Nasional
Share this on:

Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village

  • Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village
  • Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village

JAKARTA - Keseriusan Asosiasi Pemerintah Desa dan Kepulauan Indonesia (ASPEKSINDO) membangun daerah pedalaman terus terpacu. Pihaknya menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank tertua dan salah satu BUMN terbesar dengan jangkauan terluas untuk mewujudkan misi mulia tersebut.

ASPEKSINDO bersama BNI sejalan dan sangat peduli pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok, termasuk daerah pesisir dan kepulauan. Oleh karena itu, pihaknya menggarap program berkualitas dan berkelanjutan.

Sejauh ini, ada dua program utama yang digarap ASPEKSINDO bersama BNI terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok, yaitu BUMDes Smart dan Smart Village.

"BUMDes Smart merupakan anak usaha dari BUMDes. Smart Village adalah desa yang modern dan terjangkau teknologi. Dua program itu yang akan kita maksimalkan ke depannya," tutur Ketua Umum ASPEKSINDO, Muh Basli Ali, Selasa (13/11/2018).

Diketahui, BUMDes berperan penting menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Hanya saja, keberadannya sejauh ini beluk dimaksimalkan sepenuhnya. "Itu yang akan kita maksimalkan, bagaimana agar perekenomian di desa tangguh, stabil, dan inovatif sesuai kemajuan zaman," tambah Basli Ali yang juga Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Nantinya, BUMDes Smart yang dijalankan akan menargetkan dan melahirkan lima wirausahawan setiap desa setiap tahunnya. Mereka akan menjadi pionir untuk mengembangkan ekonomi desa dan mengurangi tingkat pengangguran.

BUMDes juga akan dimanfaatkan sebagai reseller dan retailer berbagai produk BUMN yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah-daerah pesisir dan kepulauan.

Sedangkan, kerja sama BNI dan ASPEKSINDO mewujudkan Smart Village adalah dengan menciptakan desa yang modern dan terjangkau teknologi. Masyarakat di pesisir dan kepulauan akan diperkenalkan pada smart card yang bisa digunakan sebagai alat transaksi sekaligus memudahkan perangkat desa dalam pendataan warganya. (*)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diduga Terkait Kasus Dana Cabor, Lima Pejabat Kemenpora Ditangkap KPK

Diduga Terkait Kasus Dana Cabor, Lima Pejabat Kemenpora Ditangkap KPK

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibikin geger tadi malam (18/12).


Jakarta-Cikampek Macet, Cirebon-Surabaya Rawan Kecelakaan

Jakarta-Cikampek Macet, Cirebon-Surabaya Rawan Kecelakaan

Persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru sudah dilakukan. Pemerintah telah melakukan pemetaam jalur, moda, dan jumlah penumpang.


Jakarta-Surabaya Tersambung, Waspada Ngebut di Tol Lurus

Jakarta-Surabaya Tersambung, Waspada Ngebut di Tol Lurus

Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi berbeda dari biasanya.


Tak Ada Negosiasi dengan KKSB

Tak Ada Negosiasi dengan KKSB

Ancaman dan gangguan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) tidak lantas membuat pemerintah mengubah sikap.


Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Polisi masih terus menyelidiki kasus perusakan dan penyerangan Mapolsek Ciracas pada Rabu dinihari (12/12).


Kakak-Adik Tertimbun Longsor 2 Meter

Kakak-Adik Tertimbun Longsor 2 Meter

Tiga desa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, dilanda longsor dan banjir bandang, Senin malam (10/12).


TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

TNI Ultimatum KKSB Segera Menyerah

Upaya petugas gabungan TNI dan Polri mencari lima korban aksi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) berbuah hasil.


Penjagaan Pengadaan Kartu e-KTP Tidak Konsisten

Penjagaan Pengadaan Kartu e-KTP Tidak Konsisten

Badan Pengajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ikut merespons kabar beredarnya blanko atau kartu bahan baku e-KTP di pasaran.


15 Jenazah yang dieksekusi KKSB Akan Dievakuasi Hari Ini

15 Jenazah yang dieksekusi KKSB Akan Dievakuasi Hari Ini

Pasukan gabungan TNI dan Polri terus berusaha masuk wilayah Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua Rabu (5/12).


Dua Merk Obat Darah Tinggi Ditarik

Dua Merk Obat Darah Tinggi Ditarik

Insaar tablet 50 mg dan Acentensa Tablet Salut Selaput 50 mg yang merupakan obat antihipertensi ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!