Nasional
Share this on:

Masih Ada Kebakaran Hutan, Kapolda/Pangdam Dicopot

  • Masih Ada Kebakaran Hutan, Kapolda/Pangdam Dicopot
  • Masih Ada Kebakaran Hutan, Kapolda/Pangdam Dicopot

Ilustrasi.

JAKARTA - Penanganan dan pencegahan peristiwa kebakaran hutan dan lahan di tahun 2018 dilakukan lebih awal. Pasalnya, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Agustus. Itu artinya, bersamaan dengan pelaksanaan Asian Games yang dipusatkan di Jakarta-Palembang.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG), tingkat kekeringan di tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun 2017. Dengan fakta tersebut, potensi terjadinya kebakaran hutan sangat terbuka.

Dari dua kota yang menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di Asia itu, Pelembang masuk kategori rawan terdampak kebakaran hutan. "Kalau terjadi kebakaran, bukan hanya mengganggu Asian games tapi juga reputasi Indonesia," ujarnya dalam.

Pengarahan pengendalian kebakaran hutan dan lahan kepada gubernur dan unsur TNI-Polri di 12 Provinsi rawan kebakaran di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Darmin menjelaskan, meski kejadian maupun jumlah titik hotspot kebakaran terus menurun dalam dua tahun terakhir, namun pemerintah tidak boleh lengah. Oleh karenanya, upaya pencegahan tidak boleh kendor. Bahkan, harus ditingkatkan.

Seperti diketahui, jumlah hotspot menurun drastis jika menilik catatan tiga tahun belakangan. Mulai dari 21.929 titik di tahun 2015, lalu 3.916 titik di tahun 2016, dan 2.567 titik pada tahun 2017.

Darmin menambahkan, sejumlah upaya antisipasi sudah disiapkan. Mulai dari membangun sistem informasi peringatan, sosialisasi SOP dan teknik penggunaan lahan, patroli terpadu, hingga membentuk kelompok masyarakat peduli kebakaran yang sudah diberi insentif ekonomi.

"Agar masyarakat sadar pentingnya pencegahan," imbuhnya. Dari aspek pembiayaan, Darmin menegaskan pemerintah sudah mengalokasikan. Baik melalui APBN, APBD, maupun sokongan dari bantuan internasional.

Pria berusia 69 tahun itu juga mengingatkan, meskipun sejumlah daerah melaksanakan pilkada, Kepala daerah maupun Penjabat yang menggantikan tetap memberikan perhatian. Tentunya dengan tetap berkoordinasi bersama jajaran TNI-polri.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, Asian Games menjadi pertaruhan citra Indonesia di dunia internasional. Karenanya, jika terganggu dengan kabut asap, itu akan memperlakukan Indonesia selain menghambat pelaksanaan.

Dia melanjutkan, di beberapa kesempatan, dirinya sudah memberikan jaminan kepada negara-negara tetangga untuk tidak lagi mengirimkan kabut asap. "Begitu ada asap, muka kita ditaruh di mana," ujarnya berseloroh.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Walikota Solo itu juga menegaskan jika aturan main terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab masih sama. Yakni akan mencopot jajaran aparat TNI-Polri yang memimpin wilayah.

"Kalau ada kebakaran, di sebelah mana, saya telepon Panglima, ganti Pangdamnya. Kebakaran enggak rampung di provinsi mana, telepon Kapolri, ganti Kapolda. Kalau kecil lagi, Kapolresnya," imbuhnya mengingatkan.

Cara itu, lanjutnya, sudah terbukti cukup efektif untuk menurunkan angka kebaikan. Terbukti dari penurunan jumlah hotspot maupun luas kawasan yang terkena kebakaran. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Arus Mudik Semakin Landai

Arus Mudik Semakin Landai

Mendekati hari H lebaran, arus mudik masih terus terjadi. Di beberapa moda transportasi, jumlah pemudik semakin sedikit.


Merapi Cukup Aktif, tapi Masih Aman

Merapi Cukup Aktif, tapi Masih Aman

Aktivitas Gunung Merapi masih cukup terasa dalam seminggu terakhir.


Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Ujung polemik aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) yang dikeluhkan pemerintah daerah (pemda) masih gelap.


Risma: THR Nggak Ada Dananya, Mau Pakai Uang Siapa?

Risma: THR Nggak Ada Dananya, Mau Pakai Uang Siapa?

Bukan hanya daerah dengan APBD kecil yang kebingungan membayar THR sesuai surat edaran Mendagri.


Dikuntit dari Purwokerto, KPK Tabrak Mobil Pejabat lalu Tangkap Bupati Purbalingga

Dikuntit dari Purwokerto, KPK Tabrak Mobil Pejabat lalu Tangkap Bupati Purbalingga

Praktik korupsi masih marak terjadi jelang Lebaran.


Bos First Travel Divonis Maksimal

Bos First Travel Divonis Maksimal

Seolah air matanya telah mengering, tak ada raut sedih yang berlebihan dari Anniesa Hasibuan dan dua terdakwa kasus penipuan haji dan umroh lainnya


Kapal Equanimity Disita Ulang

Kapal Equanimity Disita Ulang

Bareskrim masih belum menyerah terkait kasus penyitaan kapal Equanimity senilai USD 250 juta.


Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Sabotase

Ribuan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tercecer di Jalan Raya Salabenda Desa Parakansalak Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/5).


Untuk THR dan Gaji ke-13 PNS, Pemerintah Siapkan Rp35 Triliun

Untuk THR dan Gaji ke-13 PNS, Pemerintah Siapkan Rp35 Triliun

Lebaran tahun ini benar-benar memberi berkah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri. Baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.


Ada 2 SPDP, Ombudsman Periksa Novel Baswedan

Ada 2 SPDP, Ombudsman Periksa Novel Baswedan

Komisioner Ombudsman RI (ORI) Andrianus Meliala memeriksa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, kemarin (15/5).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!