Nasional
Share this on:

Mendikbud: Saweran untuk Tambah Gaji Guru Honorer

  • Mendikbud: Saweran untuk Tambah Gaji Guru Honorer
  • Mendikbud: Saweran untuk Tambah Gaji Guru Honorer

BOGOR - Pemerintah belum bisa mengatasi persoalan minimnya gaji guru honorer. Meskipun peran mereka dibutuhkan, karena guru negeri tidak mencukupi, namun gajinya kecil.

Sambil menunggu rekrutmen CPNS baru, Mendikbud Muhadjir Effendy berharap kepala sekolah dan guru PNS saweran untuk menambah gaji guru honorer. Muhadjir menuturkan saat ini jumlah guru honorer di sekolah negeri mencapai 736 ribu.

’’Ini belum termasuk guru honorer di bawah Kemenag (madrasah, red),’’ katanya dalam pertemuan bersama guru-guru se-Kab. Bogor di Sekolah Islam Terpadu Al Madina Cibinong Kabupaten Bogor, kemarin.

Muhadjir mengatakan peran guru honorer untuk jalannya roda pendidikan tidak bisa diremehkan. Dia mengatakan tahun depan bakal terjadi gelombang pensiun guru negeri cukup banyak. Mencapai 270 ribuan orang guru di seluruh Indonesia.

Nah untuk menambah jumlah guru yang pensiun itu, pemerintah cukup berat jika harus menangkat 270 ribuan guru CPNS baru. ’’Sebab kalau mengangkat 270 ribu guru CPNS baru, dibutuhkan anggaran Rp40 triliun,’’ tuturnya.

Jumlah anggaran yang fantastis itu setara dengan APBN 2018 Kemendikbud. ’’Kalau misalnya Rp40 triliun itu ditanggung Kemendikbud, Kemendikbud bubar tahun depan,’’ jelasnya.

Sehingga ada skenario pengangkatan CPNS baru dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) atau pegawai kontrak. Itupun jumlahnya tidak akan sampai 270 ribuan orang sesuai dengan jumlah yang pensiun.

Untuk itu peran guru honorer masih sangat dibutuhkan. Terkait dengan gaji guru honorer yang rendah, Muhadjir mengakuinya. ’’Ada yang mengadu gajinya Rp250 ribu per bulan,’’ tutur dia.

Untuk itu sambil menunggu ada pengangkatan CPNS atau P3K, Muhadjir berharap kepala sekolah dan guru PNS yang sudah mendapatkan TPG untuk saweran menambah penghasilan guru honorer.

’’Mari membuat gerakan membagi rezeki di sekolah. Guru honorer diciprati rezeki,’’ jelasnya.

Muhadjir mencontohkan seorang kepala sekolah dengan pangkat IIIc bisa mengantongi gaji plus tunjangan hingga Rp11 juta. Dari jumlah itu bisa disisihkan untuk memberikan tambahan penghasilan bagi para guru honorer. Apalagi tidak sedikit guru honorer yang direkrut oleh kepala sekolah sendiri.

Muhadjir menuturkan ada kecenderungan sekolah negeri menambah kapasitas supaya mendapatkan dana BOS besar. Dia mengatakan upaya itu justru akan menambah masalah baru. Sebab penambahan rombongan belajar harus diikuti dengan penambahan guru dan biaya operasional lainnya.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo mengatakan banyak kasus tunggakan pembayaran insentif bagi para guru honorer. Khususnya guru honorer di SMA dan SMK, setelah ada pengalihan pengelolaan dari kabupaten/kota ke provinsi.

’’Jangan sampai sudah bayarannya sedikit, tertunda juga,’’ tuturnya.

Heru menjelaskan rekrutmen CPNS atau P3K bisa menjadi solusi kesejahteraan guru honorer. Dia berharap pemerintah membuka pengangkatan P3K sebanyak 250 ribu orang. Sehingga bisa menutup kebutuhan guru di lapangan.

Terkait usulan saweran untuk menambah gaji guru honorer, dia berharap selama ada rasa ikhlas dan tanpa paksaan bisa dicoba. (wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

75 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur

75 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur

Desakan agar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengundurkan diri semakin menggema.


Kemenhub Tagih Janji Kemenkominfo

Kemenhub Tagih Janji Kemenkominfo

Kemenhub meminta Kemenkominfo untuk segera menuntaskan penyediaan dashboard untuk memantau operasional taksi online.


Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

Cabuli Puluhan Siswi, Guru SMP di Jombang Terancam Dipecat

Sejumlah wali murid SMP Negeri 6 Jombang kemarin ramai-ramai mendatangi sekolah.


Nazaruddin Bisa Jadi Saksi Kunci (Lagi)

Nazaruddin Bisa Jadi Saksi Kunci (Lagi)

"Nyanyian" M. Nazaruddin bisa kembali menjadi andalan KPK untuk mengungkap keterlibatan sejumlah politisi skandal korupsi e-KTP.


Jokowi Prihatinkan Kekerasan terhadap Guru

Jokowi Prihatinkan Kekerasan terhadap Guru

Kasus penganiayaan berujung kematian yang dilakukan siswa terhadap gurunya Ahmad Budi Cahyono di Sampang, Madura memantik Presiden Joko Widodo ikut mengomentari


Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

Perlindungan Hukum Guru Harus Lebih Jelas

KekerasanN yang berujung meninggalnya guru SMAN 1 Torjun, Sampang, kemarin tidak boleh terulang.


Tidak Ada Sanksi Akademik untuk Peng’kartu kuning’ Presiden

Tidak Ada Sanksi Akademik untuk Peng’kartu kuning’ Presiden

Perayaan Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-68 mendadak ramai menjadi pembicaraan publik.


Catat, Hanya Honorer Sejak 2005 yang Bisa Diangkat sebagai PNS

Catat, Hanya Honorer Sejak 2005 yang Bisa Diangkat sebagai PNS

Honorer bodong jangan harap akan diangkat sebagai aparatur sipil nasional (ASN).


Tarif Listrik Dijanjikan Tak Naik Lagi

Tarif Listrik Dijanjikan Tak Naik Lagi

Kementerian ESDM tengah mempertimbangkan untuk mengkaji formula baru dengan memasukkan harga batu bara acuan (HBA) dalam penetapan tarif tenaga listrik.


Hakim Pajak Sepi peminat

Hakim Pajak Sepi peminat

Kebutuhan akan hakim agung tidak mudah untuk dipenuhi. Tahun ini, jumlah pelamar jabatan hakim agung di Komisi Yudisial (KY) menurun.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!