Nasional
Share this on:

May Day, Polri Antisipasi Demo Perpres TKA

  • May Day, Polri Antisipasi Demo Perpres TKA
  • May Day, Polri Antisipasi Demo Perpres TKA

Ilustrasi (Dok JawaPos.com)

JAKARTA - Peringatan hari buruh (May Day) pada 2 Mei diprediksi bakal diwarnai demo menolak Perpres No 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Untuk memastikan agenda tahunan itu berjalan baik, Polri sudah bersiap diri.

”Sudah disiapkan, seperti rutin saja per tahun,” ungkap Wakapolri Komjen Pol Syafruddin usai rapat rencana pengamanan May Day di kantor Kemenko Polhukam, kemarin. Meski Polri belum menerima permohonan izin terkait aksi yang akan diselenggarakan saat May Day, persiapan pengamanan sudah dilakukan.

Syafruddin memastikan, Polri tidak akan kebobolan. Sebab, mereka tinggal menyesuaikan diri dengan permohonan izin dari pedemo. Kesiapan itu berlaku bukan hanya di Jakarta. Melainkan juga di derah lain. ”Polda Jabar kalau di Jabar, Polda Banten kalau di Banten,” tambahnya.

Polri juga sudah menyiapkan pasukan khusus dari Korps Brimob untuk mengamankan aksi buruh. Bertempat di Mako Brimob, Depok, kemarin Korps Brimob menyelenggarakan apel kesiapan dalam rangka pengamanan event penting sepanjang tahun ini. May Day termasuk salah satu agenda yang mendapat atensi dari Brimob.

Menurut Komandan Pasukan Pelopor Brimob Brigjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca, pihaknyanya sudah mengumpulkan sejumlah informasi berkaitan dengan aksi yang akan diselenggarakan para buruh. ”Ada beberapa lokasi yang sudah jadi sasaran demonstrasi, khususnya di Jakarta,” terang Verdianto. Sejauh ini, beberapa titik di sekitar Monas masih menjadi lokasi demo.

Untuk itu, sejumlah personel dari Satuan Pelopor Brimob sudah disiapkan. Meski enggan menyebut angka, Verdianto memastikan personel yang disiapkan cukup untuk mengawal demo. ”Kekuatan massa selalu kami imbangi,” imbuhnya. Selain Monas, dia juga sudah mendapat informasi ada potensi pergerakan sejumlah buruh ke sekitar Gelora Bung Karno (GBK).

Meski demikian, Verdianto berharap pergerakan itu tidak dilakukan para buruh. Dengan begitu, pihaknya bisa berkonsentrasi di sekitar Monas. Kata dia, masih ada berbagai kemungkinan yang harus diantisipasi. Termasuk pergerakan buruh dari Monas ke beberapa titik lain di Jakarta. Antisipasi penting untuk meminimalisir dampak dari pergerakan buruh tersebut.

Komandan Pasukan Gegana Brimob Brigjen Pol Imam Widodo menyampaikan, May Day merupakan agenda terdekat yang mendapat perhatian Korps Brimob. Imam menuturkan, pihaknya juga sudah bersiap mengamankan pilkada serentak tahun ini.

Kemudian pelaksanaan Asian Games 2018 dan Annual Meeting International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group 2018. Dia menegaskan, seluruh agenda tersebut harus berjalan aman, lancar, tertib, dan sukses. (syn/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

THR PNS, Polri, dan TNI Rp19 Triliun

THR PNS, Polri, dan TNI Rp19 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mencairkan dana Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, Polri, TNI, dan pensiunan sebesar Rp19 triliun.


Media Asing Soroti Kerusuhan Demo di Tanah Abang

Media Asing Soroti Kerusuhan Demo di Tanah Abang

Sejumlah media asing menyoroti kerusuhan dan dugaan kekerasan yang terjadi pada aksi demonstrasi massa, Rabu (22/5) dini hari, di Jakarta..


Demo di Bawaslu Rusuh, Masyarakat Tak Perlu Takut

Demo di Bawaslu Rusuh, Masyarakat Tak Perlu Takut

Aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu, Jalan Thamrin yang awalnya damai berujung rusuh.


Antisipasi Antrean, Jasa Marga Pindah Gerbang Tol Cikarang Utama

Antisipasi Antrean, Jasa Marga Pindah Gerbang Tol Cikarang Utama

Mulai 23 Mei, PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke KM 70.


TNI-Polri Solid, Presiden Janjikan 100 Jabatan Baru Pati

TNI-Polri Solid, Presiden Janjikan 100 Jabatan Baru Pati

Presiden Joko Widodo mengapresiasi soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan bangsa.


Polri Benarkan Ada Pontensi Rusuh 22 Mei

Polri Benarkan Ada Pontensi Rusuh 22 Mei

Polri menyebut adanya potensi kerusuhan saat penetapan hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Soal Ulin Yusron, Integritas Polri Kembali Diuji

Soal Ulin Yusron, Integritas Polri Kembali Diuji

Kasus penyebaran data pribadi yang dilakukan aktivis Ulin Yusron bisa menjadi parameter penegakan hukum Polri.


Jakarta Belum Aman, JAD Masih Berkeliaran

Jakarta Belum Aman, JAD Masih Berkeliaran

Petinggi Polri belum bisa tidur nyenyak. Ini setelah diketahui masih ada belasan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang belum tertangkap.


Skenario Teroris Kacaukan Hasil Pemilu

Skenario Teroris Kacaukan Hasil Pemilu

Polri menyatakan kelompok terduga teroris SL (34) jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Bekasi pada akhir pekan kemarin.


Klaim May Day Berlangsung Damai, Polri Terkesan Mengada-Ada

Klaim May Day Berlangsung Damai, Polri Terkesan Mengada-Ada

Pernyataan Polri terkait peringatan Hari Buruh se-Dunia (May Day) terkesan mengada-ada.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!