Nasional
Share this on:

Lebih dari 202 Juta Nomor Sudah Registrasi

  • Lebih dari 202 Juta Nomor Sudah Registrasi
  • Lebih dari 202 Juta Nomor Sudah Registrasi

JAKARTA - Hingga 10 Februari, sudah lebih dari 202 juta SIM card prabayar yang beredar di Indonesia telah teregistrasi. "Berdasarkan data yang masuk, jumlah yang telah teregistrasi dan tervalidasi sejumlah 202.454.119 nomor," kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad Ramli, kemarin.

Angka tersebut melebihi target yang diharapkan Kemenkominfo. Sebelumnya, Kemenkominfo memasang target 200 juta pelanggan kartu seluler prabayar meregistrasi ulang nomornya hingga 28 Februari. Melihat jumlah nomor yang sudah teregistrasi dan periode registrasi yang masih cukup panjang, Ramli mengaku optimistis jumlahnya terus meningkat.

Saat ini, diperkirakan ada lebih dari 300 juta SIM card yang beredar di Indonesia. Jumlah pelanggannya mencapai 157 juta. "Kami yakin dan optimis, bahkan bisa melebihi target lebih besar lagi," ujar Ramli.

Ramli mengatakan, jumlah SIM card teregistrasi yang cukup besar itu membuktikan bahwa masyarakat telah menaruh kepercayaan untuk memberikan data pribadi mereka. Di sisi lain, Kemenkominfo juga terus memastikan jaminan keamanan data pelanggan dengan menerapkan aturan bahwa setiap operator seluler harus menerapkan standard keamanan data dengan ISO 27001.

Berhasilnya program registrasi SIM card diharapkan mampu meminimalkan penyalahgunaan nomor yang tujuannya digunakan untuk perbuatan kriminal maupun sekadar iseng. "Dengan keberhasilan program registrasi nomor prabayar ini, Kemenkominfo akan memperkuat pengendalian penyalahgunaan nomor pelanggan yang tentu kami akan bekerja sama dengan Kepolisian," ungkap Ramli.

Meskipun angkanya sudah melampaui target, pihak operator terus mendorong agar proses registrasi terus berjalan. "Melalui penyuluhan langsung, penyebaran rilis pers, informasi di media sosial, serta kerja sama dengan operator seluler mengirimkan SMS blast," terang Ramli.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys. Pihaknya terus mendorong registrasi SIM card. Baik untuk pelanggan baru maupun pelanggan lama. "Yang masih perlu didorong adalah re-registrasi pelanggan lama," ujarnya. (and/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

PKB Nomor 1, Demokrat S14P

PKB Nomor 1, Demokrat S14P

Fungsionaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semringah meninggalkan gedung KPU tadi malam (18/2).


Gus Ipul Boyongan, Khofifah Buka Posko

Gus Ipul Boyongan, Khofifah Buka Posko

Para kandidat peserta pilgub Jatim sudah siap menghadapi masa kampanye yang dimulai hari ini. Sejumlah aktivitas mereka langsungkan, kemarin.


BOS Mandek, Setengah Juta Siswa Kesetaraan Terancam Putus Sekolah

BOS Mandek, Setengah Juta Siswa Kesetaraan Terancam Putus Sekolah

Pemerintah gencar merekrut anak putus sekolah kembali bersekolah.


Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

Togiman alias Toge terpidana mati yang terancam divonis mati kali ketiga hanya satu dari ratusan terpidana mati kasus narkotika.


Setnov Mulai Seret Ganjar

Setnov Mulai Seret Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat serangan langsung dari Setya Novanto (Setnov) di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.


Sudah Tersangka, Zumi Zola Masih Gubernur

Sudah Tersangka, Zumi Zola Masih Gubernur

Walaupun menyandang status tersangka dugaan penerimaan gratifikasi, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli masih tetap melakukan tugasnya sebagai kepala daerah.


Masih Ada Kebakaran Hutan, Kapolda/Pangdam Dicopot

Masih Ada Kebakaran Hutan, Kapolda/Pangdam Dicopot

Penanganan dan pencegahan peristiwa kebakaran hutan dan lahan di tahun 2018 dilakukan lebih awal.


Taksi Online, Bisnis dengan Kesenangan Sesat

Taksi Online, Bisnis dengan Kesenangan Sesat

Kisruh Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 108/2017 mendapat tanggapan pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno.


Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Napi Teroris Bisa Rakit Bom Bakal Bebas

Tiga orang narapidana kasus terorisme bakal bebas dari Nusakambangan dalam waktu dekat. Sayangnya, ketiganya diduga masih memiliki paham radikal.


Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

KekerasanN yang berujung meninggalnya guru SMAN 1 Torjun, Sampang, kemarin tidak boleh terulang.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!