.

Sebelumnya Menlu Retno Marsudi menegaskan kebijakan Israel itu tidak akan memengaruhi sikap Indonesia. Indonesia akan terus bersama Palestina dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan kemerdekaan.

Sementara itu pengamat Timur Tengah Smith Al Hadar mengatakan tidak ada yang bisa mengetahui serta memprediksi kapan masyarakat Indonesia bisa kembali berkunjung ke Israel. Sebab larangan berkunjung bagi warga negara asing, merupakan hak masing-masing negara.

Menurut dia sebaiknya urusan larangan berkunjung bagi warga negara Indonesia ke Israel didiamkan saja. Dia memperkirakan suatu saat nanti, pasti masyarakat Indonesia bisa kembali masuk ke Israel untuk berziarah. Menurut dia posisi Israel diuntungkan.

’’Karena orang dari Indonesia yang membutuhkan Israel. Yakni untuk ibadah. Sementara orang Israel ke Indonesia hanya untuk wisata,’’ katanya, kemarin.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang dilarang masuk Israel. Pemerintah Malaysia memutuskan kunjungan ke Israel adalah ilegal. Kemudian warga negara Iran juga dilarang masuk ke Israel, begitu pula sebaliknya warga Israel ditolak masuk ke Iran.

Berdasarkan data info.goisrael.com jumlah wisatawan Indonesia yang masuk ke Israel pada 2018 hingga April tercatat 15,6 ribu orang. Jumlah tersebut meningkat dari periode yang sama pada 2017 lalu sebanyak 14,8 ribu orang. Bandingkan dengan 2016 juga diperiode yang sama hanya 7,5 ribu orang.

Wisatawan Indonesia itu salah satu yang terbesar dibandingkan dengan wisatawan lain di Asia. Jumlahnya memang masih kalah dengan turis asal Tiongkok sebanyak 33 ribu selama periode Januari-April 2018. Yang juga besar adalah Korea, (19,5 ribu) dan India (19 ribu).

Maka masuk akal bila meskipun informasi larangan warga Indonesia untuk masuk ke Israel masih banyak orang yang menanyakan ke biro travel. Mereka ingin bisa menginjakan kaki ke Jerusalem yang menjadi kota tiga agama itu. Islam, Kristen, dan Yahudi.

”Iya banyak yang menanyakan seperti bapak. Tapi kami sampaikan dan tawarkan rute lain. misalnya ke Turki dan Mesir,” ujar seorang agen biro wisata yang dihubungi Jawa Pos, kemarin (7/6).

Perempuan itu mengungkapkan hingga kemarin belum ada kepastian kapan akan ada pencabutan larangan bagi warga negara Indonesia ke Israel itu. Mereka masih menunggu kabar baik agar pelarangan itu dicabut. ”Padahal Mei lalu kami memberangkatkan tiga grup. Visa semua diurus bares,” ujar dia.

Pengurusan visa itu sebenarnya mudah. Sebuah agen yang dihubungi semalam menyebutkan calon turis hanya tinggal mengirimkan foto paspor dan identitas diri serta beberapa data. Pihak biro travel yang akan meguruskan visa itu ke kedutaan atau kantor perwakilan Israel di Singapura.

”Pengurusannya biasanya memakan waktu 31 hari,” kata dia. (wan/jun/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Jelang Debat Capres, Paslon Sepakat Lontarkan Pertanyaan Substantif

Jelang Debat Capres, Paslon Sepakat Lontarkan Pertanyaan Substantif

Pengamanan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan debat paslon presiden dan wakil presiden yang akan berlangsung besok (17/1).


Kirim KRI Spica Cari CVR Lion Air PK-LQP

Kirim KRI Spica Cari CVR Lion Air PK-LQP

Pencarian cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP kembali dilaksanakan mulai, Selasa (8/1).


Sebelum Jadi Mitra BPJS Kesehatan, Rumah Sakit harus Terakreditasi

Sebelum Jadi Mitra BPJS Kesehatan, Rumah Sakit harus Terakreditasi

Mulai bulan ini, bagi rumah sakit yang akan bergabung menjadi mitra BPJS Kesehatan harus miliki terakreditasi.


Nuril Berniat Ajukan PK Besok

Nuril Berniat Ajukan PK Besok

Tim Penasihat Hukum Baiq Nuril Maknun sedang bersiap diri mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA).


Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan laporan penyelidikan awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP 29 Oktober lalu.


Ujian SKB Mulai 1 Desember

Ujian SKB Mulai 1 Desember

Sedianya pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKB) CPNS akan digelar 22–28 November, ternyata jadwal itu molor.


Dendam karena Dipecat dari Polisi

Dendam karena Dipecat dari Polisi

Fakta demi fakta terkait penyerangan anggota kepolisian di Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Jawa Timur, mulai terkuak.


Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Misteri pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, Jatirahayu, Bekasi, Selasa lalu (13/11) mulai terkuak.


Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Pencarian black box pesawat Lion Air PK-LQP yang mengalami kecelakaan, Senin (29/10) lalu, mulai menujukan titik terang.


Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Pencarian korban kecelakaan Lion Air JT 610 mulai bergeser ke dasar laut.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!